Hobi
FIFA Turun Tangan Selidiki Dugaan Rasisme Terhadap YouTuber IShowSpeed
FIFA tengah menyelidiki dugaan insiden rasisme yang melibatkan kreator konten dan streamer ternama IShowSpeed saat menghadiri pertandingan Piala Dunia FIFA 2026.
Dugaan tindakan diskriminatif tersebut terjadi di luar lapangan ketika Argentina menghadapi Cape Verde pada babak 32 besar di Stadion Miami.
Kasus ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah perhelatan sepak bola terbesar dunia yang mengusung semangat persatuan dan keberagaman.
FIFA pun bergerak cepat dengan membuka penyelidikan untuk mengusut dugaan tindakan rasis yang dialami streamer bernama asli Darren Watkins Jr. tersebut.
Kronologi Insiden Dugaan Rasisme
![Kronologi IShowSpeed diduga jadi korban rasisme di Piala Dunia 2026 [Instagram/ishowspeed]](https://media.arkadia.me/v2/articles/rizkautami/A6IiwWg9kilActoVF6Nw46vnx0wLHxUZ.png)
Insiden terjadi saat IShowSpeed sedang melakukan siaran langsung dari tribun stadion. Dalam tayangan tersebut, ia terlihat berbicara dengan sejumlah suporter yang berada di sekitarnya ketika seorang penggemar yang mengenakan jersey Argentina diduga melontarkan komentar bernada rasis dalam bahasa Spanyol.
Berdasarkan sejumlah laporan media, penggemar tersebut diduga menyuruh IShowSpeed, yang berkulit hitam, untuk "pergi menangis ke kebun binatang".
Mendengar ucapan tersebut, IShowSpeed terdengar bertanya kepada orang di sekitarnya mengenai apa yang sebenarnya baru saja dikatakan kepadanya.
Menanggapi insiden itu, FIFA mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan sikap tegas terhadap segala bentuk diskriminasi.
Mengutip dari akun resmi FIFA Media, organisasi sepak bola dunia tersebut menyatakan bahwa tindakan rasisme tidak memiliki tempat di sepak bola maupun di masyarakat.
"FIFA mengutuk keras rasisme, kebencian, dan diskriminasi dalam segala bentuknya. Tindakan-tindakan ini tidak memiliki tempat dalam sepak bola, di Piala Dunia FIFA, atau di mana pun dalam masyarakat," demikian pernyataan FIFA pada Selasa (7/7/2026).
FIFA juga mengonfirmasi bahwa mereka telah mengetahui adanya insiden yang melibatkan seorang pendukung dan IShowSpeed di Stadion Miami pada 3 Juli 2026. Setelah menerima informasi tersebut, badan sepak bola dunia itu langsung memulai proses penyelidikan.
"FIFA mengetahui adanya insiden yang melibatkan seorang pendukung dan IShowSpeed di Stadion Miami selama pertandingan Argentina vs Cape Verde pada 3 Juli 2026 dan segera memulai penyelidikan." lanjut pernyataan tersebut.
Lebih lanjut, FIFA menegaskan bahwa Piala Dunia seharusnya menjadi ajang yang menyatukan berbagai bangsa, budaya, dan komunitas dari seluruh dunia. Karena itu, setiap tindakan yang bertentangan dengan nilai-nilai tersebut dinilai tidak dapat diterima.
"Piala Dunia FIFA adalah perayaan persatuan, keberagaman, dan rasa hormat. Piala ini menyatukan orang-orang, budaya, dan komunitas dari seluruh dunia, dan siapa pun yang bertindak dengan cara yang merusak nilai-nilai ini tidak diterima dalam permainan kami."
Belum Ada Tanggapan dari IShowSpeed
![YouTuber IShowSpeed diduga jadi korban rasisme di Piala Dunia 2026 [Instagram/ishowspeed]](https://media.arkadia.me/v2/articles/rizkautami/4CyCXEhvAoPotsP0AfjMY8ksJqFWqCmX.png)
Hingga saat ini, IShowSpeed belum memberikan komentar publik mengenai dugaan insiden rasisme tersebut maupun pernyataan resmi yang telah disampaikan FIFA.
Streamer ternama itu memang menjadi salah satu wajah yang cukup menonjol selama gelaran Piala Dunia 2026. Ia melakukan siaran langsung dari sejumlah pertandingan setelah menjalin kerja sama dengan FIFA, penyiar tuan rumah Fox Sports, serta YouTube.
Popularitas IShowSpeed juga menjadi salah satu alasan kehadirannya di berbagai pertandingan menarik perhatian publik.
Di berbagai platform media sosial, ia memiliki lebih dari 50 juta pelanggan di YouTube, sekitar 45 juta pengikut di Instagram, dan 47 juta pengikut di TikTok. Secara keseluruhan, jumlah pengikutnya di berbagai platform telah melampaui 180 juta akun.
Selama meliput Piala Dunia 2026, siaran langsung IShowSpeed juga menghadirkan sejumlah tokoh ternama. Presiden FIFA Gianni Infantino dan mantan penyerang legendaris Zlatan Ibrahimovic bahkan sempat muncul dalam konten siaran langsungnya.
Bukan Kasus Pertama
Penyelidikan terhadap kasus yang melibatkan IShowSpeed berlangsung hanya beberapa hari setelah muncul dugaan tindakan rasis lainnya di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, seorang senator Paraguay melontarkan komentar bernada rasis terhadap bintang Prancis Kylian Mbappé usai laga Prancis melawan Paraguay pada 4 Juli.
Komentar tersebut langsung mendapat respons dari Mbappé yang menyebutnya sebagai tindakan "keji".
Federasi Sepak Bola Prancis juga menyatakan akan menempuh jalur hukum terhadap senator tersebut atas unggahan yang dibuat di media sosial.
Dua kasus yang muncul dalam waktu berdekatan tersebut kembali menyoroti pentingnya upaya memberantas rasisme di dunia sepak bola.
Melalui penyelidikan yang sedang berlangsung, FIFA menegaskan komitmennya untuk menjaga Piala Dunia sebagai ajang yang menjunjung tinggi rasa hormat, kesetaraan, dan keberagaman bagi seluruh peserta maupun pendukung.