Hobi
Takluk dari Brazil, Jepang Gagal Pertahankan Marwah Sepakbola Asia!
Salah satu wakil benua Asia di ajang Piala Dunia 2026, yakni Jepang harus angkat koper di babak 32 besar kali ini. Melansir dari laman instagram @garudafansbook_, melakoni laga pada Selasa (30/06/2026) dini hari, tim berjuluk “The Samurai Blue” tersebut harus menelan pil pahit setelah kalah dari salah satu kandidat kuat juara, yakni Brazil dengan skor tipis 2-1 di babak 32 besar ajang Piala Dunia 2026.
“Tidak Beruntung! Gol menit akhir Brazil bawa mereka lolos ke babak 16 besar. Pertahanan rapat Jepang selama 90 menit runtuh di detik-detik terakhir. Sekali lagi mentalitas menentukan, benar-benar menentukan. Jepang resmi tersingkir,” tulis laman resmi instagram @garudafansbook_.
Jepang sejatinya mampu unggul terlebih dahulu di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Kaishou Sano di menit ke-29 dan membuat skor menjadi 0-1 untuk keunggulan Jepang. Skor ini sendiri bertahan hingga 45 menit babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Jepang yang memilih bermain bertahan ternyata tak mampu membendung lini serang timnas Brazil yang terus-menerus menggempur pertahanan Jepang. Alhasil, Brazil mampu menyamakan kedudukan di menit ke-55 melalui gol pemain veterannya, yakni Casemiro dan kemudian mampu membalikkan keadaan di menit ke-90+5 melalui gol yang dicetak oleh Gabriel Martinelli.
Dengan hasil ini, timnas Jepang resmi menyudahi langkah mereka di ajang Piala Dunia 2026 dan kembali harus takluk dari timnas Brazil, tim yang juga sukses mengalahkan mereka di babak grup ajang Piala Dunia edisi 2006 silam di Jerman. Selain itu, Jepang juga belum bisa menembus babak 16 besar atau ronde kedua dari babak knock-out di ajang Piala Dunia.
Takluknya Jepang Menandai Akhir dari Sepakbola Tradisional Asia di Piala Dunia 2026
Kegagalan timnas Jepang menembus babak 16 besar tentunya menjadi hal yang cukup menyakitkan bagi tim yang dianggap sebagai salah satu raja sepakbola di benua Asia tersebut. Melansir dari laman resmi FIFA (fifa.com), sejak pertama kali debut di ajang Piala Dunia 1998 silam, timnas Jepang memang hanya mencatatkan rekor terbaik menembus babak ronde pertama knock-out di ajang Piala Dunia.
Sejak ajang Piala Dunia 2002 silam, timnas Jepang memang terbilang cukup sukses lolos dari fase grup kecuali saat edisi Piala Dunia 2006 di Jerman dan edisi Piala Dunia 2014 di Brazil yang dimana mereka tak mampu lolos dari babak fase grup. Namun, kegagalan timnas Jepang menembus babak 16 besar ajang Piala Dunia 2026 juga menandai kegagalan kembali dari pesepakbolaan Asia untuk bisa berbicara di panggung Piala Dunia.
Meskipun masih menyisahkan timnas Australia yang juga masuk dalam sub-konfederasi Asia atau AFC, akan tetapi tim berjuluk “The Socceroos” tersebut bukanlah negara Asia murni yang masuk ke dalam konfederasi AFC setelah sebelumnya melakukan perpindahan federasi dari Oceania (OFC) ke AFC pada tahun 2006 silam.
Jepang yang dianggap menjadi satu-satunya harapan pesepakbolaan tradisional Asia untuk bisa berbicara banyak di ajang Piala Dunia 2026 juga tak mampu mengemban tugas tersebut. Sejauh ini, rekor terbaik tim asal Asia di ajang Piala Dunia masih dipegang oleh timnas Korea Selatan yang sukses menjadi tim peringkat ke-4 atau semifinalis ajang Piala Dunia 2002 silam.
Meskipun pada ajang Piala Dunia 2002 silam timnas Korea Selatan diliputi kontroversi. Namun, tak dapat dipungkiri mereka masih mencatatkan rekor terbaik tim-tim dari benua Asia yang berlaga di ajang Piala Dunia. Sementara itu, Jepang hanya memiliki rekor terbaik di babak 16 besar.
Tentunya kita berharap pada ajang Piala Dunia selanjutnya banyak tim-tim dari benua Asia yang mampu berbicara banyak di ajang Piala Dunia.