Dunia Solo Leveling kembali menghebohkan penggemar melalui perilisan cerita one-shot terbaru yang berjudul Hunter: Origin. Di tengah masa hiatus panjang seri Ragnarok karena artis utamanya sedang wajib militer, kehadiran kisah ini menjadi jembatan narasi yang sangat krusial bagi para pembaca setianya di seluruh dunia.
Netmarble secara resmi merilis bab khusus Origin untuk memperkenalkan latar belakang karakter orisinal yang sangat unik bernama Meri Laine.
Ceritanya tidak hanya sekadar pelengkap gim, tetapi juga menyimpan banyak detail yang menghubungkan berbagai elemen penting dalam semesta pemburu yang sangat luas ini.
Penggemar yang merindukan aksi Sung Jinwoo dan Sung Suho kini memiliki konten berkualitas untuk mengisi waktu luang mereka. Penulisan naskah yang rapi membuat one-shot ini terasa seperti bagian organik dari kanon cerita yang sudah ada sebelumnya.
Berikut adalah tiga fakta menarik yang membuat manhwa one-shot Origin yang sangat istimewa untuk dibaca oleh para Hunter sejati.
1. Debut Meri Laine dan Crossover Misterius dengan Ragnarok

Manhwa Solo Leveling: Origin secara khusus mengeksplorasi masa lalu kelam Meri Laine, seorang gadis yatim piatu asal Finlandia yang memiliki kehidupan cukup tragis.
Dia terjebak dalam situasi berbahaya di Jerman saat harus berhadapan dengan Hunter jahat bernama Zero yang memiliki kemampuan sangat mengerikan.
Hal yang mengejutkan adalah kekuatan Zero sangat mirip dengan Tiel, sang Rasul Itarim yang menjadi musuh utama di Solo Leveling: Ragnarok. Kemiripan visual pada mata emas mereka memicu teori besar mengenai adanya hubungan tersembunyi antara gim Arise dengan alur cerita utama di masa depan.
Kaitan emosional Meri dengan teman-teman panti asuhannya yang dikendalikan oleh Zero memberikan kedalaman cerita yang sangat menyentuh perasaan pembaca.
Kita diajak melihat bagaimana seorang Hunter baru lahir dari rasa sakit dan pengkhianatan yang dilakukan oleh orang-orang terdekatnya di masa lalu.
Selain itu, kemiripan teknik kendali pikiran menunjukkan bahwa ancaman Itarim mungkin sudah mulai menyusup ke berbagai aspek dunia sebelum konflik besar terjadi. Penggemar kini semakin rajin membedah setiap panel untuk menemukan petunjuk rahasia lain yang mungkin disisipkan oleh sang penulis cerita.
2. Kemunculan Lennart Niermann sebagai Penyelamat Utama

Poin menarik lainnya adalah hadirnya Lennart Niermann, Hunter peringkat S terkuat di Jerman, yang datang tepat waktu untuk menyelamatkan Meri Laine dari kegelapan.
Dia menunjukkan kekuatannya yang luar biasa dalam melindungi Meri di saat gadis itu hampir kehilangan kewarasannya akibat tekanan mental yang sangat hebat.
Kehadiran Lennart di sini mempertegas posisinya sebagai salah satu karakter terkuat dalam sejarah Solo Leveling yang sangat dihormati oleh komunitas. Ini juga menjadi pengingat akan kisah one-shot miliknya sendiri yang sebelumnya pernah mengeksplorasi hubungannya dengan sang adik yang sangat bermasalah.
Lennart memberikan sosok pelindung yang dibutuhkan oleh Meri, sekaligus memberikan validasi bahwa sistem Hunter di Eropa memiliki pahlawan yang bisa diandalkan.
Perannya dalam cerita Origin menambah bobot narasi karena dia tidak hanya bertarung, tetapi juga memberikan dukungan moral kepada karakter yang sedang terluka.
Interaksi antara Lennart dan Meri memberikan perspektif baru tentang bagaimana para Hunter peringkat atas membimbing generasi baru di tengah ancaman monster. Banyak penggemar berharap Lennart akan mendapatkan porsi peran yang lebih besar lagi dalam kelanjutan seri Ragnarok maupun gim Arise.
3. Referensi Unik terhadap Karakter Chainsaw Man

Meri Laine tampil sangat mencolok dengan menggunakan gergaji mesin sebagai senjata utamanya, yang secara visual sangat mengingatkan kita pada karakter Denji. Referensi ini dianggap sebagai bentuk penghormatan kreatif terhadap kesuksesan besar film Chainsaw Man — The Movie: Reze Arc yang fenomenal.
Selain senjatanya yang ikonik, latar waktu cerita Origin yang bertepatan dengan Malam Natal juga memiliki makna simbolis yang sangat dalam bagi pengembangan karakter. Kebetulan ini juga bertepatan dengan hari ulang tahun Cha Haein, yang semakin menambah kemeriahan perayaan bagi para penggemar fanatik serial ini.
Penggunaan gergaji mesin dalam pertarungan jarak dekat memberikan variasi aksi yang lebih brutal dan berbeda dari senjata Hunter tradisional lainnya. Meri mampu memberikan kerusakan besar secara terus-menerus, yang menjadikannya salah satu unit paling mematikan di dalam gim Solo Leveling: Arise.
Elemen budaya populer ini menunjukkan bahwa semesta Solo Leveling sangat adaptif dan tidak ragu untuk memberikan apresiasi pada karya besar lainnya.
Hal ini membuat pengalaman membaca manhwa menjadi lebih segar dan relevan dengan tren industri anime yang sedang berkembang pesat di tahun 2026.
Munculnya konten baru Origin membuktikan bahwa dedikasi tim produksi tetap berada di level tertinggi meskipun seri utamanya sedang mengalami hambatan teknis.
Sambil menunggu kepastian rilisnya bab ke-69 dari Ragnarok, one-shot ini adalah konten berkualitas tinggi yang sangat wajib untuk kamu koleksi.
Informasi mengenai latar belakang Meri Laine juga menjadi modal penting bagi para pemain gim Arise untuk lebih memahami karakter yang mereka mainkan. Kita bisa melihat bagaimana Netmarble sangat serius dalam membangun narasi yang solid untuk mendukung aspek teknis dari permainan video mereka.
Tahun 2026 dipastikan akan terus menjadi tahun yang sangat sibuk bagi para Hunter dengan berbagai pembaruan konten yang sudah direncanakan secara matang. Mari kita terus berikan dukungan kepada para kreator agar mereka bisa segera kembali membawa petualangan Sung Jinwoo ke layar kaca maupun lembaran manhwa, ya!
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS