Chanyeol EXO membagikan kenangannya tentang lagu "El Dorado" melalui Instagram pribadinya @real_pcy pada Jum'at, (23/2/2024). Tak terasa kini lagu ini telah berusia 12 tahun yang menandakan karier Chanyeol juga telah lebih dari 1 dekade.
"El Dorado" bercerita tentang masa sulit yang dihadapi tapi semuanya menjadi lebih mudah saat bersama dengan orang terkasih.
Lagu ini terasa menyentuh karena saat itu masih dinyanyikan oleh full member. Saat konser, kita masih bisa melihat Lay bersama para member EXO yang lain untuk menyanyikan "El Dorado".
Bagian yang saya suka dari lagu ini adalah vokal battle para anggota yang bikin merinding. Para main vocal adu high note lalu 'disamber' oleh suara berat Chanyeol saat menyayikan bagian rap.
Sehingga menurut saya, versi live-nya lebih indah dibanding recording. Bahkan saya yang awalnya tidak suka lagu ini menjadi berpikir ulang karena EXO membawakannya dengan sangat baik secara live.
Lalu jangan lupakan stick dan stand cahaya yang mereka gunakan saat dance di atas panggung. Bagi saya, ini sangat eye catching.
Bagi penikmat KPop jadul, "El Dorado" mungkin membangkitkan kenangan saat lagu-lagu asal Korea Selatan ini benar-benar terasa Kpop, bukan lagu barat yang dinyanyikan dalam bahasa Korea.
Namun sayang, lagu-lagu seperti ini begitu underatted sehingga banyak yang tidak mengetahui betapa asyiknya lagu K-pop di era 2012-an tersebut.
Chanyeol juga mungkin merindukan dan mengenang masa itu. Saat ia baru saja meniti karir sebelum sebesar sekarang.
Mendengar lagu memang bisa membangkitkan kenangan. Tidak hanya karena cerita di balik lirik lagu tersebut, tapi juga masa dan momen saat mendengarkan lagu itu.
Bagi penyuka lagu up beat tapi tidak terlalu berisik, "El Dorado" mungkin akan cocok dengan seleramu. Vokal member EXO memang tidak perlu diragukan lagi.
Selain itu, dancenya pun tidak membuat pusing saat dilihat. Meski tetap memiliki tingkat kesulitannya sendiri, tapi "El Dorado" tetap nyaman untuk dinikmati.
Akhir kata, dengarkanlah "El Dorado" sebagai teman untuk membangkitkan semangat di saat sulit. Terlebih bila kamu menyukai lagu-lagu KPop di era keemasan generasi ketiga.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Ulasan Lagu Don't Call Me oleh SHINee: Teman di Kala Pandemi yang Serasa Tak Kunjung Usai
-
Dihujat Usai Sebut Pilpres Curang, Ini 5 Lagu Terbaik Elvy Sukaesih Ratu Dangdut Indonesia
-
5 Rekomendasi Lagu Upbeat Milik Afgan yang Underrated, Catchy Abis!
-
Drama Korea 'The Crown Prince Has Disappeared' Umumkan Perubahan Tanggal Tayang
-
Run Back to You, Lagu Baru Lay dan Lauv Agar Playlistmu Tidak Membosankan
Ulasan
-
Tidak Harus Rapi, Inilah Keindahan Taman dalam Buku "The Weedy Garden"
-
Review Buku Navigating Night, Kisah Hangat Keluarga Imigran
-
Review Voicemails for Isabelle: Sebuah Arti Ketulusan Cinta yang Sejati
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Leave No One Behind Membawa Napas Baru Lewat Aksi Bertema Perdagangan Orang
Terkini
-
Jepang Harus Belajar dari Indonesia? 4 Hal Ini Buktikan Transportasi Jakarta Lebih "Sat-Set"
-
Kejutkan Publik! Penulis Jepang Keigo Higashino Meninggal Dunia di Usia 68
-
Netflix Buka Suara soal Rumor Produksi Season 2 Drakor Teach You a Lesson
-
Titik Balik Hidupku Dimulai dari Sebuah Kursi Kereta yang Kuberikan
-
Prime Video Rilis Teaser Carrie, Serial Terbaru Adaptasi Novel Stephen King