John Herdman Diminta Prioritaskan Regenerasi Timnas Indonesia, Siap Penuhi Target Prestasi?

Hayuning Ratri Hapsari | Rana Fayola R.
John Herdman Diminta Prioritaskan Regenerasi Timnas Indonesia, Siap Penuhi Target Prestasi?
John Herdman. (instagram.com/@canadiansoccer)

Penunjukan pelatih asal Inggris, John Herdman, oleh PSSI disambut dengan harapan besar agar ia mampu prioritaskan agenda regenerasi pemain di skuad Timnas Indonesia. Langkah strategis tersebut dianggap sebagai tonggak baru untuk membangun sepak bola nasional yang lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan di masa depan.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menilai bahwa kehadiran Herdman mencerminkan keseriusan dalam menata arah sepak bola Indonesia. Dengan pengalaman internasionalnya yang mumpuni, Herdman diharapkan membawa perubahan besar dalam struktur kepelatihan tanah air.

Rekam jejak Herdman memang tidak perlu diragukan lagi. Ia merupakan sosok di balik keberhasilan tim nasional putra dan putri Kanada menembus panggung Piala Dunia, sebuah modal prestisius yang sangat dibutuhkan untuk mengangkat mentalitas bertanding Garuda.

Namun, prestasi jangka pendek bukanlah satu-satunya tujuan. Komisi X DPR RI menekankan agar Herdman mampu meletakkan fondasi pembinaan yang kokoh dan sistemik, sehingga sepak bola Indonesia memiliki akar yang kuat untuk terus tumbuh.

"John Herdman diharapkan tidak hanya menghadirkan peningkatan prestasi jangka pendek, tetapi juga meletakkan fondasi pembinaan sepak bola nasional yang kokoh dan sistemik,” kata Hetifah dalam pernyataan tertulis, Minggu (4/1/2026) sebagaimana dikutip Antara News.

Diharapkan, kepemimpinan baru ini dapat mendongkrak kualitas permainan, kedisiplinan taktik, dan ketangguhan mental para pemain di berbagai level kompetisi. Hal ini menjadi krusial mengingat tantangan di kancah internasional yang semakin kompetitif dan dinamis.

Penting bagi pelatih baru untuk tidak sekadar mengandalkan pemain yang sudah "siap pakai". Keberlanjutan tim nasional sangat bergantung pada bagaimana talenta-talenta muda dipersiapkan melalui proses pembinaan jangka panjang yang konsisten dan terencana dengan baik.

Pemilihan pemain juga harus dilakukan dengan standar yang jelas dan transparan. Baik pemain lokal maupun diaspora yang berkarier di luar negeri harus mendapatkan penilaian yang objektif berdasarkan parameter teknis, demi rasa keadilan dan kualitas tim.

Melanjutkan Warisan Pembinaan dan Sinergi Ekosistem

Sinergi antara tim nasional, klub-klub lokal, dan sistem kompetisi nasional menjadi syarat mutlak bagi kesuksesan program Herdman. Tanpa kerja sama yang harmonis, pengembangan bakat muda tidak akan berjalan maksimal di semua lini.

Selain itu, pencarian bakat harus dilakukan secara inklusif hingga ke pelosok daerah. Upaya ini penting agar pengembangan sepak bola tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, melainkan menjangkau seluruh talenta terbaik yang dimiliki Indonesia.

Indonesia sebenarnya sudah memiliki modal berharga dari era Shin Tae-yong (STY), yang sukses menjalankan transisi mulus dari level kelompok umur ke tim senior. Fondasi ini menjadi warisan penting bagi Herdman untuk diteruskan dan dikembangkan lebih jauh.

Selama ini, program regenerasi STY telah membuahkan hasil dengan munculnya nama-nama seperti Marselino Ferdinan, Rizky Ridho, hingga Pratama Arhan sebagai tulang punggung tim senior. Mereka adalah bukti nyata bahwa pemain muda yang diasah sejak dini mampu bersaing di level Asia.

Nama-nama baru seperti Arkhan Kaka dan Kadek Arel Priyatna juga mulai dipromosikan untuk mendapatkan jam terbang lebih awal. Pendekatan ini membuat skuad senior kini didominasi oleh pemain muda yang memiliki mental baja berkat pengalaman lintas level.

John Herdman pun diingatkan untuk tidak terjebak pada tuntutan hasil instan, mengingat padatnya agenda tim nasional sepanjang tahun 2026. Evaluasi kinerjanya nanti diharapkan berbasis pada proses dan penguatan ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh.

Hetifah menegaskan bahwa sepak bola Indonesia membutuhkan lebih dari sekadar kemenangan di atas kertas. Yang paling utama adalah visi jangka panjang dan komitmen bersama untuk berkembang secara konsisten melalui sistem pembinaan yang kuat dan terintegrasi.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak