Netflix kembali melakukan perombakan besar pada jajaran kontennya. Platform streaming tersebut kini memutuskan untuk mengakhiri produksi dua serial sekaligus, yakni The Vince Staples Show dan The Abandons.
Season kedua The Vince Staples Show yang dirilis pada November tahun lalu hanya mencatat sekitar 1,7 juta views hingga akhir 2025. Angka ini turun jauh dibandingkan season pertama yang berhasil meraih 4,6 juta views.
Penurunan minat ini dinilai signifikan, mengingat sebagian besar serial Netflix biasanya meraih lonjakan penonton terbesar pada dua hingga tiga bulan pertama penayangan.
Dengan performa yang cenderung stagnan sejak rilis, kecil kemungkinan season kedua The Vince Staples Show akan mengalami peningkatan signifikan.
Padahal secara kualitas, serial ini mendapat sambutan positif dari para kritikus. Namun, satu indikator penting tampaknya menjadi penentu nasibnya: serial tersebut tidak pernah masuk daftar Top 10 Netflix.
The Vince Staples Show bercerita tentang seorang rapper yang mencoba menata ulang hidupnya. Vince Staples digambarkan sebagai musisi yang mulai mencicipi kesuksesan, lalu kembali ke kampung halamannya di Long Beach, California.
Bersama kekasihnya, Deja, Vince berusaha meninggalkan masa lalu. Namun, kenyataan berkata lain. Jejak kehidupannya yang lama terus mengejar, mulai dari polisi yang justru mengidolakan musiknya, teman lama yang kini beralih profesi menjadi perampok bank, hingga musuh-musuh lama yang ingin balas dendam.
Sementara The Abandons membawa penonton ke wilayah perbatasan Amerika Serikat pada 1854. Berlatar di Angel’s Ridge, serial ini berpusat pada perebutan lahan yang sarat kepentingan.
Constance Van Ness melihat sebidang tanah sebagai kunci untuk mengukuhkan warisan keluarganya. Namun, lahan tersebut telah dihuni oleh sejumlah keluarga, termasuk Fiona Nolan dan kelompok orang-orang terpinggirkan yang ia lindungi.
Nolan menolak pergi, sementara Van Ness siap melakukan apa pun demi menguasai tanah itu beserta kandungan perak yang tersembunyi di bawahnya. Konflik dua perempuan ini pun menjadi poros cerita yang menggambarkan kerasnya pertarungan kekuasaan di wilayah frontier.
Lena Headey dan Gillian Anderson didapuk sebagai pemeran utama. Proyek ini juga digarap Kurt Sutter, kreator di balik The Shield dan Sons of Anarchy, sehingga ekspektasi terhadap The Abandons terbilang tinggi sejak awal.
The Abandons tayang perdana pada 9 Desember 2025 dan mencatat hampir 20 juta views dalam 28 hari pertama. Serial ini bahkan sempat bertahan di jajaran Top 10 Netflix selama dua pekan awal.
Namun, mayoritas penonton (sekitar 15 juta) datang pada dua minggu pertama tersebut, sebelum angka penayangan turun drastis setelahnya.
Meski didukung produksi berskala besar dan jajaran pemain papan atas, The Abandons kesulitan mempertahankan perhatian penonton. Kritik mengarah pada karakter yang dianggap kurang kuat, ide cerita yang dinilai tidak fresh, serta materi yang gagal membangun nuansa menegangkan.
Penilaian ini tercermin dalam rating di situs Rotten Tomatoes yang hanya berada di angka 30% dari kritikus dan 52% dari penonton. Hal ini praktis menutup peluang serial The Abandons untuk berlanjut ke season berikutnya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS