Sudah menonton film berjudul “Ada Mertua di Rumahku”? Film yang dibintangi oleh aktor kawakan Rano Karno ini sejatinya sudah rilis pada 14 Januari 2022 lalu. Film berdurasi 90 menit ini juga melibatkan pasangan artis Roger Danuarta yang berperan sebagai Irfan, dan Cut Meyriska berperan sebagai Nirmala.
Alur utama dalam film “Ada Mertua di Rumahku,” adalah kehadiran Rano Karno yang berperan sebagai ayah dari Nirmala dalam kehidupan rumah tangga yang baru dibangun oleh Irfan dan Nirmala.
Nirmala yang semenjak lama sudah tak menyukai ayahnya, mau tak mau harus menerima kehadiran sang ayah karena saudara-saudaranya lainnya tak mau menerima. Tentu tidak diterimanya sang ayah oleh anak-anaknya bukan tanpa sebab. Hal ini dikarenakan sikap sang ayah yang random, seringkali melakukan sesuatu secara tiba-tiba, tanpa bermusyawarah terlebih dahulu dengan anak-anaknya. Bahkan, yang paling membekas di hati Nirmala adalah sang ayah secara tiba-tiba menjual rumah peninggalan ibunya, meski sudah dilarang oleh Nirmala.
Namun ternyata, sikap random sang ayah pun masih berlanjut ketika dirinya berada di rumah Irfan. Beberapa kali perbuatan pak Bambang (Rano Karno dalam film ini), membuat Irfan dan Nirmala geleng-geleng kepala. Mulai dari meminjam motor Irfan tapi dihilangkan, meminta uang jajan pada sang anak dan mantu, hingga secara sepihak tak mau menempati kontrakan yang diberikan Nirmala meskipun sudah dibayar.
Sebuah hal yang membuat siapapun akan geleng-geleng kepala. Bahkan, Pak Bambang juga memiliki kebiasaan aneh, yakni berkunjung ke rumah janda muda, dan memiliki kedekatan dengan sang janda! Semakin membuat bingung, kan?
Namun, semuanya akan terungkap ketika suatu hari, Pak Bambang terkena stroke dan diajak oleh Irfan untuk berjalan-jalan dengan menggunakan kursi roda. Di tengah perjalanan, tiba-tiba saja banyak orang yang mengenali Pak Bambang mendekat dan menangis di hadapannya. Sebuah hal yang tentu saja membuat Irfan bingung.
Di momen inilah, sebuah hal random yang dilakukan oleh Pak Bambang pada akhirnya terungkap, dan tidak seburuk yang diperkirakan oleh Irfan ataupun Nirmala. Ingin tahu, apa yang dilakukan oleh Pak Bambang? Tentu akan lebih afdhol jiika teman-teman menontonnya secara langsung. Namun yang jelas, dari film "Ada Mertua di Rumahku" ini, kita bisa belajar untuk tidak langsung negatif thinking dengan suatu hal yang dilakukan oleh orang lain, terlebih jika kita tak mengetahui alasannya secara pasti.
Baca Juga
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Dilepas FC Utrecht, Ada 3 Alasan yang Seharusnya Bisa Bikin Ivar Jenner Memilih Tetap di Eropa
-
Minim Menit Bermain di Eropa, Marselino Harus Berani Membuat Keputusan Besar Demi Kariernya!
-
Dear Ivar Jenner, Meskipun Tak Miliki Klub, Tolong Jadikan Liga Indonesia sebagai Opsi Terakhir!
-
Maarten Paes, Ajax Amsterdan dan Beban Pembuktian Julukan Mewah yang Dia Umumkan Sendiri
Artikel Terkait
Ulasan
-
Seni Regulasi Emosi Ala Zengo di Buku Jangan Cemas Karya Shunmyo Masuno
-
Romantisasi Duka dalam 'Ikhlas Penuh Luka' Karya Boy Candra
-
Film Sadali: Refleksi Diri di Balik Kanvas Kosong yang Sunyi
-
Insekuritas dan NCII Remaja dalam Novelet Yang Kulihat di Cermin (Topless)
-
Membaca Lebih Putih Dariku: Perjuangan Identitas di Tengah Rasisme
Terkini
-
Perbedaan Dunia Sekolah dan Kuliah: Mengapa Tugas Dosen Sangat Penting?
-
5 Action Cam DJI Paling Worth It buat Kreator Pemula di 2026
-
Kesetaraan Gender dan Kegagalan Kita Memahami Hal Paling Mendasar
-
Prilly Latuconsina Minta Maaf Soal 'Open to Work', Omara Esteghlal Sindir Peran Brand
-
Terjangkau, Inilah Harga Tiket Nonton Uji Coba Timnas Indonesia U-17