facebook

Sinopsis Drama Thailand 55:15 Never Too Late Episode 14, Waktu yang Hampir Habis

Lintang Larissya
Sinopsis Drama Thailand 55:15 Never Too Late Episode 14, Waktu yang Hampir Habis
Cuplikan adegan drama Thailand episode 14 '55:15 Never Too Late' [instagram/gmmtv]

Drama Thailand terbaru dari rumah produksi GMMTV berjudul ‘55:15 Never Too Late’ tengah menjadi perbincangan hangat baik di lokal maupun internasional. Pasalnya, drama Thailand ini memberikan cerita yang menarik dan unik, mengisahkan tentang orang dewasa berusia 55 tahun kembali ke masa remaja berusia 15 tahun dalam satu malam secara misterius. 

Drama bergenre fantasi ini menampilkan aktor dan aktris muda Thailand antara lain Nanon Korapat, Piploy Kanyarat, Khaotung, Kayavine, dan View Benyapa. Sementara itu Jeep Wasu, Nok Sinjai, Kob Songsit, Amarin Nitibhon, dan Kara Polasit berperan sebagai versi dewasanya.

Sinopsis drama Thailand ‘55:15 Never Too Late’ episode 14

Piphu mendapatkan kabar baik, ia mendapatkan peran utama dalam drama boys love. Namun, sayangnya Songpol gagal saat casting. Meskipun begitu, Songpol tidak sedih karena menurutnya Piphu layak untuk menjadi aktor.

Piphu juga mengatakan kalau ia mulai menerima ayahnya yang memutuskan untuk menikah lagi. Dia sudah cukup melihat ayahnya bersedih sendirian. Kali ini, Piphu hanya ingin melihat ayahnya bahagia bersama wanita pilihannya. Begitu pula dengan Songpol, ia merelakan Mathee, ayah Piphu, untuk menjalani kehidupan baru dengan pemilik hatinya saat ini. 

Di sisi lain, murid-murid Jarunee sudah mengetahui sosok guru mereka yang berubah menjadi umur 15 tahun. Jarunee meminta tolong kepada Noinae dan Joom untuk membantunya mempersiapkan sesuatu untuk ayah dan dirinya. Ia ingin makan di restoran kesukaan ayah dan dirinya yang sudah lama tidak mereka kunjungi. Jarunee merasa waktunya sudah tidak lama lagi. Oleh karena itu, ia menyiapkan segala sesuatu sebelum benar-benar pergi meninggalkan ayahnya yang mengidap penyakit Alzheimer sendirian. 

Namun, sebelum pergi, Jarunee ingin melakukan satu hal yang belum pernah ia lakukan seumur hidup yaitu menggelar pesta ulang tahun dengan kue, balon, dan kado yang melimpah. 

Sementara Seksan kebingungan karena sikap Prim yang berubah secara tiba-tiba. Prim tidak ingin bertemu dengan Seksan dengan terus menerus menghindarinya. Bahkan, Prim memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya. Bingung dengan perubahan sikap Prim secara tiba-tiba, Kiki, keponakan Prim mengatakan kalau ini semua disebabkan oleh Seksan yang saat ini justru terdiam kebingungan.

Demi meraih kembali ketenarannya, Jaya giat berlatih vokal. Ia juga mulai aktif mengunggah video menyanyi di kanal YouTube dan berhasil mendapatkan dukungan dari netizen.

Suatu malam, geng 55:15 mendapatkan mimpi aneh yang sama secara bersamaan. Kelimanya bertemu dengan wujud dewasa di tempat fotokopian yang diduga merupakan tempat ajaib yang membawa mereka kembali ke usia muda. Secarik kertas tertulis “Apakah kamu memanfaatkan kesempatan dengan baik?”. Mereka menganggap ini adalah sebuah peringatan karena waktu mereka hampir habis. Sedangkan masih banyak hal yang belum dilakukan oleh geng 55:15. 

Lalu apa yang dilakukan oleh geng 55:15 selanjutnya? Apakah mereka akan pasrah dan kembali ke wujud asli mereka, menjadi orang dewasa berusia 55 tahun atau justru mereka mencari kesempatan lain agar tetap hidup di usia 15 tahun? Ketahui jawabannya di episode ‘55:15 Never Too Late’ minggu depan hanya di kanal YouTube GMMTV atau Disney+ Hotstar setiap hari Minggu dan Senin.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak