Buku kedua dari seri Lima Sekawan karya Enid Blyton berjudul Beraksi Kembali. Seperti buku-buku lain dalam seri ini, ceritanya memang ditujukan untuk pembaca anak-anak, tetapi tetap relevan dan menyenangkan bagi pembaca remaja yang ingin menikmati petualangan sederhana, seru, dan penuh misteri.
Sinopsis
Kisah ini dimulai dengan kedatangan Lima Sekawan—Julian, Dick, George, Anne, dan anjing setia mereka, Timmyke Pondok Kirrin untuk menghabiskan liburan Natal. Pondok Kirrin merupakan rumah pertanian milik Tuan dan Nyonya Sanders, dan di tempat ini hewan peliharaan seperti Timmy diperbolehkan ikut tinggal.
Selama liburan, Julian dan Dick tetap belajar bersama seorang tutor bernama Tuan Roland untuk mengejar pelajaran yang tertinggal akibat sakit. Atas permintaan orang tuanya, George pun ikut belajar bersama Tuan Roland.
Dengan izin Nyonya Sanders, George menunjukkan kepada sepupu-sepupunya seluk-beluk rumah pertanian Kirrin, termasuk sebuah lemari dengan sandaran tiruan di lantai atas. Dalam petualangan mereka menjelajahi rumah tersebut, mereka menemukan sebuah lubang di dinding sebesar bola sepak, cukup untuk memasukkan tangan atau kepala.
Saat Dick meraba lubang itu, ia menemukan sebuah buku kuno milik keluarga Sanders serta secarik kain linen tua bertuliskan bahasa Latin. Karena tidak memahami bahasa tersebut, mereka meminta bantuan Tuan Roland untuk menerjemahkannya.
Pesan dalam kain linen itu berisi petunjuk tentang sebuah kamar yang menghadap ke timur dengan delapan papan kayu di dalamnya. Petunjuk tersebut mengarah pada keberadaan sebuah lorong rahasia. Namun, sebelum misteri lorong itu berhasil dipecahkan, berkas-berkas penting milik Paman Quentin tiba-tiba dicuri.
George mulai mencurigai Tuan Roland sebagai pelakunya, meski mereka belum memiliki bukti apa pun. Penyelidikan berlanjut hingga akhirnya mereka menemukan lorong rahasia yang menghubungkan rumah Paman Quentin dengan Pondok Kirrin. Kecurigaan mereka semakin kuat ketika melihat Tuan Roland sering pergi ke rumah pertanian Kirrin.
Saat menyusuri lorong dan Pondok Kirrin, mereka bertemu dua orang yang mengaku sebagai seniman. Belakangan diketahui bahwa keduanya adalah seniman gadungan, teman Tuan Roland yang ditugaskan mengambil berkas-berkas rahasia Paman Quentin.
Dalam situasi berbahaya, Lima Sekawan bersembunyi di sebuah kamar dan tanpa sengaja menemukan berkas-berkas penting tersebut. Namun, mampukah mereka membuktikan bahwa Tuan Roland adalah pencurinya, mengingat mereka masih anak-anak dan kebenaran harus dibuktikan dengan fakta, bukan sekadar dugaan?
Kelebihan Buku
Buku ini menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, baik dalam versi asli maupun terjemahannya, sehingga cocok untuk anak-anak. Tanda baca digunakan dengan jelas dan terdapat ilustrasi yang membantu pembaca membayangkan latar cerita. Selain itu, buku ini juga mengandung pesan moral, seperti pentingnya tidak mudah menyerah, percaya pada diri sendiri, serta menghargai bantuan dari orang-orang di sekitar kita baik teman, keluarga, maupun orang asing.
Kekurangan Buku
Buku Beraksi Kembali tidak dilengkapi dengan daftar isi, sehingga menyulitkan pembaca yang ingin kembali ke bab tertentu. Selain itu, terdapat beberapa ungkapan yang kurang cocok untuk pembaca anak-anak.
Identitas Buku
- Judul : Lima Sekawan: Beraksi Kembali
- Judul Asli : Five Go Adventuring Again
- Penulis : Enid Blyton
- Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
- Tahun Terbit : 2018
- Jumlah Halaman : 240 halaman
- ISBN : 9786020321264
Baca Juga
-
Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?
-
Sound Horeg dan Pertanyaan yang Belum Usai: Pantaskah Ia Disebut Budaya?
-
Mengenal Midah, Tokoh Perempuan Pramoedya sebelum Nyai Ontosoroh
-
Setia pada Provider Lama Nyaman, tapi Mengapa XL Kembali Menarik Perhatian?
-
Dari Marie Curie hingga Dinosaurus: Bagaimana Buku Ini Membuka Pintu Dunia Sains untuk Anak-Anak?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Dianggap Cacat, Jaksa di Bad Prosecutor Justru Melawan Penegak Hukum Korup
-
Ulasan Toy Story 5: Ketika Gadget Perlahan Mengambil Alih Masa Kecil Anak
-
Bukan Kisah Menyeramkan, Ini Keunikan Persahabatan di Buku The Skeleton and the Cat
-
Ulasan Novel Dompet Ayah, Sepatu Ibu: Catatan Perjuangan Karya J.S. Khairen
-
Fourteen Ways of Looking at Jellyfish: 14 Cara Melihat Keajaiban Ubur-Ubur
Terkini
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
Konten Mindfulness Maudy Ayunda Dikritik Tone Deaf, di Mana Letak Masalahnya?
-
Kalau Namanya Makan Bergizi Gratis, Mana Jaminan Gizinya?
-
Saat Program Andalan Memakan Korban, Bukankah Presiden Seharusnya Geram?
-
Catat Tanggalnya! NCT Wish Siap Merilis Album Terbaru 'I SPY' Oktober Depan