Sikap empati dan saling tolong-menolong kepada sesama adalah hal yang patut diajarkan kepada anak-anak. Sebab, dengan mengajarkannya sedini mungkin, kebiasaan tersebut akan tertanam di pikiran bawah sadar yang memungkinkan mereka untuk menjadikannya sebuah kebiasaan.
Salah satu sarana yang bisa digunakan untuk mengajarkan anak mengenai sikap-sikap yang baik adalah melalui buku.
Terkait dengan ajaran tentang sikap empati dan saling menolong, hal tersebut bisa ditemukan dalam buku berjudul 'Beruang dan Sahabatnya' karya Renny Yuniar.
Buku yang diilustrasikan oleh Cecillia Hidayat adalah salah satu buku dari serial Petualangan Peoni dan Neko. Yakni sosok gadis kecil dan kucingnya yang mengalami berbagai petualangan menarik.
Pada seri ini, Peoni dan Neko bertemu dengan beruang besar yang baik hati beserta teman-temannya, yakni gadis bernama si Salju Putih dan Mawar Merah.
Cerita bermula saat Peoni membuka sebuah buku dongeng ajaib. Peoni bersama Neko tiba-tiba masuk dalam cerita tersebut dan terjebak dalam sebuah hutan dengan pemandangan yang indah.
Di sanalah mereka bertemu dengan sang Beruang lalu berkunjung ke rumah Salju Putih dan Mawar Merah untuk melindungi diri dari badai salju. Selama tinggal di sana, mereka pun menjadi akrab satu sama lain.
Hingga tibalah musim panas dan Beruang pamit untuk kembali ke gua nya. Sang Beruang ingin melindungi hartanya di gua yang menjadi incaran si Orang Kerdil.
Rupanya, Orang Kerdil ini adalah kurcaci yang jahat. Ketika bertemu dengan Orang Kerdil, Sang Beruang pun terlibat perkelahian. Dengan segala usahanya, akhirnya Beruang menang dan ia berubah menjadi seorang pangeran yang tampan.
Ternyata, selama ini ia berada di bawah pengaruh sihir Orang Kerdil yang mengubahnya menjadi sosok beruang.
Pangeran pun menikahi Salju Putih, lalu Mawar Merah dijodohkan dengan saudara dari pangeran. Mereka pun hidup bahagia.
Dari cerita Beruang dan Sahabatnya ini, anak-anak bisa belajar tentang empati dan saling menolong. Kisah Salju Putih dan Mawar Merah yang menolong Sang Beruang tanpa pamrih bisa dijadikan oleh anak-anak agar mau berbagi kebaikan dengan siapa saja tanpa memandang siapapun. Dan yang perlu diingat, bahwa kebaikan yang kita berikan kepada orang lain suatu saat nanti akan kembali kepada diri kita sendiri.
Hanya saja, dari segi cerita, plotnya terlalu gampang untuk ditebak. Pada beberapa bagian tiba-tiba terjadi begitu saja tanpa adanya penjelasan yang lebih detail. Narasinya kurang mengalir, dan ada beberapa konflik cerita yang terkesan dipaksakan.
Tapi secara umum, buku ini cukup menghibur. Bagi pembaca yang mencari buku dongeng anak yang relatif singkat, kisah Beruang dan Sahabatnya dalam serial Peoni dan Neko ini bisa menjadi alternatif bacaan untuk anak-anak!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Inner Child, Trauma, dan Topeng Superhero: Pelajaran dari Buku dr. Andreas
-
The Let Them Theory: Buku dengan Konsep Sederhana untuk Hidup Lebih Tenang
-
Buku Ya Tuhan, Desain Grafis, Deadline, Doa: Curhat Absurd Pekerja Kreatif
-
Refleksi Idul Adha dalam Pendidikan Anak di Buku Kiat Menjadi Guru Keluarga
-
Dear You: Antara Cinta, Patah hati, dan Kisah yang Tak Pernah Usai
Artikel Terkait
-
Buku The Goodbye Process: Mengeksplorasi Cara Manusia Menghadapi Perpisahan
-
Benarkah Jumlah Buku yang Dibaca Menunjukkan Karakter Seseorang?
-
Ulasan Buku Catatan Kriuk untuk si Single, Kiat Menjadi Jomblo yang Bahagia
-
Novel Ghost Forest: Mengeksplorasi Pengalaman Imigran Hong Kong di Kanada
-
Ulasan Buku Monster Motivasi: Ketika Motivasi yang Biasa Saja Tidak Cukup
Ulasan
-
Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health
-
Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik
-
Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu
-
Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil
-
Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan
Terkini
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang
-
Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang
-
Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh