Buku berjudul Cinta Tak Ada Mati ini adalah sebuah kumpulan cerita pendek (cerpen) yang ditulis oleh Eka Kurniawan. Di dalam buku ini, ada 13 cerpen yang mayoritasnya mengangkat cerita tentang cinta.
Namun sebagaimana karya Eka Kurniawan yang lain, cerita yang ada dalam buku ini sama sekali bukan tipe cerita romansa yang picisan. Kebanyakan berisi pesan-pesan yang cenderung satire. Dengan dibalut imajinasi yang gila banget, buku ini benar-benar mindblowing!
Bahkan pada cerpen-cerpen di awal buku, saya seperti merasakan pengalaman membaca puisi dibanding sebuah cerpen. Eka Kurniawan sangat lihai memainkan kata-kata yang estetis dalam tulisan-tulisannya.
Buku ini diawali dengan cerpen berjudul Kutukan Dapur yang bercerita tentang sosok perempuan bernama Maharani yang belajar mengenai resep rahasia para juru masak di zaman kolonial Belanda untuk membunuh suaminya.
Kemudian ditutup dengan cerpen Tak Ada yang Gila di Kota Ini yang menceritakan tentang operasi penangkapan orang gila yang dilakukan oleh beberapa pemuda. Menariknya, cerpen yang satu ini ternyata sudah pernah diadaptasi menjadi film pendek dengan judul yang sama.
Secara umum, cerita yang paling saya sukai adalah Cinta Tak Ada Mati yang merupakan cerpen yang jadi judul dalam buku ini. Bisa dibilang, yang satu ini adalah cerpen yang paling panjang di antara yang lainnya.
Cinta Tak Ada Mati mengisahkan seorang laki-laki tua yang tidak pernah berhenti mencintai seorang perempuan. Hingga perempuan tersebut sudah menutup usia, sang laki-laki tua tetap setia dengan perasaannya. Namun di akhir, saya amat tercengang dengan plot-twist yang dihadirkan oleh penulis.
Secara umum, menurut saya cerpen-cerpen yang ada di dalam buku ini mengangkat satu ciri khas yang nyaris serupa. Yakni tentang sebuah sikap yang pantang menyerah dalam memandang makna dari sebuah cinta. Ada gejolak keberanian, harga diri, hingga tekad yang kuat dari tokoh-tokoh yang ada di dalamnya.
Meskipun suasananya sedikit getir dan pahit, namun penulis seolah ingin mengajak pembaca untuk ikut berkontemplasi mengenai fenomena-fenomena individu dan sosial yang diangkat juga dalam kumpulan cerpen ini.
Saya rasa, kemampuan Eka Kurniawan sebagai seorang penulis sudah tidak diragukan lagi, sih. Nah bagi kamu yang suka membaca karya-karyanya, kumpulan cerpen Cinta Tak Ada Mati ini adalah salah satu buku yang harus kamu baca!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
What's Keeping You Broke: Kebocoran Finansial yang Sering Tidak Disadari
-
Bentala Sella: Romansa Unik antara Dokter dan Pengusaha Sayur Hidroponik
-
Inner Child, Trauma, dan Topeng Superhero: Pelajaran dari Buku dr. Andreas
-
The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang
-
Buku Ya Tuhan, Desain Grafis, Deadline, Doa: Curhat Absurd Pekerja Kreatif
Artikel Terkait
-
Review Film 'Last Night in Soho', Thriller Horor dengan Twist Terbaik
-
Ulasan Buku 'Cerita Mamah Muda: Yang Ketiga', Ketika Cinta Dimiliki Bertiga
-
5 Rekomendasi Novel Misteri Jepang yang Wajib Kamu Baca, Penuh Plot Twist!
-
Ulasan Buku 9 dari Nadira: Perempuan, Depresi, dan Segala Probelamatikanya
-
Realisme Magis dalam Buku Lelaki yang Membelah Bulan
Ulasan
-
The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup
-
Ulasan Novel Pulau Pendidaktis: Selukis Pendidikan Indonesia
-
Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama
-
Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO
-
Nice to Eat You: Belajar Bahasa Lewat Kisah yang Unik
Terkini
-
Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban
-
CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL
-
Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime
-
Sinopsis Kokkai, Drama Jepang Dibintangi Takahashi Fumiya dan Tanaka Min
-
Masalah Struktural Tidak Bisa Diselesaikan dengan Nasihat Individual