Anime She and Her Cat merupakan sebuah cerita yang sederhana namun penuh makna, karya dari Makoto Shinkai. Cerita ini sebenarnya merupakan prekuel dari mini series yang terdiri dari empat episode.
Kisahnya berpusat pada Miyu, seorang gadis yang tinggal bersama kucingnya, Daru, setelah temannya Tomoka pindah dari apartemen. Meskipun ibunya memohon agar Miyu kembali pulang, Miyu bersikeras untuk mandiri dan tidak ingin bergantung pada orang lain.
Daru, sang kucing, menceritakan cerita ini dari perspektifnya sendiri. Dia sangat mencintai Miyu tetapi tidak bisa melakukan banyak untuk mengurangi kesedihannya karena dia hanya seekor kucing.
Seperti dalam versi aslinya, waktu berlalu dengan cepat dan Daru mulai menua. Melihat Miyu berjuang mendapatkan pekerjaan dan gagal berkali-kali, Daru merasa memiliki satu tindakan terakhir yang bisa dia lakukan untuk membantu Miyu.
Dia sengaja menjatuhkan ponsel Miyu yang tanpa sengaja menelepon ibunya, membuat ibunya bergegas ke apartemennya untuk memastikan Miyu dalam keadaan baik.
Kedekatan antara Miyu dan ibunya pun kembali membaik setelah insiden ini. Satu tahun kemudian, Miyu sudah mendapatkan pekerjaan dan menemukan seekor kucing putih yang ditinggalkan di bawah jembatan.
Di sini, cerita menyentuh tentang kepercayaan reinkarnasi, di mana kucing tersebut merasa ada sesuatu yang dikenalnya saat mencium aroma Miyu. Meskipun tidak secara langsung dinyatakan, tersirat bahwa Miyu dan Daru bersatu kembali dalam bentuk lain.
Review Anime She and Her Cat
She and Her Cat adalah cerita yang menyentuh banyak orang, khas dari karya Makoto Shinkai yang selalu mengusik perasaan penonton. Meskipun hanya terdiri dari empat episode dan OVA aslinya, totalnya hanya memakan waktu sekitar 30 menit untuk ditonton.
Ini adalah kisah hangat yang menggambarkan kehidupan melalui pandangan seekor hewan peliharaan, yang mampu membuat penonton tersentuh dan merenung.
Animasi asli She and Her Cat menggunakan gaya unik dengan animasi yang halus, namun kebanyakan berwarna hitam putih dengan efek butiran film.
Sayangnya, gambar kucing putihnya terlihat kurang halus dan lebih sederhana. Namun, dalam seri "Everything Flows", animasi ini diperbaiki dengan gaya yang lebih berwarna dan hidup meskipun tidak seindah film-film Makoto Shinkai yang lain. Meski begitu, cerita sederhana ini tetap menghadirkan kekuatan emosional yang mendalam, yang membuatnya layak untuk ditonton.
Secara keseluruhan, She and Her Cat adalah contoh bagaimana Makoto Shinkai mengambil cerita sederhana dan mengubahnya menjadi sesuatu yang memilukan dan menghangatkan hati.
Karya ini memperlihatkan bahwa Makoto Shinkai adalah sutradara yang pandai menyentuh emosi penontonnya, bahkan dalam durasi yang singkat sekalipun.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Buku The Principles of Power: Seni Menguasai Pengaruh Secara Etis
-
Hijau di Iklan, Abu-Abu dalam Aksi: Bahaya Fenomena Greenwashing
-
Harga Kebutuhan Naik, Gaji Tetap: Realitas Daya Beli yang Kian Menurun
-
Belajar Mengambil Keputusan Lewat The Decision Book Karya Mikael Krogerus
-
Efek Domino Kenaikan BBM: Dari Ongkos Transportasi hingga Harga Sembako
Artikel Terkait
-
Levian Al-Fatih Ngakak Nonton Video Kucing Sedih, Warganet Bingung: Khodamnya Apa?
-
Jelang Penayangan pada Juli Mendatang, Netflix Rilis Trailer Terbaru Bertajuk 'The Imaginary'
-
Anya Geraldine Pancarkan Vibes Anime dengan Gaya Rambut Baru, Disebut Cocok Cosplay Jadi Nico Robin
-
'Voices of a Distant Star': Anime Pertama Garapan Makoto Shinkai yang Unik
-
4 Anime Slice of Life yang Mengajarkan Tentang Toleransi dalam Kehidupan
Ulasan
-
Review Agensi Rumah Tangga: Cerita Kocak di Balik Pekerjaan ART
-
Membaca Relationshit: Setiap Hubungan Punya Cerita dan Pelajarannya Sendiri
-
Ulasan Novel Iblis dan Miss Prym: Ketika Moralitas Diuji oleh Keserakahan
-
Belajar Mencintai Alam dari Film David Attenborough: A Life on Our Planet
-
Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea
Terkini
-
Kemiskinan Turun atau Standarnya yang Terus Disesuaikan?
-
FOMO Beli HP Mahal: Rela Utang Demi Gengsi
-
5 Rekomendasi Day Cream Pria Outdoor agar Wajah Tetap Terhidrasi
-
Tinggalkan Hiruk Pikuk Kota, Mengapa Anak Muda Pulang ke Desa?
-
Sound Horeg dan Pertanyaan yang Belum Usai: Pantaskah Ia Disebut Budaya?