Seorang pemimpin dituntut memiliki sikap adil dan bijaksana. Bisa dikatakan, kedua sikap atau sifat ini menjadi hal yang niscaya yang harus ada di diri seorang pemimpin. Tanpa membekali dengan kedua sikap tersebut, dia akan menjadi sosok pemimpin yang semena-mena terhadap orang-orang yang dipimpinnya.
Keteladanan juga sangat diperlukan bagi seorang pemimpin. Tanpa memberikan contoh atau keteladanan yang baik, maka dia hanya akan menjadi pemimpin yang pandai berteori atau berkata-kata manis belaka, tapi minim aksi. Hanya suka mengobral janji tapi tidak mau membuktikan ucapannya. Tentu, kita sangat menghindari memilih sosok pemimpin yang seperti ini.
Seorang pemimpin yang baik harus berusaha mengetahui kondisi rakyatnya. Bahkan ia harus terjun ke tengah-tengah masyarakat agar mengetahui secara langsung kondisi orang-orang yang sangat membutuhkan uluran pertolongan dari pemerintah.
Seorang pemimpin sejati akan selalu berusaha mencari jalan keluar terbaik untuk rakyatnya, bukan malah semakin mempersulit kondisi mereka dengan menetapkan peraturan atau kebijakan yang tidak bijak.
Dalam buku “Ratu Adil Segera Datang!” dijelaskan, seorang pemimpin (sejati) harus berada di dalam lingkungan kosmis orang-orang yang dipimpinnya. Selain itu, ia harus hidup di dunia nyata. Sedangkan, dunia itu terus berubah, maka pemimpin yang baik adalah seorang yang terus belajar. Ia mempelajari lingkungannya, mereka yang ia pimpin serta seluk-beluk dirinya sendiri.
Ia tidak berhenti meningkatkan kepekaan dan intuisinya. Ia pun senantiasa belajar mengenali sistem di mana ia berada beserta segala dinamikanya. Juga, ia terus belajar mendalami skill dan sikap kepemimpinan (halaman 154).
Sikap seorang pemimpin membuat pengikutnya mempercayakan diri kepadanya. Namun, seorang pemimpin juga harus membuat perubahan. Untuk itu, selain sikap, diperlukan juga serangkaian keterampilan atau skill kepemimpinan. Secara sederhana, definisi keterampilan adalah kemampuan mengubah sesuatu yang ada menjadi apa yang dikehendaki sesuai dengan rencana (halaman 166).
Semoga terbitnya buku “Ratu Adil Segera Datang!” karya Otto Sukatno CR. ini dapat menjadi sumber wawasan tentang kepemimpinan bagi para pembaca, khususnya mereka yang saat ini menjadi seorang pemimpin.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Bukan Sekadar Menang, Ini Pesan Persahabatan dalam "Two Turtles"
-
Review The Pet Cemetery Murders: Hantu, Pembunuhan, dan Sejarah yang Kelam
-
A Good Day to Be a Dog: Jatuh Cinta Berarti Belajar Menghadapi Ketakutan
-
Ulasan In Teachers We Trust: Ketika Kepercayaan Menjadi Fondasi Pendidikan
-
Lagu 'Tutur Batin': Pelukan Hangat untuk yang Ingin Bangkit dari Kegagalan
Terkini
-
Sebelum Jadi Game Horror, Resident Evil Requiem Hampir Jadi Game Online
-
Malam Gila Liga Champions: Barcelona Pesta Gol, Duo Raksasa Eropa Malah Merana
-
Kekayaan Alam indonesia Melimpah, tapi Kenapa Kesejahteraan Rakyat Tidak Merata?
-
Bebas Kulit Ditarik! Ini 4 Essence Cleanser Bikin Wajah Bersih dan Lembap
-
Fantasi Banget! Narnia: The Magician's Nephew Rilis Trailer, Tayang 2027