FIFA Series 2026, Ajang Debut John Herdman yang Terancam Sepi Kehadiran Suporter

Sekar Anindyah Lamase | M. Fuad S.T.
FIFA Series 2026, Ajang Debut John Herdman yang Terancam Sepi Kehadiran Suporter
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (dok. Photosports)

Kurang lebih dalam satu bulan mendatang, Indonesia memiliki gawe besar di bidang sepak bola. Berdasarkan rilisan laman Suara.com (20/1/2026), PSSI mendapatkan amanat besar dari induk sepak bola dunia, FIFA untuk menjadi salah satu tuan rumah ajang bergengsi sekelas FIFA Series 2026.

Bukan hanya status tuan rumah dan label gelaran saja yang membuat event ini menjadi prestisius, ada hal lain yang menjadikan FIFA Series di bulan Maret nanti sejatinya layak untuk diikuti.

Pasalnya, ajang tersebut juga akan menjadi momen debut bagi pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman. Sekadar kilas balik, semenjak ditunjuk untuk memegang nakhoda Timnas Indonesia di awal bulan Januari 2025 lalu, eks pelatih Timnas Kanada tersebut belum pernah sekalipun mendampingi Pasukan Garuda di pentas internasional.

Keringnya event internasional yang diikuti oleh Timnas Indonesia, membuat John Herdman harus menunggu hingga bulan Maret mendatang untuk bisa merasakan atmosfer debutnya sebagai juru taktik Pasukan Merah Putih.

Namun sayangnya, momen debut John Herdman di ajang FIFA Series pada bulan Maret 2026 nanti justru terancam sepi dari penonton. Penyebabnya jelas, karena keputusan dari federasi yang secara sepihak memutuskan masa kepelatihan Shin Tae-yong pada bulan Januari 2025 lalu dan menggantikannya dengan Patrick Kluivert.

Padahal, harus kita akui, ketika STY didepak oleh PSSI dari kursi pelatih, animo fans Timnas Indonesia terhadap tim kebanggaannya sedang berada di puncak atensi. 

Bukan hanya sebulan atau dua bulan, bahkan berbulan-bulan sebelum adanya "Garuda Calling", para penggemar Timnas Indonesia sudah sibuk menanyakan, memprediksi bahkan memberi masukan kepada STY dan federasi.

Gerak-gerik STY, PSSI dan Timnas Indonesia kala itu selalu menjadi sorotan dari para warganet. Kolom-kolom komentar media sosial Timnas Indonesia maupun PSSI pun terbilang tak pernah sepi dari komentar yang mungkin hanya sebatas menanyakan "kapan Garuda Calling" dilakukan.

Namun hal itu sudah terasa berbeda untuk saat ini. Alih-alih memperlihatkan antusiasme berbulan-bulan, hingga sekira satu bulan menjelang Timnas Indonesia bermain pun animo pendukung Timnas Indonesia terhadap tim kesayangannya terkesan datar-datar saja.

Memang, media sosial dari Timnas Indonesia dan PSSI masih sering dihampiri dengan komentar-komentar dari para pendukung. Namun isinya sangat jauh berbeda dengan ketika era STY dulu.

Antusiasme tinggi yang dulunya begitu terasa dari ketikan-ketikan para pendukung, kini berubah menjadi dua kutub yang saling bertentangan.

Di satu sisi masih ada antusiasme yang tersisa, namun di sisi lain juga banyak yang menyuarakan tak lagi tertarik dengan laga-laga yang dijalani oleh Pasukan Merah Putih, termasuk di gelaran FIFA Series bulan depan.

Bahkan, tak sedikit di antara mereka yang menuliskan akan berhenti untuk "nribun" karena kekecewaan yang masih tersisa imbas blunder yang dilakukan oleh federasi dulu.

Jika hal ini benar-benar terjadi, tentunya jumlah kehadiran suporter akan berkurang di momen debut John Herdman bersama Timnas Indonesia bukan?

CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak