Usai perilisan Yuni beberapa waktu silam, perfilman Indonesia kembali dihebohkan dengan karya lokal bertajuk Teka Teki Tika yang juga sempat masuk jajaran trending Twitter.
Penayangan film Teka Teki Tika serentak dilakukan di seluruh bioskop tanah air mulai 23 Desember 2021 lalu dengan durasi mencapai 83 menit.
Film tersebut merupakan garapan Ernest Prakasa yang dikenal selalu memproduksi karya-karya sukses di bidang seni peran. Sebelum menontonnya, kamu bisa terlebih dahulu membaca sinopsis singkat dari Teka Teki Tika berikut ini.
Sinopsis Teka Teki Tika
Teka Teki Tika menceritakan tentang sebuah keluarga yang bisa dibilang harmonis, karena hidup masing-masing anggotanya dapat saling mengisi dan mengerti satu sama lain.
Suatu hari, Budiman (diperankan oleh Ferry Salim) mengadakan perayaan ulang tahun pernikahan bersama sang istri. Namun, di tengah-tengah acara, muncul seorang wanita misterius yang mengaku sebagai anak kandung dari pengusaha kaya tersebut.
Ia memperkenalkan diri sebagai Tika (Sheila Dara Aisha) yang merupakan anak hasil hubungan gelap Budiman dengan wanita lain. Semua orang yang berada disana sontak terkejut dengan pengakuan dari mulut Tika.
Usai pernyataan Tika tersebut, keluarga Budiman menjadi terpecah belah. Seringkali mereka mengalami keributan yang membuat situasi di rumah itu semakin kacau dan sulit diatasi.
Namun, di balik semuanya, tersimpan rahasia besar mengenai identitas Tika. Beberapa anggota keluarga mulai menyelidiki kebenaran dan informasi lebih lanjut mengenai wanita yang tiba-tiba muncul itu.
Di sisi lain, Teka Teki Tika memiliki respon kurang baik dari para penonton. Hal ini dibuktikan oleh rating yang terbilang tidak tinggi.
Banyak opini yang mengatakan bahwa film tersebut krisis identitas dimana isinya belum bisa dikategorikan sebagai genre thriller atau misteri.
Selain itu, hampir seluruh karakter di dalamnya tidak mempunyai peran kuat atau membuat penonton terkesan. Alur tak terduga atau plot twist dalam Teka Teki Tika juga mengalami pro kontra dari banyak orang.
Sebagian menyatakan suka dan lainnya berpendapat bahwa plot twist yang disajikan sangat berlebihan. Hal ini dikarenakan jumlahnya yang bertubi-tubi atau tidak sesuai porsi.
Namun, semuanya kembali lagi pada diri masing-masing, mengingat selera tiap orang bisa berbeda-beda. Untuk membuktikannya, kamu perlu menonton film Teka Teki Tika di bioskop terdekat.
Sumber: imdb, wikipedia, kincir
Tag
Baca Juga
-
Beri Cinta Lebih dariku by Sena
-
Punya Pengaruh Buruk, Ini 5 Cara Meminimalisir Screen Time pada Balita
-
Rasa Rindu di Balik Sepiring Indomie Goreng yang Sederhana
-
Tolak Bahasa Melayu, Warga Malaysia Ini Larang Indonesia Menonton Upin-Ipin
-
5 Alasan Buruk yang Bikin Seseorang Memutuskan untuk Menikah, Bisa Berdampak Negatif
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review The Weight: Saat Misi Membawa Emas Jadi Taruhan Nyawa
-
Review Hanuman Ansh: Sebuah Sajian Biopic Spiritual India yang Menyentuh
-
Review Last Seen: Misi Menegangkan Ayah Mencari Putrinya yang Hilang!
-
Tazza: The Song of Beelzebub: Intrik Yakuza, Pengkhianatan, dan Plot Twist Bikin Nahan Napas
-
Menyikapi Rasa Posesif dengan Kegenitan Elegan ala Syahrini, 'Seperti Itu?'
Terkini
-
Dianggap Belokkan Sejarah, Tim Produksi Film The Assassin(s) Dipolisikan
-
Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan
-
Jadwal MotoGP Jepang 2026: Sengitnya Rivalitas Jorge Martin dan Marc Marquez
-
Perjuangan Leo/Daniel di Asian Games 2026: Sembuh Cedera hingga Raih 2 Emas
-
Anti Lengket! 5 Sunscreen Gel Lokal SPF 50 untuk Perlindungan Maksimal