Penyuka lagu ballad merapat, karena EXO punya lagu melankolis dalam tajuk 'Miracles in December'. Lagu dalam album musim dingin ini dirilis pada 9 Desember 2013.
Di mana 'Miracles in December' dinyanyikan dalam 2 versi yaitu berbahasa Korea dan berbahasa China.
Lagu ini bercerita tentang seseorang yang harapan adanya keajaiban di musim dingin untuk kembali pada kekasihnya. Masing-masing member EXO tampak belum bisa move on dan mengenang kekasihnya yang sudah pergi.
Ada yang melukis, memandang hadiah, menyiapkan buket bunga, hingga menatap ke luar jendela. Namun semya itu sia-sia karena sosok gadis itu tampak menghilang dan menyisakan member EXO seorang diri.
Dengan latar yang serupa tempat membeku, 'Miracles in December' seolah menggambarkan seseorang yang juga membeku karena terjebak di masa lalu dan belum siap menatap masa depan.
Dengan iringan piano dan vokal kuat dari Chen, Baekhyun, dan D.O. serta Luhan yang menggantikan D.O. untuk versi Mandarinnya, lagu ini tampak menyedihkan dan benar-benar menggambarkan kepiluan setelah si dia tidak lagi di sisi.
EXO pun berusaha menemukan dan mendengar kembali gadisnya tapi semua terasa nihil. Mereka pun merasa lemah karena kesedihan yang dialami. Namun setelahnya, EXO juga mulai instropeksi diri dengan menyalahkan diri sendiri.
Karena perpisahan ini disebabkan sifat mereka yang egois dan kurang mengerti keadaan si gadis. Terlalu melihat pada diri sendiri pun lambat laun akan menyebabkan keretakan pada sebuah hubungan. Dimana mereka bahkan tidak menyadari ada sifat yang menyakiti si dia.
Melalui liriknya EXO juga menggambarkan si gadis seperti dunianya yang berharga. Sehingga mereka terus berharap setiap tetes air mata dan kepingan salju ini bisa mengantar pertemuan dengan mantannya.
Bahkan mereka berharap bisa menghentikan waktu dan kembali ke masa lalu. Dimana kenangan di masa itu terisi oleh mereka berdua yang sangat ia syukuri.
Lagu ini bisa membuatmu meleleh karena vokal angelic dari Chen. Nada tinggi yang bisa ia lakukan tanpa kesulitan memang banyak membuat orang tercengang.
Namun, vokal Baekhyun dan D.O. yang lembut tapi tegas juga membuat Miracle in December semakin adiktif dan mudah dicintai sejak awal.
BACA BERITA ATAU ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE
Baca Juga
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review The Sweater: Pelajaran Sederhana tentang Berbagi dan Peduli
-
Review Dikichi Kediri: Sensasi Crispy Hot Chicken yang Renyahnya Bikin Nagih!
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
Memahami Zeus's Law dalam Film The Odyssey, Penyederhanaan Xenia Epos Homer
-
Ulasan Bloody Flower: Ketika Pembunuh Jadi Harapan Terakhir Banyak Orang
Terkini
-
Privasi vs Transparansi: Haruskah Pasangan Saling Membuka Akses Digital?
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kisah Ibu Hamil Naik KRL Jam Sibuk: Antara "Misuh-misuh" dan Keajaiban Pin Prioritas
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?