Kamu hobi membaca komik online? Barangkali kamu mengenal manhwa yang berjudul Black Chains. Black Chains merupakan komik yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Yoo Saera dan mengambil genre historical, phsycological, dan juga fantasi romantis. Komik ini memiliki rating 17+ dengan sentuhan isekai. Black Chains memiliki 2 tokoh utama yaitu Achelans dan Hasolan Odair.
Achelans sendiri adalah siluman naga hitam, yang terpilih menjadi kaisar negeri Lupel yang baru. Di awal chapter, dia digambarkan begitu dingin dan tanpa ampun lewat art style yang tajam serta pemilihan warna yang gelap. Meski begitu, penggambarannya tetap terkesan rapi dengan rambut pendek.
Sedangkan Hasolan merupakan gadis manusia murni yang mengemban tugas untuk membangkitkan Achelans. Dia digambarkan memiliki sifat yang hangat dan setia. Lewat art style-nya, pembaca bisa mengetahui emosi yang dirasakan oleh Hasolan meski beberapa scene tanpa balon dialog.
Karena mengandung isekai, otomatis kisah ini menyampaikan flashback lebih dulu. Dimana Hasolan yang berhasil membangkitkan sang naga hitam harusnya bisa menduduki posisi permaisuri. Namun, akibat tingkah congkak Achelans, disertai dengan arogansi dan sifatnya yang berdarah dingin selama 14 tahun berkuasa, dia lantas dihasut oleh salah satu pejabat yang mengakibatkan Hasolan bunuh diri.
Berangkat dari situ, cerita asli pun dimulai.
Dengan sengaja, Achelans memutar balik waktu demi meminta maaf kepada Hasolan, dan berjanji akan memberikan segalanya kepada gadis itu. Namun, dirinya harus terus menelan pil pahit lantaran Hasolan nekat bunuh diri sebanyak 4 kali setelah dia memutar waktu.
Dari sini, pembaca pun disuguhkan dengan scene menyedihkan dan emosi berat yang dialami Hasolan. Meski penggambaran Achelans dibuat berbeda dengan tampilan rambut panjang dan ekspresi ceria yang selalu tersenyum, tetapi pembaca kadung jengkel dengan wataknya di masa lalu.
Tema yang dimiliki oleh Black Chains sebenarnya cukup klasik. Namun, eksekusi art style dan alurnya patut mendapatkan nilai 9 dari 10. Sayangnya, setelah pemutaran waktu, tampilan art Achelans tidak lagi sedingin sebelumnya. Bukan hanya perihal rambut panjangnya, tetapi auranya juga berubah.
Selain itu, komik ini juga menonjolkan sifat red flag Achelans lewat sorot mata tajamnya, yang berhasil membuat saya lanjut membaca. Sebab, karakter red flag male lead disini seolah mendapatkan karma dan kelimpungan menghadapi perempuan kesayangannya. Alhasil, aksinya yang caper berhasil menyusup ke dalam konflik yang sebetulnya berat dalam komik ini.
Oh iya, Black Chains statusnya masih on-going ya. So, kamu berminat baca?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Terapi Gratis Anti-Stres: Keajaiban Memeluk Pohon yang Jarang Disadari
-
Dilema Ular Jelmaan Pembawa Pesan Petaka dan Tangis Mbah Darmi
-
Isekai Via Lemari dalam Film Narnia: The Lion, The Witch, and The Wardrobe
-
Ulasan Killing Season: Saat Dendam Masa Lalu Berujung Perang Gerilya yang 'Lanang Tenan'
-
Masterpiece yang Carut Marut: Kelebihan dan Kekurangan Film Snake Eyes: G.I. Joe Origins
Artikel Terkait
-
Manhwa The Emperor Thinks I'm Dying, Definisi Malu Bertanya Sesat di Jalan!
-
Review Manhwa Under the Oak Tree, Realita Kehidupan Pernikahan yang Relate?
-
5 Rekomendasi Manhwa Tema Reinkarnasi Terbaik
-
Petualangan Baru Dimulai: Solo Leveling Ragnarok Rilis Agustus 2024!
-
5 Fakta Jo Jahyun, Main Character yang Keren dari Webtoon 'Wind Breaker'
Ulasan
-
Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta
-
Land Maggie OFarrell: Ketika Tanah Menyimpan Luka dan Sejarah
-
Review Film It's My Time: Seni Menghargai Masa Tua dengan Cara yang Indah
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Mengulas Memoar Educated: Ketika Pendidikan Menjadi Jalan Keluar
Terkini
-
Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya
-
Ketika 'Bad News' Bagi Kita Adalah Tragedi Pahit Bagi Mereka
-
Menjeda Rutinitas Sejenak, Menemukan Kebahagiaan Sederhana di Tempat Camping
-
Menilik Sisi Rapuh Stray Kids Lewat Lagu Sorry, I Love You, Bikin Nyesek!
-
Karier atau Kesehatan Mental, Haruskah Selalu MemilihThe more I see things like this, Salah Satunya?