Sony Buka Suara, Produksi Sekuel KPop Demon Hunters Terancam Mundur?

Lintang Siltya Utami | Raysazahra A.M
Sony Buka Suara, Produksi Sekuel KPop Demon Hunters Terancam Mundur?
KPop Demon Hunters (Netflix)

Pencinta film KPop Demon Hunters tampaknya harus lebih bersabar menantikan kelanjutan kisah HUNTR/X. Pihak Sony Pictures Animation mengisyaratkan bahwa sekuel film animasi yang sukses besar tersebut kemungkinan tidak akan siap tayang sesuai perkiraan awal pada 2029.

Dalam wawancara The Hollywood Reporter, petinggi Sony Pictures, Kristine Belson, menyebut padatnya agenda promosi dan musim penghargaan membuat proses pengembangan proyek sekuel ikut terdampak. Setelah rangkaian kampanye dan berbagai acara besar rampung, para kreator baru bisa kembali fokus menggarap proyek lanjutan film ini.

“Banyak hal yang harus diurus terkait kampanye penghargaan. Setelah semua hiruk-pikuk, penghargaan, dan pesta besar bersama tokoh-tokoh penting itu ya. Nantinya, semuanya kembali ke mereka berdua di satu ruangan,” ujar Kristine Belson, dikutip pada Sabtu (14/2/2026).

Musim penghargaan tahun ini terbukti membawa hasil manis bagi KPop Demon Hunters. Selain meraih dua nominasi Oscar untuk kategori Film Animasi Terbaik dan Lagu Orisinal Terbaik, film ini juga telah membawa pulang sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk Golden Globe untuk Film Animasi Terbaik dan Grammy Award untuk Lagu Terbaik yang Ditulis untuk Media Visual.

Namun, deretan penghargaan tersebut, ditambah status KPop Demon Hunters sebagai fenomena global, justru menjadi tantangan tersendiri bagi Sony. Situasi ini mengingatkan pada pengalaman studio tersebut saat mengembangkan sekuel Spider-Man: Into the Spider-Verse.

Tantangannya terletak pada menyeimbangkan keinginan memanfaatkan momentum kesuksesan film pertama dengan kebutuhan memberi waktu yang cukup bagi para kreator untuk meracik lanjutan yang benar-benar sepadan.

“Di Spider-Verse, saya sempat berpikir, ‘Bagaimana mereka bisa melampaui Across the Spider-Verse?’ Lalu kami melihat konsep seni dan desain (untuk Beyond the Spider-Verse yang dijadwalkan rilis pada 2027) dan itu benar-benar membuat saya takjub,” kata de Froberville saat ditanya soal bagaimana Sony berencana melampaui KPop Demon Hunters.

“Kami melihat banyak karya seni, tapi apa yang kami lihat di presentasi terakhir itu membuat saya berpikir, ‘Wow.’” imbuhnya.

Tahun ini, KPop Demon Hunters memang sedang berada di puncak popularitas. Statusnya sebagai fenomena global membuat Sony berada di posisi serba sulit: ingin memanfaatkan momentum secepat mungkin, tapi juga tak mau terburu-buru merilis sekuel yang kualitasnya belum maksimal.

Sony sendiri mengaku belajar dari pengalaman menggarap sekuel Spider-Man: Into the Spider-Verse, yang membutuhkan waktu pengembangan panjang demi menjaga standar kualitas. Pendekatan serupa kemungkinan akan diterapkan untuk KPop Demon Hunters.

Terlepas dari berbagai tanda tanya tersebut, sang produser tetap yakin bahwa KPop Demon Hunters akan mengikuti jejak yang sama. Dunia cerita yang luas disebut masih menyimpan banyak potensi yang bisa dieksplorasi lebih dalam di film berikutnya.

“Ini sama seperti Spider-Verse. Dunianya sangat kaya, dunia para iblis dan elemen bintang pop, juga apa yang terjadi pada Jinu. Ada begitu banyak hal yang bisa kami kembangkan,” tambahnya.

Keputusan Sony merilis KPop Demon Hunters langsung di Netflix, alih-alih di bioskop, rupanya terbukti tepat sasaran. Pihak studio mengungkap bahwa popularitas film tersebut justru meledak berkat kekuatan platform streaming.

Dalam beberapa hari pertama penayangan, performanya sempat terlihat biasa saja. Namun, seiring waktu, angka penonton terus meningkat karena faktor rewatch. Bahkan, pihak Netflix sempat menghubungi Sony lebih cepat dari jadwal biasanya untuk mengonfirmasi bahwa film ini menunjukkan lonjakan minat yang signifikan.

Bagi Sony Pictures, pola pertumbuhan yang perlahan tapi konsisten itu menjadi bukti bahwa KPop Demon Hunters memang menemukan rumahnya di layanan streaming. Tak heran jika kemudian film ini tercatat sebagai salah satu judul paling banyak ditonton di Netflix sepanjang 2025.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak