Butuh kesabaran tingkat tinggi bagi orangtua yang memiliki anak autis. Hal yang perlu ditanamkan dalam diri orangtua bahwa setiap anak itu terlahir istimewa. Anak pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Terimalah setiap anak yang terlahir ke dunia ini, bagaimana pun kondisinya, dengan curahan kasih sayang dan kesabaran dalam merawatnya.
Mengutip laman ciputrahospital, orang yang mengidap autis akan tampak berbeda jika dibandingkan dengan orang pada umumnya. Mereka akan menunjukkan beberapa perilaku yang tidak normal. Misalnya, tangan yang selalu bergoyang atau mengepal, memberikan respon yang tidak biasa ketika berkomunikasi hingga adanya perilaku agresif.
Autis atau biasa disebut autism spectrum disorder adalah sebutan bagi orang-orang yang mengalami gangguan pada sistem sarafnya dan mempengaruhi perilakunya sehari-hari atau yang disebut juga dengan neurobehaviour. Tanda seseorang menunjukkan gejala gangguan autis biasanya dapat diamati pada tahun ketiga setelah lahir (ciputrahospital.com).
Dalam buku berjudul Kisah Inspiratif Anak-Anak Autis Berprestasi, Munnal Haniāah menjelaskan tips-tips merawat anak autis di rumah dengan baik, dengan bersumber pada keterangan multipaste.web.id. Di antara tips tersebut yakni:
1. Terimalah anak autis apa adanya
Berhentilah membanding-bandingkannya dengan anak lain. Jangan pula Anda iri dengan kondisi anak lainnya. Ketimbang fokus pada hal-hal seperti itu, lebih baik Anda menyayanginya tanpa syarat, sekaligus membantunya menjalani hidup dan berinteraksi dengan orang lain. Dengan menyayangi anak autis berarti Anda mempercepat pekembangannya sekaligus mengurangi gejala autismenya. Sungguh, menyayanginya jauh lebih baik daripada pengobatan apa pun.
2. Buatlah jadwal kegiatan di rumah
Anak autis berperilaku lebih baik jika ia mempunyai jadwal kegiatan yang teratur. Misalnya, jadwal makan, tidur, mandi, sekolah, belajar, terapi, dan lain-lain. Selain itu, Anda harus meminimalkan atau menghilangkan gangguan yang dapat merusak jadwal kegiatan yang sudah dibuat. Bila memang terjadi perubahan jadwal, dan itu tak bisa dihindari, maka persiapkan perubahan jadwal itu lebih awal.
3. Ciptakanlah suasana nyaman dan aman di rumah
Dengan suasana nyaman, anak autis tidak akan cepat bosan. Ia pun lebih cepat mempelajari segala sesuatu jika merasa nyaman di rumah. Selain itu, ciptakan pula suasana aman di rumah. Berikan batasan-batasan padanya agar tak melakukan hal-hal berbahaya.
Buku genre parenting ini menarik dijadikan sebagai salah satu buku panduan bagi para orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Buku berjudul Kisah Inspiratif Anak-Anak Autis Berprestasi terbitan Diva Press (2015) ini semakin menarik karena dilengkapi dengan kisah anak-anak autis yang berhasil meraih prestasi dalam hidupnya.
Tag
Baca Juga
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Rangkaian Kisah Penuh Hikmah dalam Buku Berguru pada Saru
-
Pentingnya Memiliki Prinsip Hidup dalam Buku Menjadi Diri Sendiri
-
Menjalani Hidup dengan Tenang dalam Buku Hujan Bahagia
Artikel Terkait
-
Curhatan Hati Gala Sky Rayakan Lebaran, Ingin Vanessa Angel Hidup Lagi
-
Perjalanan Karier Dita Karang: Idol Kpop Asal Indonesia Umumkan Hengkang dari SECRET NUMBER
-
Surya Sahetapy Nangis saat Dikabari Ray Sahetapy Meninggal, Langsung Pesan Tiket dari AS Jam 5 Pagi
-
7 Potret Kenangan Ray Sahetapy Bersama Anak Cucu, Ayah dan Kakek Terbaik!
-
Ray Sahetapy Sempat Rindukan Putri Sulungnya yang Telah Tiada Sebelum Meninggal
Ulasan
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
Terkini
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup