Saya yakin setiap orang pernah melakukan dosa atau kesalahan. Tugas setiap orang adalah bersegera menyesali perbuatan dosa tersebut, lalu berusaha tidak mengulanginya kembali. Selanjutnya memohon ampunan (bertobat) pada Allah, agar semua dosa yang pernah dilakukan diampuni oleh-Nya.
Jangan lupa, setelah memohon ampunan pada Tuhan, segera perbanyaklah melakukan beragam amal kebaikan. Karena amal kebaikan itu dapat menjadi pelebur kesalahan atau dosa-dosa.
BACA JUGA: Ulasan Novel The Cousins: Kisah Tiga Sepupu Menguak Rahasia Kelam Keluarga
Bicara tentang amal kebaikan, kita bisa memulainya dengan yang paling ringan dan bisa dilakukan dengan segera. Misalnya selalu bersikap ramah kepada orang lain, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, tidak gemar buang sampah sembarangan, dan lain sebagainya.
Kita harus yakin bahwa dosa sebanyak apa pun, selama kita masih hidup dan berusaha untuk bertobat, insya Allah dosa-dosa tersebut akan diampuni oleh Allah. Jangan lupa, ketika kita melakukan kesalahan atau dosa kepada sesama manusia, berusahalah untuk meminta maaf pada-Nya. Karena persoalan dosa dengan sesama manusia, harus diselesaikan terlebih dahulu dengannya, selanjutnya baru bertobat pada Tuhan.
Kita harus yakin bahwa ampunan Allah kepada kita, hamba-hamba-Nya, sangatlah luas. Dalam buku “Mutiara Hati”, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa Allah berfirman dalam sebuah hadits Qudsi:
“Wahai putra-putri Adam, selama engkau berdoa kepada-Ku dan mengharapkan ampunan-Ku, Aku ampuni untukmu, apa yang engkau telah lakukan, dan Aku tidak peduli (betapapun banyaknya dosamu). Wahai putra (putri) Adam, seandainya dosa-dosamu telah mencapai ketinggian langit, kemudian engkau memohon ampunan-Ku, Aku ampuni untukmu. Seandainya engkau datang menemuiku membawa seluas wadah bumi ini dosa-dosa dan engkau datang menjumpai-Ku dengan tidak mempersekutukan Aku dengan sesuatu, niscaya Aku datang kepadamu dengan pengampunan seluas wadah itu”.
Selain bertobat dari segala kesalahan dan berusaha memperbanyak amal kebajikan, kita juga harus berusaha untuk rajin berdoa. Berdoa adalah termasuk ibadah yang sangat penting kita amalkan dan rutinkan. Manusia yang meninggalkan berdoa kepada-Nya adalah manusia sombong, seolah dia tak butuh dengan Tuhan.
BACA JUGA: Wisata Alam Posong Temanggung, Tempat Terbaik untuk Melihat Golden Sunrise
Doa adalah “suatu gejala keagamaan yang paling agung bagi manusia, karena pada saat itu, jiwa manusia terbang menuju Tuhannya”. Ketahuilah bahwa “Allah tidak memedulikan Anda kalau Anda tidak berdoa”, begitu firman-Nya. Tuhan berjanji mengabulkan doa yang tulus, atau mengganti dengan memberi yang sama, atau yang lebih baik. Kalaupun yang dimohonkan tidak sepenuhnya tercapai, dengan doa si pemohon telah hidup dalam suasana optimisme penuh harapan, dan ini adalah satu anugerah yang tidak ternilai (hlm. 56).
Sangat menarik membaca buku karya M. Quraish Shihab yang diterbitkan oleh penerbit Lentera Hati (2014) ini. Buku ini menghimpun seratus lebih ungkapan singkat dan padat dari M. Quraish Shihab tentang hakikat Iman, Islam, dan Ihsan. Di dalamnya, kita akan menemukan ketegasan Islam dalam persoalan akidah dan ibadah, keluwesan dalam persoalan muamalah, keluhuran dalam persoalan akhlak, dan sebagainya. Sebuah buku religi yang sangat layak dibaca oleh siapa saja. Selamat membaca.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
-
Apa Itu Kristen Muhammadiyah yang Trending di Twitter?
-
Ulasan Novel The Cousins: Kisah Tiga Sepupu Menguak Rahasia Kelam Keluarga
-
Di Indonesia Ada Aliran Kristen Muhammadiyah, Apa Itu?
-
Ulasan Buku Bread for Reflection: Menjalin Hubungan Baik dengan Sesama
-
Ulasan Buku Tanpamu Kami Bukan Apa-apa: Kumpulan Kisah Inspiratif Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Ulasan
-
Membaca Petualangan Pedagang Rempah: Sisi Gelap Kolonial di Indonesia Timur
-
Black Showman, Novel Misteri Cerdas dengan Twist Tak Terduga
-
20 Episode Penuh Teror Mouse: Saat Monster Tak Selalu Berwajah Seram
-
Ulasan Film Semua Akan Baik-baik Saja: Refleksi Indah tentang Arti Keluarga
-
Melongok ke Dalam Gelapnya Depresi Lewat No Longer Human karya Osamu Dazai
Terkini
-
Kim Da Mi, Lee Chung Ah, dan Jo Ah Ram Jadi Pembunuh di The Obedient Killer
-
BTS Resmi Gabung Madonna dan Shakira Tampil di Final Piala Dunia FIFA 2026
-
Tragedi 11 Bayi Sleman: Bukti Masih Gagalnya Pendidikan Seks di Indonesia?
-
Paylater: Penyelamat saat Terdesak atau Jalan Pintas Menuju Utang?
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital