facebook

6 Manfaat Mengonsumsi Terong untuk Kesehatan, Mengurangi Risiko Kanker!

Dream Praire
6 Manfaat Mengonsumsi Terong untuk Kesehatan, Mengurangi Risiko Kanker!
Terong (Pexels.com/ZenChung)

Terong adalah salah satu bahan pangan yang cukup populer. Walaupun sering diolah sebagai lauk dan dianggap sayuran, terong sebenarnya termasuk jenis buah. Tepatnya, terong adalah buah dalam kategori buah beri karena banyak mengandung biji. Di samping rasanya yang lezat, terong juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, lho.

Terong mempunyai banyak sebutan. Walaupun bentuk terong yang kita ketahui saat ini tidak mirip telur namun dalam bahasa Inggris terong disebut sebagai eggplant. Hal ini disebabkan karena pada tahun 1700 terong yang ada di Eropa berbentuk kecil dengan warna putih atau kuning yang serupa telur. Di Inggris sendiri orang menyebut terong sebagai aubergine. Di India dinamakan baingan. Sedangkan di Amerika serikat lebih dikenal sebagai  Geuinea squash karena terong di Amerika asal muasalnya dari Afrika.

Di luar berbagai sebutan untuk terong, buah ini memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Berikut manfaat terong yang dirangkum dari Organicfacts.com dan hellosehat.com.

1. Membantu menurunkan tekanan darah

ilustrasi mengukur tekanan darah (Pexels.com)/Thirdman
ilustrasi mengukur tekanan darah (Pexels.com/Thirdman)

Terong diketahui memiliki flavonoid jenis antosianin yang bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. Ini berarti terong baik bagi yang memiliki risiko penyakit hipertensi.

2. Baik untuk kesehatan jantung

ilustrasi jantung (Pixabay.com)/Geralt
ilustrasi jantung (Pixabay.com/Geralt)

Terong mengandung serat, vitamin C, B6 dan fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung. Ditambah lagi terong juga memiliki kandungan flavonoid atau pigmen larut air yang diketahui berguna untuk mencegah berbagai jenis penyakit jantung.

3. Membantu mengontrol kadar kolesterol

ilustrasi sampel tes kadar kolesterol (Pexels.com)/Karolina
ilustrasi sampel tes kadar kolesterol (Pexels.com/Karolina)

Kandungan senyawa asam klorogenat pada terong bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat atau LDL (lipoprotein densitas rendah) dalam tubuh.

Klorogenat juga bisa berfungsi sebagai antivirus, antimikroba dan antikarsinogen, namun hal ini baru dapat dibuktikan pada hewan, sedangkan pada manusia masih diperlukan penelitian lebih jauh.

4. Bermanfaat untuk kesehatan fungsi otak

ilustrasi orang berpikir (Pexels.com)/Michael Burrows
ilustrasi orang berpikir (Pexels.com/MichaelBurrows)

Kulit  terong mengandung nasunin yang merupakan zat antioksidan yang baik untuk kesehatan otak. Nasunin mempunyai kemampuan melindungi sel otak dari radikal bebas serta memperlancar proses distribusi zat gizi bagi sel-sel tubuh.  Terong juga mempunyai antosianin yang memicu peredaran darah menuju otak dan dapat mencegah peradangan otak.

5. Mengurangi risiko kanker

ilustrasi riset kanker (Pexels.com)/Tara
ilustrasi riset kanker (Pexels.com/Tara)

Zat polifenol, antosianin, dan asam klorogenat yang terdapat pada terong bermanfaat bagi pencegahan pertumbuhan tumor dan membantu menghentikan penyebaran sel kanker. Ketiga zat tersebut juga dapat memicu produksi enzim dalam sel yang berfungsi membuang berbagai racun dan membunuh kanker. Asam klorogenat bahkan dapat melawan kerusakan gen dalam tubuh

6. Bermanfaat untuk kecantikan kulit

ilustrasi kulit sehat (Pixabay.com)/Gromovataya
ilustrasi kulit sehat (Pixabay.com/Gromovataya)

Kandungan antioksidan dan air pada terong dapat membantu melembabkan dan menutrisi kulit dari dalam. Antioksidan sebagai penangkal radika bebas sangat membantu membantu kulit agar tetap kenyal dan tidak kusam.

Ternyata selain lezat, terong juga menyimpan banyak manfaat. Kamu dapat menambahkan terong sebagai salah satu buah yang kamu konsumsi.

Tetapi perlu diperhatikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Hal ini  karena terong kurang baik bagi yang kekurangan zat besi, sebab nasunin pada terong dapat mengikat zat besi dan mengeluarkannya dari sel. Solanin pada terong juga berisiko memicu terjadinya inflamasi atau peradangan jaringan.

Sementara oxalate berpotensi memicu batu ginjal, sehingga bagi yang berisiko tinggi mengalami batu ginjal tidak disarankan untuk mengonsumsi terong. Mengingat hal tersebut sebaiknya konsumsi terong disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing.  Jika kamu tidak yakin dengan kondisi fisikmu, cobalah untuk berkonsultasi kepada dokter.

Itulah 6 manfaat mengonsumsi terong untuk kesehatan tubuh yang perlu kamu ketahui. Hal penting lainnya yang perlu kamu ketahui, yakni tetap mengombinasikan terong dengan aneka makanan sehat lainnya agar kebutuhan gizi dapat terpenuhi dengan baik. Jangan lupa  tetap berupaya menjalankan gaya hidup sehat. Salam sehat!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak