Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong berbagi cerita kepada media Korea soal pengalamannya melatih pasukan Garuda.
STY mengakui dirinya begitu dikenal dan dielu-elukan oleh para supporter Timnas Indonesia.
Bahkan kata pelatih asal Korea Selatan ini, ke mana pun dia pergi, orang-orang akan meminta foto dan meneriakkan namanya.
"Di mana pun saya pergi, orang-orang meminta untuk difoto bersama, dan ketika saya berada di jalanan, mereka bersorak sambil memanggil nama saya dan mengikuti saya," kata Shin Tae-yong, sebagaimana dilansir dari media Korea Sedaily (sedaily.com), dikutip penulis pada Senin (15/4/2024).
Timnas Indonesia sudah menorehkan beberapa sejarah penting sejak ditangani oleh STY. Terbaru, berhasil lolos ke babak 16 besar di Piala Asia 2023 lalu.
Selain itu, di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026, anak asuhnya juga berhasil mencapai raihan positif dengan mengalahkan raja Asia Tenggara, Vietnam.
STY menyebut, berbagai capaian positif itu menjadi pijakan penting bagi Timnas Indonesia untuk menatap tujuan yang lebih tinggi ke depannya.
"Sementara kita bersukacita atas pencapaian mencapai 16 besar, saya menekankan bahwa ini hanya langkah awal bagi kita, dan kita hanya bisa naik. Saya membangun tim dengan motivasi bahwa pertandingan melawan Vietnam adalah pijakan besar menuju tujuan yang lebih tinggi dan pertandingan paling penting dalam setahun," ucapnya.
STY ditunjuk untuk melatih Indonesia sejak akhir 2019 silam. Saat pertama kali melatih, dirinya mengakui situasinya tak mudah.
"Para pemain di sini agak santai. Pemain Korea akan bersiap dalam 2-3 menit saat berada di lapangan latihan, tetapi di sini, meskipun pelatih dan staf hadir, mereka masih saling berbicara sambil mengikat tali sepatu dan mungkin baru keluar 10 menit kemudian. Kami memberlakukan aturan keras untuk membiasakan mereka dengan kedisiplinan, seperti menghukum dengan denda jika terlambat dan tidak boleh membuat alasan atau berbohong," kata STY.
Lebih lanjut, dia menyebut gaya melatihnya keras, tetapi juga bisa santai, tergantung situasi dan kondisi.
"Saya kadang marah, tetapi pada titik tertentu saya mendekati mereka dan membiarkan mereka rileks, dan jika saya merasa mereka terlalu santai, saya juga bisa bersikap keras," katanya.
Saat ini, STY juga menangani Timnas Indonesia U-23. Garuda Muda kini tengah berjuang di ajang Piala Asia U-23 2024 yang berlangsung di Qatar.
Meskipun tergabung dalam grup yang sulit, STY optimistis anak asuhnya bisa memberikan perlawanan yang berarti.
"Kami berada dalam grup yang sangat sulit. Kami akan mendekati tim-tim kuat ini dengan semangat tantangan. Tujuan kami adalah lolos dari babak penyisihan," ucapnya.
Kemudian, saat dia ditanya soal peluang Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, STY tak mau menjanjikan apa pun.
"Tidak ada yang bisa saya pastikan. Saat ini, di antara negara-negara yang berusaha lolos ke babak final, kami berada di posisi terbawah," ungkapnya.