Menjaga kesehatan adalah sebuah kewajiban bagi siapa saja, tanpa terkecuali. Menjaga kesehatan merupakan sebuah upaya agar kita bisa terhindar dari beragam jenis penyakit, baik itu penyakit yang ringan, lebih-lebih penyakit berat yang bisa mengancam nyawa.
“Jagalah sehatmu sebelum sakitmu” adalah salah satu pesan Rasulullah Saw. yang coba dibahas dalam buku terbitan Trenlis (Yogyakarta) ini. Kesehatan adalah nikmat yang sangat berharga, bahkan lebih berharga dari aneka harta benda.
Lantas, bagaimana cara kita menjaga kesehatan? Tentunya, ada banyak cara yang bisa kita lakukan agar jiwa dan raga kita dalam kondisi sehat. Di antaranya ialah tidak terlalu lelah dalam beraktivitas, istirahat yang cukup, minum air putih yang cukup, rajin berolahraga, dan tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang dilarang oleh hukum agama.
Perihal pentingnya menjaga kesehatan, Rasulullah Saw. pernah menjelaskan bahwa kesehatan merupakan salah satu hak bagi tubuh manusia. Dengan demikian, jelaslah bahwa kita wajib memenuhi hak tersebut, yaitu dengan menjaga dan memelihara kesehatan tubuh dengan sebaik-baiknya (hlm. 5-6).
Apakah dengan rutin menjaga kesehatan, penyakit tidak akan hadir dalam hidup kita? Mungkin ada sebagian orang yang mempertanyakan hal ini. Kalau menurut pandangan saya, yang namanya sakit itu datang tidak pandang bulu. Entah itu orang kaya maupun miskin, bisa saja terkena suatu penyakit ketika Allah telah berkehendak.
Hal yang terpenting bagi kita adalah berikhtiar atau berusaha untuk menjaga tubuh kita dari hal-hal yang bisa memunculkan penyakit. Lalu setelah itu, kita pasrahkan semuanya pada Allah, memohon agar kita dijauhkan dari beragam jenis penyakit.
Jangan sampai kita menjadi hamba yang lalai, hanya berikhtiar tanpa menyertakan Allah di dalamnya. Usaha dan doa adalah dua hal yang tak boleh kita abaikan dalam hidup ini.
Sembuh atau tidaknya seseorang dari penyakit fisik atau jiwa tergantung dari kehendak Allah. Jika Allah berkenan menyembuhkan, maka kita akan disembuhkan, meski melalui serangkaian proses yang cukup panjang dan melelahkan. Di situlah letak pentingnya kita berikhtiar. Dalam berikhtiar, kita wajib melibatkan Allah. Sebab, Dialah yang memiliki otoritas penuh atas segala sesuatu (hlm. 7).
Terbitnya buku ‘Jagalah Sehatmu Sebelum Sakitmu’ karya Abu Khatib an-Nabhani ini layak dijadikan sebagai bacaan keluarga. Bacaan bermanfaat yang akan membantu kita lebih peduli dengan kesehatan kita.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Menghardik Gerimis, Menikmati Cerita-Cerita Pendek Sapardi Djoko Damono
-
Warisan Leluhur Negeri Tirai Bambu: 88 Kisah yang Bikin Kamu Lebih Bijak
-
Kenapa Luka Batin Tidak Pernah Hilang? Mengungkap 'Kerak' Trauma yang Membentuk Diri Anda
-
Dikatakan Atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta: Memahami Rasa Lewat Sajak Tere Liye
-
Inspirasi Kebijaksanaan Hidup dalam Novel Sang Pemanah
Artikel Terkait
-
Sholat Nisfu Syaban 2025 Baca Apa Saja? Ini Niat, Tata Cara hingga Doa Khusus
-
Viral di X, Bolehkah Donor Organ Tubuh usai Meninggal menurut Agama Islam?
-
Mengapa Menjemur Pakaian di Dalam Ruangan Bisa Membahayakan Kesehatan?
-
Jerman Tolak Pengusiran Warga Palestina dari Gaza: Melanggar Hukum Internasional!
-
Kejagung Pastikan Efisiensi Anggaran Tak Pengaruhi Proses Penanganan Perkara Hukum
Ulasan
-
Tak Semua Orang Tua Layak jadi Figur Ayah-Ibu, Kisah Getir Cinta untuk Nala
-
Ulasan Novel Sylvia's Letters, Transformasi Karakter Melalui Tulisan
-
Setelah Air Mata Kering: Bab Tionghoa yang Hilang dari Buku Sejarah Sekolah
-
Cak Dlahom: Sosok "Nyeleneh" yang Bikin Kamu Malu karena Sok Tahu
-
Untuk Melihat, Kita Butuh Kerendahan Hati: Sisi Haru di Novel Sang Alkemis
Terkini
-
Nominasi Lengkap Crunchyroll Anime Awards 2026, Didominasi DAN DA DAN!
-
INFJ 101: Rahasia Si Penasihat Misterius yang Hobi Curhat tapi Susah Terbuka
-
Dipuji Pemain Ligue 1, Dony Tri Pamungkas Berpeluang Lanjutkan Karier di Eropa?
-
4 Serum Hexylresorcinol Penyelamat Atasi Dark Spot, PIH, dan Kulit Kusam
-
Siomay Sapu-Sapu: Antara Kreativitas Kuliner dan "Jebakan Batman" Kesehatan