Belakangan ini, genre horor di kalangan remaja Indonesia tumbuh subur layaknya jamur di musim hujan. Salah satu seri yang cukup menyita perhatian adalah podcast JanganDiklik, sebuah seri horor-misteri garapan Lexie Xu.
Dalam seri ini, sebuah tautan atau podcast misterius yang muncul di ponsel menjadi pintu masuk bagi teror gaib dan rahasia kelam yang menghantui para karakternya. Namun, yang membuat seri ini menarik adalah bagaimana penulisnya tidak terjebak sepenuhnya pada mistisisme; masih ada ruang luas bagi pembaca untuk berdialog dengan logika di tengah-tengah kengerian yang disajikan.
Sinopsis
Dianggap sebagai pembawa sial sejak hari pertamanya di dunia, Magma Taraka harus menjalani kehidupan yang menyedihkan. Kelahirannya menjadi tragedi karena merenggut nyawa sang ibu, sebuah kejadian yang membuat ayahnya tidak pernah bisa memaafkannya.
Selama bertahun-tahun, Magma tumbuh dalam bayang-bayang kebencian sang ayah yang menyalahkannya seumur hidup atas kematian istrinya. Situasi semakin menyesakkan ketika ayahnya menikah lagi; kasih sayang sang ayah sepenuhnya beralih kepada ibu tiri dan adik-adik tirinya, sementara Magma diabaikan seolah ia tidak pernah ada di rumah itu.
Namun, roda nasib berputar dengan cara yang kejam. Sebuah kecelakaan maut merenggut nyawa ayah, ibu tiri, dan adik-adik tirinya dalam sekejap, menyisakan Magma sebagai satu-satunya anggota keluarga yang selamat.
Tragisnya, duka kehilangan itu justru menjadi gerbang isolasi baru baginya. Keluarga besar sang ayah enggan mengurus anak yang mereka cap sebagai pembawa sial, sehingga Magma diasingkan jauh ke Sukabumi untuk tinggal bersama Nenek Gayatri.
Meskipun nenek kandung, Gayatri bukanlah sosok yang hangat bagi Magma. Beliau adalah seorang juragan teh kaya raya yang telah lama meninggalkan keluarga besar dan memutus hubungan dengan masa lalunya. Bersamaan dengan perpindahan ke perkebunan teh yang sunyi tersebut, sesuatu dalam diri Magma berubah.
Pascakecelakaan, indra keenamnya tiba-tiba aktif. Ia mulai melihat sosok-sosok yang tidak kasat mata arwah yang terjebak di antara dunia manusia dan alam baka yang perlahan membawa Magma masuk ke dalam pusaran misteri yang lebih gelap dari kehidupan masa kecilnya. Di rumah nenek, Magma harus mematuhi aturan aneh: dilarang keluar malam, wajib sarapan dan makan malam bersama, serta larangan keras mengintip kamar sebelah apapun yang dia dengar.
Di sekolah baru, Magma tidak punya banyak teman, hingga ia bertemu Mona, teman yang mengaku bisa melihat makhluk gaib. Sejak kecelakaan, Magma sendiri mulai bisa melihat penampakan hantu, namun ia selalu berusaha menepisnya. Magma memegang teguh keyakinan bahwa arwah orang meninggal sudah berada di alam barzah, sehingga sosok yang ia lihat berkeliaran di kebun teh hanyalah penampakan jin.
Namun, logika Magma terusik. Jin-jin tersebut seolah terus mengikutinya dan meminta bantuan agar kematian mereka diungkap. Hal ini membuat Magma pusing; bukankah jika seseorang sudah meninggal, hubungan dengan dunia manusia seharusnya sudah putus?
Dalam kegelisahan itu, Magma selalu berusaha berpikir positif dan mengalihkan pikiran negatifnya dengan membaca ayat suci Al-Qur'an serta mendengarkan murottal untuk menenangkan batinnya.
Bersama Mona, teman sekolahnya yang mengaku memiliki kemampuan serupa, mereka menyelidiki teror hantu Sila, siswi yang tewas mengenaskan di kebun teh setelah diperkosa.
Teror ini menghantui geng Gugum, sekelompok perundung di sekolah mereka. Di saat yang sama, ponsel Magma terus menerima notifikasi podcast misterius berjudul "JanganDiklik" yang seolah memandu jalannya penyelidikan.
Misteri semakin pelik ketika Magma menyadari bahwa ia memiliki kemampuan "Mata Magma", yakni dapat melihat masa lalu seseorang lewat tatapan mata. Melalui kemampuan ini, ia mengungkap kebenaran kelam di balik kalung berlian yang menghubungkan kematian Lili, pemerkosaan Sila, dan kejahatan ketua OSIS yang selama ini tampak suci. Kebenaran pun terungkap: Nenek Gayatri ternyata menyimpan mumi Lili, ayah dan ibunya di kamar sebelah karena tidak sanggup berpisah dengan orang tersayang. Akhirnya, sang ketua OSIS harus menerima balasan setimpal atas perbuatannya. Kehidupan Magma pun berangsur tenang setelah rahasia-rahasia terkubur itu akhirnya tersingkap.
Refleksi dan Analisis
Novel ini adalah perpaduan unik antara kengerian supranatural dan detektif. Bagi saya, keunggulan utama Mata Magma terletak pada caranya menjembatani ketakutan dengan nalar. Usaha Magma untuk menepis hal mistis dengan perspektif yang lebih logis memberikan warna tersendiri. Meskipun pada akhirnya ia harus mengakui keberadaan dunia lain, alur ceritanya tetap terasa membumi karena setiap misteri supranatural memiliki akar penyebab yang bisa dijelaskan oleh tindakan manusia.
Mata Magma cukup menegangkan dan mampu diselesaikan dalam sekali duduk. Meski menurut saya visual sampulnya kurang mewakili kedalaman isi ceritanya, narasi yang disusun Lexie Xu dan Arumi E. sangatlah kuat. Penulis bahkan memberikan petunjuk akan adanya sekuel melalui notifikasi podcast di akhir cerita, yang tentu saja membuat pembaca menantikan kelanjutannya.
Identitas Buku
Judul: Mata Magma
Penulis: Lexie Xu dan Arumi E.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit: 2025
ISBN: 9786020682976
Baca Juga
-
Lotus Taxi: Misteri Malam Hari dengan Penumpang yang Tak Selalu Manusia
-
About 7 Memories: Sebuah Potret Persaudaraan Toksik yang Menghancurkan Jiwa
-
Cantik tapi Kelam: Merasakan Perihnya Luka Sejarah Lewat Kebaya Merah di Tebing Kanal
-
Single Mom Melawan Stigma Janda Lemah: Bagaimana Irene Mengubah Luka Menjadi Kekuatan?
-
Pramoedya di Mata Adiknya: Inilah Sisi Maestro yang Tak Pernah Terungkap!
Artikel Terkait
Ulasan
-
Little Brother: Meniti Badai Ego dan Perjuangan Menemukan Kedamaian Bersama
-
Mengurai Surat Cinta Sinema yang Tersirat dalam Film Minions & Monsters
-
Novel Chirping Town, Jasa Penonton Bayaran untuk Menciptakan Kericuhan
-
Lotus Taxi: Misteri Malam Hari dengan Penumpang yang Tak Selalu Manusia
-
About 7 Memories: Sebuah Potret Persaudaraan Toksik yang Menghancurkan Jiwa
Terkini
-
Piala Dunia 2026 dan Nestapa Korea Selatan yang Kembali Harus Menanggung Beban Prestasi Semu
-
Bawa Inggris ke Babak 16 Besar, Harry Kane Kejar Gol Messi dan Mbappe
-
Terungkap! Ini 7 Alasan Kenapa Jersey Sepak Bola Piala Dunia Harganya Mahal
-
Sukses di Bioskop, Project Hail Mary Bakal Hadir di Prime Video Mulai Besok
-
Argentina Dituding Anak Emas dan Dapat Jalur Lawan Lebih Mudah, Benarkah?