Mayoritas orang tua menjadikan cerita fabel, cerita rakyat atau cerita asal-usul sebagai bahan dongeng kepada buah hatinya menjelang tidur malam. Tetapi, tidak demikian pada buku bertajuk Wayang Sebelum Tidur ini.
Melalui buku seri dongeng tujuh menit ini, Clara Ng ingin mengenalkan budaya lokal kepada anak-anak. Lewat tokoh anak bernama Sita dan Bima, pembaca dari kalangan anak-anak akan mengetahui bahwa dalam cerita pewayangan terdapat empat nama punakawan, yaitu Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong.
Cerita dimulai dari Sita yang tidak bisa tidur meski lampu kamarnya telah dimatikan oleh ibunya. Kepada adiknya, Sita berkata jika ia punya ide untuk mengisi kekosongan waktu sebelum dirinya benar-benar mengantuk. Sita ajak Bima selaku adiknya untuk bermain wayang.
Sita lalu mengeluarkan kertas lebar, gunting, lem, dan sedotan. Sita menggunting kertas lalu menempelkan sedotan di belakang kertas yang sudah terbentuk itu.
Sita membuat empat punakawan. Dari gambar yang dibuat Sita, Bima mengerti bahwa ciri-ciri Petruk berhidung panjang dan tubuhnya tinggi. Sedangkan Bagong bertubuh bulat dan bermata lebar. Sita kemudian memutuskan untuk mendongeng dengan menggunakan wayang yang sudah dia buat.
Di tengah keseruan mereka, tiba-tiba ayah mereka masuk ke dalam kamar dan menjumpai mereka masih belum pejamkan mata. Mengetahui apa yang sedang dilakukan oleh kedua anaknya, sang ayah menyuruh mereka untuk segera tidur dan meneruskan cerita pewayangannya besok pagi.
Amanat yang ingin disampaikan dari buku ini; kedekatan dan saling merangkul antar saudara. Selain itu, juga mengajarkan mengenai kreativitas yang tak harus mahal. Untuk membuat tokoh wayang, hanya dibutuhkan kertas, gunting, lem, dan sedotan.
Buku ini menyajikan cerita yang ringan, mengalir dan mudah dimengerti oleh kalangan anak-anak. Juga dilengkapi dengan ilustrasi yang indah dan memanjakan mata. Buku yang asyik. Memberikan edukasi bahwa Indonesia kaya budaya yang perlu dikenalkan dan dilestarikan oleh generasi bangsa.
Ditulis oleh Clara Ng yang merupakan pengarang beberapa novel dewasa seperti Indiana Chronicle: Blues, Indiana Chronicle: Lipstick, Indiana Chronicle: Bridesmaid, The (Un) Reality Show, dan Utukki: Sayap Para Dewa. Serta buku anak-anak; Seri Berbagi Cerita Berbagi Cinta.
Identitas Buku
Judul: Wayang Sebelum Tidur
Penulis: Clara Ng
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: I, Januari 2013
Tebal: 28 Halaman
ISBN: 978-979-22-5445-7
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan
-
Samsung Galaxy S26 FE Hadir di Indonesia, Teman Andalan Anak Muda Wujudkan Ide Kreatif
-
Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Cerita Kepiting yang Pintar: Hukuman bagi Pelanggar Janji
-
Buku How to Win Friends and Influence People: Kiat Memengaruhi Orang Lain
-
Ulasan Buku 'Pesantren Dongeng': Kisah Pelipur Hati yang Mendulang Hikmah
-
Ulasan Buku Ice Breaker Karya Irfan Suryana, Belajar Lebih Rileks
-
Ulasan Buku What's So Wrong About Your Life, Self Healing yang Nampol Abis!
Ulasan
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan
-
Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!
-
Through the Darkness: Mengurai Criminal Profiling dan Psikologi Kejahatan
-
5 Pesan Moral Bisa Dipelajari dari Karakter Je Moon-jae di Drakor Mousetrap
Terkini
-
Bye-Bye Muka Tomat! Ini 4 Soothing Gel Mugwort Khusus Kulit Berminyak, Cuma 30 Ribuan
-
Gebrakan Baru! Sinema Desa Resmi Disulap Jadi Motor Ekonomi Baru di 2026
-
Bebas Kemerahan, 5 Sunscreen Korea Cica yang Bikin Kulit Calm dan Lembap
-
Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?