Soraya Intercine Films kembali melanjutkan semesta horor legendaris Suzzanna lewat film terbaru berjudul Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Film ini menjadi proyek remake ketiga setelah sebelumnya meraih perhatian besar melalui Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2023). Mengusung tema santet, dendam, dan cinta terlarang, film ini menjanjikan kisah horor yang tak hanya menakutkan, tetapi juga sarat konflik batin.
Berbeda dari dua film sebelumnya, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa menghadirkan nuansa cerita yang lebih kelam dan emosional. Teror yang disuguhkan tidak hanya datang dari praktik ilmu hitam, tetapi juga dari pilihan-pilihan hidup yang dipenuhi luka, kemarahan, dan konsekuensi moral.
Sinopsis Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Film ini berfokus pada sosok Suzzanna, seorang perempuan desa yang dikenal baik hati dan pendiam. Tanpa disadari, Suzzanna diam-diam menjadi objek cinta Bisman, penguasa desa yang terkenal kejam, ambisius, dan haus kekuasaan. Penolakan Suzzanna atas perasaan Bisman justru memicu amarah besar dalam diri pria tersebut.
Dikuasai oleh ambisi dan rasa memiliki yang berlebihan, Bisman melakukan tindakan keji dengan menyantet ayah Suzzanna hingga meregang nyawa. Kematian sang ayah menjadi pukulan telak bagi Suzzanna dan meninggalkan luka mendalam yang perlahan berubah menjadi dendam membara. Dalam keputusasaan dan rasa kehilangan, Suzzanna mulai menapaki jalan gelap dengan mempelajari ilmu santet demi membalas perbuatan Bisman.
Seiring waktu, Suzzanna menyadari bahwa dunia yang ia masuki bukanlah jalan tanpa harga. Kekuasaan Bisman ternyata jauh lebih besar dari yang ia bayangkan. Teror demi teror mulai menghantui, bukan hanya musuh-musuhnya, tetapi juga dirinya sendiri. Praktik santet yang dijalaninya perlahan menggerogoti batin dan nuraninya.
Di tengah konflik batin tersebut, Suzzanna bertemu dengan Pramuja, seorang pria saleh yang tulus dan jauh dari intrik kekuasaan. Kehadiran Pramuja menghadirkan secercah cahaya di hidup Suzzanna yang semakin gelap. Tanpa mengetahui masa lalu kelam dan rahasia ilmu hitam yang dipelajari Suzzanna, Pramuja jatuh cinta dengan ketulusan.
Situasi ini menempatkan Suzzanna pada persimpangan sulit. Ia harus memilih antara melanjutkan dendam yang telah menyeretnya ke jurang kegelapan, atau meninggalkan segalanya demi cinta dan kesempatan hidup yang lebih bersih. Namun, dunia santet bukan dunia yang mudah ditinggalkan. Setiap dosa memiliki harga, dan setiap ilmu hitam menuntut tumbal.
Konflik demi konflik berkembang menjadi rangkaian teror yang mencekam. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa tidak hanya menyajikan adegan horor visual, tetapi juga menggali sisi psikologis tentang bagaimana dendam bisa mengubah manusia, serta bagaimana cinta bisa menjadi harapan sekaligus kelemahan.
Daftar Pemain Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
- Luna Maya sebagai Suzzanna
- Reza Rahadian
- Clif Sangra
- Djenar Maesa Ayu
- Restu Triandy
- Iwa K.
- Budi Bima
- Yatti Surachman
- Nunung
Kehadiran Luna Maya kembali sebagai Suzzanna menjadi daya tarik utama film ini. Sementara itu, keterlibatan Reza Rahadian dan Djenar Maesa Ayu menambah bobot akting yang kuat, khususnya dalam menggambarkan konflik batin dan sisi kelam karakter.
Jadwal Tayang Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
Film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada tahun 2026. Dengan tema santet, dendam, dan cinta yang berkelindan, film ini berpotensi menjadi salah satu tontonan horor Indonesia yang paling dinanti. Bukan hanya menawarkan teror, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa juga mengajak penonton merenungkan harga dari sebuah balas dendam dan dosa yang berlapis.