Bagaimana jadinya jika hidup orang-orang yang kamu sayangi harus berakhir karena campur tangan kamu sendiri? Meskipun memang sudah takdirnya demikian, tetapi rasa bersalah itu pasti tetap ada. Itulah yang dirasakan kedua tokoh utama yang ada pada cerita ini.
IDENTITAS BUKU
Judul Buku: Catastrophe
Penulis: Melanie Jung
Penerbit: Kubus Media
Jumlah Halaman: 302 Halaman
Cetakan Pertama, 2017
ULASAN LENGKAP
Catastrophe, jika diterjemahkan dari bahasa Inggris artinya 'malapetaka'. Sesuai blurb yang ada di bagian belakang buku ini, cerita yang diangkat adalah tentang Arella dan Ferrel yang menganggap diri mereka sendiri sebagai malapetaka terhadap orang-orang yang mereka sayangi.
Cerita dibuka dengan Arella yang tanpa sengaja menabrakkan mobilnya ke mobil Ferrel di parkiran sekolah. Di bab awal ini, aku tetap bisa menikmati ceritanya dengan baik, walaupun kisah-kisah semacam ini lumayan sering kubaca (ketemu-berantem-pdkt-,jadian).
Namun, seiring banyak halaman yang kubaca, kisah ini tetap punya ciri khas tersendiri dan tidak se-mainstream yang aku kira. Inilah pentingnya untuk tidak cepat mengambil kesimpulan sebelum kita mencapai halaman terakhir.
Kisah antara Arella dan Ferrel, dilengkapi dengan para sahabatnya yang membuat cair suasana, membuatku bisa ikut merasakan vibes anak sekolah lagi. Ferrel yang awalnya kaku dan dingin kayak es batu perlahan bisa mencair berkat kehadiran Arella.
Ternyata keduanya mempunyai masa lalu yang kurang menyenangkan, penyebab mereka berdua memiliki trauma. Sampai akhirnya kenyataan yang ada di depan mata sempat membuat mereka frustasi, papa Arella berencana menikah dengan mamanya Ferrel.
Kehadiran tokoh pelengkap seperti sahabat Arella dan sahabat Ferrel memiliki porsi yang pas menurutku, membuat cerita jadi lebih berwarna dan tidak terlalu kaku.
Apalagi awalnya kukira Marissa cs yang mengajak Arella masuk geng-nya adalah sosok cewek yang 'sok', ternyata sama sekali tidak, mereka semua asyik dan easy going.
Bagaimana sikap Arella dan Ferrel ketika dihadapkan pada kenyataan pahit yang harus mereka terima terkait dengan orang tua mereka?
Mampukah mereka mempertahankan hubungan yang telah terjalin itu? Siapa yang akan mengalah, mereka atau orang tua mereka? Terlebih, bagaimana akhir dari kisah ini? Yuk cari tahu cerita lengkapnya dengan membaca buku ini.
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
-
3 Poin Penting Buku Secrets of the Millionaire Mind
-
Lakukan 5 Hal Ini Jika Kamu Terjebak dalam Toxic Relationship saat Pacaran
-
5 Istilah untuk Para Pencinta Buku, Kamu Termasuk yang Mana?
-
Resep Praktis Menulis Cerpen, Ulasan Buku 'Sakti Menulis Fiksi'
-
Ingin Cari Earbud, Pertimbangkan Sesuai Kebutuhan Gaya Hidup
Ulasan
-
Lebih dari Sekadar Kopi dan Hujan: Membedah Makna Spiritual Lirik Bersenja Gurau
-
Bukan Sekadar Dayang: Genduk Duku dan Perempuan yang Melawan Kuasa
-
Bagaimana Jadinya Jika Domba Menjadi Detektif?
-
Ulasan The Devil Judge: Ketika Pengadilan Jadi Tontonan Publik
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi