Buku Mikiran Yayat ini termasuk kategori buku humor yang diterbitkan oleh Bentang Pustaka pada November 2013. Ditilik dari cover, sudah jelas buku ini penuh kelucuan, sentilan juga plesetan.
Judul buku Mikiran Yayat ini saya yakin hasil plesetan dari media nasional Pikiran Rakyat. Agar menambah yakin pada kegokilan-kegokilan yang termuat dalam buku ini, maka jargon pun dipasang sebagai sub judul, dari Yayat, oleh Yayat, untuk Yayat.
Seperti media-media massa yang kebanyakan menampilkan berita nasional, politik, ekonomi & bisnis, sepak bola, olahraga, internasional, transportasi, film, resensi film, hiburan, kriminal, teknologi, wisata, musik, dan cerpen, maka di dalam buku Mikiran Yayat ini, sebagai penyunting (Patra Saputra) juga mengekspos dan mengulas rubrik-rubrik tersebut yang tentunya dipandang dari kacamata kocak dan cerdas.
BACA JUGA: Membuat Keputusan dalam Sekejap Mata: Ulasan Buku 'Blink' karya Gladwell
Berita-berita yang disajikan dalam Mikiran Yayat ini semata hiburan untuk penduduk bumi. Kehadirannya bagaikan magnet yang menarik benda untuk menempel di kutub-kutubnya.
Dari kuis-kuis, gosip, realita, dialog politik, sampai acara mistik dan klenik yang tidak ada hubungannya pun disambung-sambungkan dengan gaya kocak khas Mikiran Yayat.
Dari berita seputar pemain sepak bola, politisi, artis, pelawak, sampai dukun ramal dan dukun beranak, semua tampak menyampaikan analisisnya dengan meyakinkan.
Dalam berita nasional, contohnya, berjudul Capek Blusukan, Jokowi Pilih Blesekan. Tradisi blusukan Jokowi kini tengah menjadi tren di kalangan pejabat dan politikus Indonesia. Para politikus berlomba-lomba meniru gaya blusukan ala Jokowi untuk merebut simpati masyarakat.
Berita kocak ini menyuguhkan bahwa gaya blusukan Jokowi sudah banyak ditiru oleh orang, maka ia akhirnya memutuskan mendekati rakyat dengan gaya blesekan.
BACA JUGA: Ulasan Buku 'Brain Game untuk Balita': Ragam Permainan Edukatif untuk Anak
Sementara dalam berita nasional berjudul Ulat Bulu Kembali Menyerang, Tukang Cukur Disiagakan juga tidak kalah koplak. Disiarkan bahwa ulat-ulat bulu akhir-akhir ini kembali menyerang di beberapa daerah di Jawa Barat hingga meresahkan warga.
Pasalnya ulat bulu tersebut tidak hanya menyerang pepohonan, namun juga menyerang segala hal yang berbulu. Dari bulu kucing, bulu ayam, bulu kemucing dan kok bulutangkis. Tak ayal, hal ini membuat masyarakat khawatir kalau-kalau nantinya ulat bulu bisa menyerang bulu hidung manusia juga.
Sebagai langkah preventif, Wakil Gubernur Jawa Barat akhirnya menginstruksikan semua tukang cukur yang ada di Jabar untuk dikerahkan membasmi ulat bulu.
"Terserah itu ulat bulu mau dicukur model apa. Soal model mah tanya saja sama ahlinya, tukang cukur kondang," seru wagub tersebut.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
POCO F9 Series Resmi Menuju Pasar Global, BawaSnapdragon 8 Elite Gen 5 dan Baterai 8.050 mAh
-
Khotbah dari Bawah Mimbar: Dakwah Sederhana yang Diam-diam Sampai ke Hati
-
Grand Seiko SBGA527: Jam Tangan Eksklusif Hanya 50 Unit, Harga Rp120 Jutaan
-
Huawei Pura X View Resmi Meluncur,HP Wide Screen Pertama dengan Layar 6,39 Inci
-
Cari Laptop Rp5 Jutaan? Infinix XBOOK B15 Punya Banyak Kejutan dan Layak Dilirik
Artikel Terkait
-
Membuat Keputusan dalam Sekejap Mata: Ulasan Buku 'Blink' karya Gladwell
-
Ulasan Buku 'Brain Game untuk Balita': Ragam Permainan Edukatif untuk Anak
-
Review Buku 'Tak Masalah jika Tidak Disukai': Bahagiakan Dulu Diri Sendiri!
-
Alasan Tidak Suka Berteman dalam Buku 'Rayuan Seorang Badui kepada Tuhan'
-
Buku 7 Kebiasaan Orang yang Nyebelin Banget: Jangan Jadi Manusia Nyebelin
Ulasan
-
Membaca Perang Paregrek 1: Saat Konflik Kerajaan Majapahit Berubah Jadi Thriller Politik
-
Film Tunggu Aku Sukses Nanti dan Ukuran Kesuksesan yang Kapitalistik
-
Lebih dari Sekadar Remake: Ayah, Aku Mau Cerita Buktikan Sinema Bisa Memanipulasi Realita
-
Keindahan Visual dan Hangatnya Surat Masa Lalu dalam Animasi Your Letter
-
Sinopsis Film Paket Santet: Ketika Sebuah Kiriman Membawa Teror Mematikan
Terkini
-
Krisis Usia 25: Lepas dari Jebakan Timeline Media Sosial dan Temukan Rute Sendiri
-
Parenting di Era Digital: Ketika Gawai Menjadi Pengasuh Anak
-
Bukan Sekadar Cameo, Transformasi Agnez Mo di Reacher Season 4
-
Salah Jurusan Bukan Dosa: Menggugat Stigma pada Pilihan di Usia Muda
-
Kembali Ungkit STY, Mantan Mertua Pratama Arhan Kritik John Herdman!