Single terbaru Linkin Park, "The Emptiness Machine" menandai kembalinya mereka ke dunia musik dengan pendekatan yang segar namun tetap membawa esensi yang dikenal penggemar.
Single ini, sebagai bagian dari album baru mereka From Zero, yang akan dirilis pada 15 November 2024. Linkin Park juga memperkenalkan vokalis baru, Emily Armstrong dari band hard rock Dead Sara, sebagai penerus Chester Bennington dan juga drummer baru, Collin Brittain.
Dikutip dari Magnetic Magazine pada Rabu (11/9/2024), lirik "The Emptiness Machine" seperti menggambarkan pergulatan batin dan penderitaan emosional yang timbul dari hubungan toxic.
Pada bagian awal, lirik seperti “Your blades are sharpened with precision,flashing your favorite point of view" (pedangmu diasah dengan presisi, menyorot sudut pandang favoritmu), baris ini seolah menggambarkan seseorang yang terus-menerus disakiti, dikritik dengan tajam dan dihakimi berdasarkan perspektif mereka sendiri tanpa menghiraukan perasaan si karakter dalam lagu ini.
Penggalan lirik "Let you cut me open just to watch me bleed" (membiarkanmu membelahku, hanya untuk melihat aku berdarah) seolah menekankan tindakan si karakter dalam lagu, yang menyerahkan diri secara emosional, rela disakiti, hanya untuk menyenangkan orang lain yang terus menyakitinya.
Lirik ini selanjutnya menyoroti bagaimana karakter dalam lagu tersebut juga rela menyerahkan jati diri mereka demi menjadi seperti yang diinginkan oleh orang lain, seperti yang tersirat dalam baris "Gave up who I am for who you wanted me to be" (menyerahkan diriku yang sekarang,untuk menjadi diriku yang kau inginkan).
Penggalan Lirik "Falling for the promise of the emptiness machine" (terjatuh pada janji mesin kekosongan) "the emptiness machine" di sini merupakan simbol dari harapan kosong yang dijanjikan dalam hubungan yang rusak. Karakter terjebak dalam siklus yang tak ada habisnya, di mana mereka terus berharap pada sesuatu yang tidak pernah datang, dan hasilnya hanyalah kehampaan.
Secara musikal, "The Emptiness Machine" juga mempertahankan ciri khas Linkin Park dengan perpaduan rock elektronik, tetapi menambah elemen suara yang lebih modern dan atmosferik, cocok dengan tema emosional lagu ini.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
RJ Mitte, Pemeran Walter White Jr. di 'Breaking Bad' Tutup Usia di 34 Tahun
-
The Whisper Man: Sajikan Visual Mencekam namun Naskah Terlalu Formulaik
-
Tim Curry, Aktor Home Alone 2, Meninggal Dunia pada Usia 80 Tahun
-
Review Film Mutiny: Jason Statham Ubah Kapal Kargo Jadi Arena Pembantaian
-
The End of Oak Street: Saat Teror Dinosaurus Menginvasi Perumahan Suburban
Artikel Terkait
-
Bang Yedam O-HE: Kesalahpahaman Klise Antara Pria dan Wanita yang Melelahkan
-
Siapa Pencipta Lagu Ciinan Bana yang Karyanya Viral hingga Ditonton Belasan Juta Kali?
-
Lagu Sampai Menutup Mata Mahalini Trending Satu, Ini Makna Liriknya!
-
Punya Lirik yang Jenaka, Key SHINee Bagikan Detail B-Side dari Album Pleasure Shop
-
Berapa Royalti Pencipta Lagu? Ini Tarif dan Sistem Pembayaran Sesuai UU
Ulasan
-
Take Charge of My Heart: Romcom Sederhana yang Menghangatkan Hati
-
The Ordinary Jackpot: Apa yang Berubah saat Karyawan Biasa Menang Lotre?
-
Ulasan Bapak Paling Jujur: Komedi Politik yang Menertawakan Janji Penguasa
-
Review Film Street Fighter: Kembalinya Turnamen Bela Diri Paling Ikonik!
-
Kejayaan Kerajaan Sriwijaya dan Pelajaran Berharga dari Sejarahnya
Terkini
-
OJK DIY Catat Belasan Ribu Laporan Scam, Kerugian Tembus Ratusan Miliar
-
Balita Kena ISPA, Petani Terjebak Asap: Karhutla Berdampak ke Semua Lini!
-
Metallica dan Memudarnya Semangat Pemberontakan
-
Bahaya Asal Sebar Video Bencana di Medsos, Niat Baik yang Bisa Berujung Kepanikan Massal
-
Detective Conan: Heiji dan Kazuha Akhirnya Resmi Pacaran Setelah 28 Tahun