Lintang Siltya Utami | Agustian Pamungkas
Agensi Rumah Tangga. (YouTube Cinema 21)
Agustian Pamungkas

Film Indonesia kembali menghadirkan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari lewat Agensi Rumah Tangga. Film garapan Naya Anindita ini menggabungkan komedi, drama keluarga, romansa, dan cerita tentang pekerja domestik. Diadaptasi dari novel karya Almira Bastari, film ini dibintangi Enzy Storia, Afgansyah Reza, Fita Anggriani, Tike Priatnakusumah, Unique Priscilla, dan Ummi Quary. Agensi Rumah Tangga mulai tayang di bioskop Indonesia pada 10 September 2026 dengan durasi 115 menit.

Cerita tentang kehilangan pekerjaan menjadi awal dari perjalanan Katia yang akhirnya membawanya ke dunia yang sama sekali berbeda. Dari sebuah masalah pribadi, dia justru menemukan kesempatan baru yang mempertemukannya dengan banyak orang dan berbagai persoalan.

Sinopsis Agensi Rumah Tangga

Katia Amaranto (Enzy Storia) bekerja di sebuah perusahaan startup sebelum terkena PHK. Sudah enam bulan dia belum mendapatkan pekerjaan baru, sementara cicilan rumah tetap harus dibayar. Kondisi tersebut membuat Katia semakin tertekan.

Ibunya, Titin (Unique Priscilla), juga terus mendorong Katia untuk mencari pekerjaan yang lebih aman dengan mengikuti seleksi CPNS. Namun, Katia tidak terlalu tertarik dengan pilihan tersebut dan masih ingin mencari jalan sendiri.

Di tengah keadaan itu, Bibi Minah (Tike Priatnakusumah), ART yang sudah lama bekerja di keluarga Katia, harus berhenti bekerja setelah Titin pensiun. Katia kemudian bertemu dengan Siti (Ummi Quary), calon ART asal Cianjur yang pernah mengalami masalah dengan agen penyalur.

Pertemuan tersebut membuat Katia mendapatkan ide untuk membuka agensi penyalur ART. Bersama sahabatnya, Sashi (Fita Anggriani), dan Bibi Minah, dia mulai menjalankan bisnis tersebut. Katia bahkan menjual mobilnya untuk mendapatkan modal, sementara rumahnya dijadikan kantor sekaligus tempat tinggal sementara bagi para calon ART.

Menjalankan agensi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Katia harus menghadapi berbagai karakter ART dan klien dengan permintaan yang berbeda-beda. Masalah semakin ramai ketika salah satu klien mereka adalah Kafka (Afgansyah Reza), seorang penyanyi terkenal.

Di tengah kesibukan mengurus agensi, Katia juga masih harus menghadapi persoalan dengan ibunya. Kehidupannya pun perlahan berubah karena bisnis tersebut tidak hanya memberinya pekerjaan, tetapi juga mempertemukannya dengan berbagai cerita baru.

Ulasan Agensi Rumah Tangga

Agensi Rumah Tangga sejak awal memang lebih banyak bermain di ranah komedi. Banyak kelucuan muncul dari interaksi para ART, klien, dan Katia yang harus mengurus berbagai masalah sekaligus. Beberapa humornya terasa receh dan absurd, tetapi masih cocok dengan suasana film yang santai.

Yang membuat ceritanya tidak terasa kosong adalah persoalan di balik komedi tersebut. Film ini membawa cerita tentang PHK, sulitnya mencari pekerjaan, hubungan anak dan orang tua, sampai kehidupan para pekerja domestik.

Menurutku, cara seperti ini bikin topiknya tetap ringan. Penonton bisa tertawa melihat kekacauan yang terjadi di agensi, tetapi tetap mendapatkan gambaran bahwa menjadi ART bukan sekadar pekerjaan mengurus rumah. Orang-orang yang menjalani pekerjaan tersebut juga punya kehidupan dan persoalan masing-masing.

Para pemeran ART juga menjadi warna tersendiri. Karakter mereka yang berbeda membuat suasana di rumah Katia tidak pernah benar-benar sepi. Ada yang polos, cerewet, sampai punya tingkah yang membuat masalah sederhana berubah menjadi lucu.

Enzy Storia juga cukup nyaman sebagai Katia. Karakternya digambarkan sebagai perempuan yang sedang mencari arah hidup setelah kehilangan pekerjaan. Dia tidak selalu mengambil keputusan yang tepat, tetapi justru hal tersebut membuat Katia terasa lebih manusiawi.

Sementara itu, Afgan hadir sebagai Kafka yang menjadi bagian dari cerita romansa. Hubungan Katia dan Kafka memberikan variasi di tengah cerita tentang pekerjaan dan keluarga. Chemistry keduanya juga terasa ringan sehingga tidak sampai mengganggu cerita utama.

Kesimpulannya, Agensi Rumah Tangga adalah film yang cocok buat penonton yang ingin menikmati komedi tanpa harus kehilangan cerita di baliknya. Film ini memang tidak selalu mengajak penonton masuk ke drama yang berat, tetapi tetap menyelipkan pesan tentang pekerjaan, keluarga, dan cara memandang profesi ART.

Komedinya yang ramai membuat film ini mudah dinikmati, sementara karakter-karakternya membuat ceritanya terasa lebih hidup. Bagi yang suka tontonan Indonesia dengan campuran komedi, drama keluarga, dan sedikit romansa, film ini bisa menjadi pilihan untuk mengisi waktu di bioskop.

Rating pribadi: 8,5/10