Percaya atau tidak, yang namanya kebahagiaan dalam hidup itu sangat berhubungan erat dengan cara berpikir manusia. Pikiran yang selalu dikondisikan positif akan membantu kita lebih rileks dalam menjalani kehidupan.
Sebaliknya, pikiran negatif membuat kita mudah merasa stres, gampang tersulut amarah dan uring-uringan. Pikiran negatif biasanya hanya akan memperburuk keadaan dan tentu saja ini sangat merugikan bagi kehidupan kita.
Penting direnungi bersama bahwa setiap orang memiliki hak yang sama, yakni merengkuh kebahagiaan dalam hidup ini. Kaya, miskin, tua, muda, anak-anak, semua berhak menjalani hidup bahagia. Tentu saja cara setiap orang berbeda-beda dalam merengkuh kebahagiaan tersebut.
Namun yang jelas, selama hal-hal yang membuat kita bahagia itu bernilai positif, tidak merugikan orang lain dan tidak menyalahi ketentuan hukum yang berlaku, maka jangan ragu-ragu untuk melakukannya.
Dalam buku “The Power of Mind” karya TS. Arunda diungkap, hampir semua psikolog mengakui bahwa pikiran adalah kekuatan di balik segala peristiwa, baik di bumi maupun alam semesta. Kekuatan pikiran ini sering kali melampaui keterbatasan fisik tubuh manusia. Kekuatan pikiran adalah sumber utama yang tidak terlihat dan selalu memancarkan energi dinamis yang dapat memengaruhi segala aspek kehidupan manusia. Hal-hal terkait kreativitas, kepercayaan diri atau citra diri Anda, semua itu berasal dari kekuatan pikiran.
Dengan kata lain, Anda adalah apa yang Anda pikirkan. Apabila Anda berpikir Anda tidak cukup baik maka Anda tidak akan merasa baik. Apabila Anda berpikir Anda tidak akan mampu, tidak berbakat, tidak punya modal untuk memulai usaha, maka itulah yang pasti terjadi (The Power of Mind, halaman 14).
Pikiran positif sangatlah penting untuk meningkatkan keyakinan diri. Bahwa kita akan mampu mencapai tujuan yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dengan berpikir bahwa kita mampu, maka kita akan merasa mampu pula dan memulai langkah nyata untuk mewujudkannya. Pikiran positif inilah yang tanpa kita sadari mampu menggerakkan diri dalam hal-hal positif dalam hidup (The Power of Mind, halaman 177).
Kesimpulannya, pikiran positif sangat membantu kita untuk meraih kebahagiaan dalam hidup ini. Sementara pikiran negatif malah akan menjauhkan kita dari kebahagiaan.
Video yang mungkin Anda suka:
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Tes Kepribadian: Benarkah Cara Membawa Tas Bisa Ungkap Sikap dan Gaya Hidup Anda? Cari Tahu Jawabannya di Sini
-
Kiki Saputri Resmi Dilamar Muhammad Khairi, Sempat-sempatnya Bercanda dan Bikin Ketawa Tamu Undangan
-
4 Cara Sederhana untuk Membuat Pacar Kamu Bahagia, Cie!
-
Ulasan Buku "Laut Bercerita" Karya Leila S. Chudori: Teror Rezim Orde Baru bagi Mahasiswa Aktivis
-
Ulasan Novel Senyum Monalisa: Kisah Mengharukan dari Seorang Anak Korban Perceraian
Ulasan
-
Review Film Cocktail 2: Racikan Ego, Kesetiaan, dan Badai Asmara di Sisilia
-
Tuhan, Aku Ingin Sembuh: Buku Healing Bernuansa Spiritual yang Menguatkan
-
Review Jodohku Om-Om: Konflik Tak Seberapa dengan Alur Manis bak Stevia
-
Review The Death of Robin Hood: Saat Sang Legenda Menepi di Pulau Terpencil
-
Apakah Semua Orang Berhak Mendapat Kesempatan Kedua? Menakar Film DOSA
Terkini
-
Kejutkan Publik! Anne Hathaway Pamer Baby Bump untuk Anak Ketiga
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Gaya Bahasa Jakselan di Kampus yang Bikin Logika Bahasa Baku Jadi Korban
-
Influencer Digital Hari Ini: Antara Pengaruh dan Tanggung Jawab