Hobi

Jerman Gagal Menembus Babak 16 Besar, Imbas Dosa kepada Mesut Ozil?

Jerman Gagal Menembus Babak 16 Besar, Imbas Dosa kepada Mesut Ozil?
Timnas Jerman. (fifa.com)

Kejutan kembali tersaji di babak 32 besar ajang Piala Dunia 2026 yang digelar di Meksiko, Kanada dan Amerika Serikat. Melansir dari akun instagram @garudafansbook_, salah satu calon kuat peraih gelar Piala Dunia 2026, yakni timnas Jerman harus angkat koper lebih awal usai takluk dari Paraguay melalui drama adu pinalti setelah menjalani hasil imbang 1-1 selama 90 menit dan selama dua kali 15 menit babak extra time.

“KEJUTAN! Paraguay singkirkan Jerman melalui adu penalti setelah keduanya bermaik imbang 1-1 diwaktu normal. Paraguay sukses kunci kemenangan di penendang ke-6, dan memastikan mereka lolos ke babak 16 besar,” tulis laman instagram @garudafansbook_.

Sepanjang waktu normal, kedua kesebelasan saling silih berganti mengancam lini pertahanan lawan. Paraguay unggul terlebih dahulu di menit ke-42 usai Julio Enciso menembus gawang yang dijaga oleh kiper veteran Jerman, Manuel Neuer. Skor 0-1 bertahan hingga berakhirnya 45 menit babak pertama.

Di babak kedua, Jerman yang tertinggal langsung mengambil inisiatif serangan. Alhasil, penyerang andalan Jerman, yakni Kai Havertz sukses menyamakan kedudukan di menit ke-54 dan membawa skor menjadi 1-1 hingga berakhirnya babak kedua. Di babak perpanjangan waktu, baik Jerman maupun Paraguay sama-sama gagal menambah gol sehingga harus memperpanjang laga hingga babak adu pinalti.

Di babak adu pinalti inilah sepertinya dewi fortuna tak berpihak ke Jerman. Kendati Manuel Neuer sukses menepis dua penendang Paraguay, timnas Jerman tetap kalah di babak adu pinalti dengan skor 3-4. Dengan hasil ini, timnas Jerman harus kembali mengubur mimpi mereka untuk bisa meraih gelar juara dunia seperti yang mereka lakukan saat edisi Piala Dunia 2014 silam.

Namun, dibalik gagalnya timnas Jerman lolos ke babak 16 besar ajang Piala Dunia 2026 ini, ternyata banyak pihak yang masih mengaitkan kegagalan ini dengan dosa besar negara Jerman terhadap salah satu legenda sepakbolanya, yakni Mesut Ozil. Mengapa demikian?

Tuduh Mesut Ozil Pro-Turki, Jerman Dikutuk Tak Bisa Juara Dunia Lagi?

Kegagalan timnas Jerman di ajang Piala Dunia 2026 kali ini sekaligus membuka kasus kontroversial lama yang melibatkan mantan punggawa timnas Jerman sekaligus gelandang terbaik yang pernah dimiliki oleh timnas Jerman, yakni Mesut Ozil.

Mesut Ozil adalah salah mantan pemain timnas Jerman yang sudah membela negara tersebut sejak tahun 2006 hingga memutuskan pensiun pada tahun 2018 silam.

Dirinya menjadi bagian saat timnas Jerman sukses menjuarai ajang Piala Dunia 2014 silam di Brazil. Namun, kendati dianggap sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Jerman, pemain yang memiliki darah Turki dan telah mencatatkan 93 caps bersama timnas Jerman ini justru dianggap pengkhianat oleh negara yang dibelanya sendiri.

Hal ini dikarenakan karena skandal dirinya ikut berfoto dengan Presiden Turki, yakni Recep Tayyip Erdogan pada tahun 2018 silam. Kala itu, Jerman dan Turki memang sedang bersitegang karena berbagai faktor. Publik Jerman yang mengetahui hal tersebut langsung murka dan menyebut Mesut Ozil tak nasionalis. Bahkan, dirinya juga mendapatkan ujaran rasisme yang diterimanya dan keluarganya.

Imbas kasus tersebut, Mesut Ozil akhirnya memutuskan pensiun dari timnas Jerman di tahun 2018. Hal tersebut cukup disayangkan banyak pihak mengingat pensiunnya Mesut Ozil hanya selang beberapa bulan sebelum gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia. Tetapi, ternyata pensiunnya Mesut Ozil tersebut dianggap menjadi awal kutukan bagi timnas Jerman.

Sejak kasus tersebut, timnas Jerman seakan-akan selalu dikutuk tak mampu lagi berbicara banyak di ajang Piala Dunia. Bahkan, pada edisi 2018 dan 2022, timnas Jerman gagal lolos dari fase grup. Meskipun di ajang Piala Dunia 2026 ini Jerman mampu lolos dari fase grup. Akan tetapi, ternyata performa timnas Jerman jauh dari kata memuaaskan sehingga kembali gagal menembus babak 16 besar.

Situasi ini sendiri dianggap oleh sebagian orang adalah efek dari dosa yang dilakukan oleh rakyat Jerman kepada Mesut Ozil. Jadi, bagaimana menurutmu? Apakah kutukan Mesut Ozil tersebut masih benar-benar akan menghantui publik sepak bola Jerman?

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda