Serial terbaru Netflix, The Art of Sarah, langsung mencuri perhatian global hanya dalam hitungan hari setelah penayangannya. Dikutip dari Allkpop, drama Korea ini berhasil menempati posisi No. 3 dalam daftar Global Top 10 Non-English TV Shows di Netflix hanya tiga hari setelah dirilis pada 13 Februari.
Berdasarkan data resmi Netflix per 18 Februari, serial ini mencatatkan 3,8 juta views. Angka tersebut dihitung dari total jam tayang yang dibagi dengan durasi keseluruhan serial. Tidak hanya menembus posisi tiga besar secara global, The Art of Sarah juga menduduki peringkat pertama di sejumlah negara seperti Korea Selatan, Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Malaysia. Selain itu, drama ini berhasil masuk Top 10 di 38 negara, termasuk Bahrain, Peru, Kolombia, Hong Kong, Singapura, Jepang, dan Kenya.
Serial ini dibintangi oleh Shin Hye Sun dan Lee Jun Hyuk. Shin Hye Sun memerankan Sarah Kim, direktur cabang Asia dari merek mewah fiktif bernama Boudoir yang menargetkan 0,1 persen konsumen teratas. Karakter Sarah digambarkan sebagai sosok misterius dengan latar belakang yang diselimuti rahasia. Ia memiliki ambisi besar untuk menjadi simbol kemewahan, bahkan jika harus membangun citra tersebut di atas kebohongan dan identitas palsu.
Di sisi lain, Lee Jun Hyuk berperan sebagai Mu Gyeong, seorang detektif yang ditugaskan menyelidiki kasus yang berkaitan dengan Sarah. Ia adalah sosok yang terus mengamati dan menyusun potongan demi potongan petunjuk untuk mengungkap kebenaran di balik kehidupan glamor Sarah. Ketegangan antara ambisi dan kebenaran inilah yang menjadi poros utama cerita.
Media internasional turut memberikan ulasan positif. Decider menyebut serial ini sebagai "misteri yang memikat dan berlapis tentang seorang wanita yang membangun kehidupan mewah dari kebohongan kompleks serta detektif yang bertekad membongkarnya." Sementara Time menilai bahwa narasi non-linear yang digunakan membuat penonton terus menebak hingga akhir cerita. Alur yang tidak mudah ditebak menjadi salah satu kekuatan utama serial ini.
Respon penonton juga sangat antusias. Banyak yang mengaku tidak bisa berhenti menonton setelah memulai episode pertama. Format delapan episode yang dirilis sekaligus mendorong kebiasaan binge-watching, memperkuat efek percakapan dari mulut ke mulut di media sosial. Akting Shin Hye Sun secara khusus disebut sebagai "tour-de-force performance" karena kemampuannya menampilkan berbagai lapisan identitas dalam satu karakter.
Pada Rabu (18/02/2026), Netflix juga merilis foto-foto behind-the-scenes. Dalam gambar tersebut, terlihat dedikasi Shin Hye Sun dalam membangun tiga persona berbeda yang memiliki wajah sama tetapi kehidupan yang kontras. Ia menjelaskan bahwa Mok Ga Hee digambarkan dengan gaya sederhana dan rustic, Kim Eun Jae tampil murni dan elegan, sementara Sarah Kim hadir glamor dan penuh percaya diri. Transformasi visual ini diperkuat oleh tata busana rancangan Cho Sang Kyung, desainer kostum yang sebelumnya terlibat dalam serial global Squid Game.
Lee Jun Hyuk juga terlihat berdiskusi intens dengan sutradara Kim Jin Min dalam sejumlah potret produksi. Diskusi tersebut menunjukkan keseriusannya membentuk karakter Mu Gyeong sebagai detektif yang rasional namun tetap manusiawi.
Para pemeran pendukung seperti Park Bo Kyung, Kim Jae Won, dan Bae Jong Ok pun terlihat aktif bertukar ide demi menghadirkan karakter yang menyimpan rahasia di balik penampilan mereka.
Dengan perpaduan akting kuat, produksi berkualitas tinggi, serta alur penuh misteri, The Art of Sarah berhasil mengukuhkan diri sebagai salah satu rilisan Korea paling diperbincangkan tahun ini di Netflix.