facebook

Toko Kue di Ujung Jalan

Dream Praire
Toko Kue di Ujung Jalan
Ilustrasi Toko Kue (Pixabay/Michelle Raponi).

Derai hujan baru saja berhenti

Ketika Rara selesai memanggang roti

Menata roti  berderet dalam etalase kaca

Dengan aksara terang yang mudah terbaca

Roti-roti panggang aneka bentuk  dan rasa

Yang tetap bisa dimakan walau sampai lusa

Bentuk beragam panjang, persegi atau bulat

Dengan isian keju, kacang atau lelehan coklat

Rara tersenyum puas pada barisan kue cantik

Bermacam hiasan meggoda bagai bulu mata lentik

Tumpukan kroisan renyah berwarna kuning keemasan

Bersanding dengan kue-kue kering dalam kemasan                   

Donat-donat gemuk aneka rupa berbentuk cincin

Ada yang berlapis lelehan coklat yang tampak licin

Ada yang bertabur butiran kuning, hijau juga merah

Ada yang berselimut gula halus berwarna putih cerah

Di sebelah kanan bertengger puding licin dan mulus

Menduduki piring marmer dengan permukaan halus

Di belakangnya berdiri angkuh kue besar berwarna coklat

Dengan lapisan selai putih dan hiasan ceri merah mengkilat

Rara memeriksa meja di ujung sebelah  kanan

Aneka bentuk kue disusun rapi dalam nampan

Bulatan-bulatan onde kuning kecil bertabur wijen

Ketan persegi lengket berwarna coklat gula aren

Bulatan-bulatan hijau kelepon berlapis kelapa parut

Jagung manis dalam mangkok mini bertabur keju serut

Lemper berisi abon  dengan daun pisang sebagai bungkus

Kue apam berwarna cerah menyebar aroma makanan kukus

Bel berdenting ringan ketika pintu kaca terbuka

Rara tersenyum pada seorang ibu yang penuh suka

Memandangi pilihan kue  yang bermacam-macam

Tanpa takut isi dompetnya akan terancam

Satu dua dan seterusnya kue masuk keranjang

Tanpa terasa antrian sudah menjadi panjang

Rara menghitung, membungkus dan tersenyum senang

Para pembeli pergi dengan rasa puas yang akan selalu terkenang

Semakin siang Rara lelah namun hatinya gembira

Rasa bahagia yang didapat sungguh tak terkira

Toko kue di ujung jalan ini adalah impiannya yang menjadi nyata

Didapat dengan pengorbanan  keringat dan  kadang  airmata

Borneo, November 2021

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak