Vokalis Kangen Band, yakni Andhika, dikabarkan baru saja melaporkan kekerasan verbal terhadap anaknya kepada pihak yang berwajib.
Hal ini ia sampaikan kepada awak media ketika diwawancara. Potongan wawancara ini diunggah ulang oleh akun instagram @lambegosiip pada Kamis (16/11/2023) beberapa waktu yang lalu.
Pada keterangan yang terdapat pada video tersebut, disebutkan bahwa Andhika melaporkan kekerasan verbal terhadap anaknya ini kepada Polresta Bandar Lampung pada Selasa (14/11/2023) kemarin.
Akibat kejadian ini, anak laki-laki Andhika yang berumur 7 tahun tersebut sampai dirawat di RSUD Abdul Moeloek lantaran tidak mau makan. Andhika mengatakan bahwa kejadian tersebut membuat anaknya menjadi shock berat.
BACA JUGA: Sempat Geger Tak Tutupi Bagian Dada, Denise Chariesta Ungkap Alasan Ogah Pakai Baju saat Menyusui
“Sesuai dengan ketentuan hukum aja. Karena kekerasan verbal sih lebih ke situ, mengakibatkan anak saya gak mau makan, trus makan dua sendok muntah, ketemu orang takut, takut pah, takut ditempeleng, ga mau sekolah dia,” ujar Andhika kepada awak media sembari menjelaskan keadaan anaknya tersebut.
Andhika juga menceritakan kronologi terjadinya hal tersebut. Kekerasan tersebut terjadi ketika ada kontes Hari Pahlawan di SDIT Baitul Jannah, pada Jumat (10/11/2023) beberapa waktu yang lalu. Acara tersebut dimeriahkan dengan pertunjukkan seni di atas panggung. Sebagian murid-murid pun bermain di bawah.
Pada saat itu, anak laki-laki Andhika bercanda dengan salah seorang temannya. Ia mengambil mainan temannya tersebut, sehingga sang teman menangis. Kejadian ini membuat ayah dari si anak menjadi marah.
“Dia bentak-bentak anak saya, ada sejumlah saksi guru dan wali murid. Saat itu anak saya ditemani pekerja rumah tangga (PRT),” ujar Andhika seperti dikutip dari unggahan akun instagram @lambegosiip.
BACA JUGA: Leon Dozan, Anak Artis Senior Willy Dozan Aniaya Pacar sampai Nantangin Polisi
Andhika pun menyesalkan kejadian ini sebab anak laki-lakinya tersebut hanyalah anak kecil.
“Jangan bentak anak saya karena ada nomor telepon saya di grup wali kelas. Seharusnya biar guru BK yang menegur,” ujar Andhika lebih lanjut.
Keputusan yang diambil oleh Andhika untuk melaporkan kejadian ini pun mendapat respon yang beragam dari para netizen.
“Itulah dunia, dulu sering dilapor sekarang giliran dia yang melapor. Sebagai seorang ayah saya akan melakukan hal yang sama,” ujar seorang netizen dengan nama akun @y***.
“Lanjutin bang, saya dukung. No bullying. Apalagi ini anak di bully sama orang tua,” ujar netizen lainnya dengan nama akun @m***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS