alexametrics

4 Alasan Logis Kamu Selalu Mengkritik Pasanganmu Secara Berlebihan

Bagus Pra
4 Alasan Logis Kamu Selalu Mengkritik Pasanganmu Secara Berlebihan
Ilustrasi berdebat. (pexels.com/Mikhail Nilov)

Tidak semua orang bisa menerima semua sifat yang ada di dalam dirimu. Hal ini termasuk pada orang terdekatmu, entah pacarmu, sahabatmu, atau bahkan keluargamu.

Memang sudah hal wajar terjadi, sebab setiap orang punyai kekurangannya masing-masing. Namun, hal ini membuatmu sangat risih terhadap sikap pasanganmu. Lantaran kamu ingin dia menjadi orang yang lebih baik lagi kedepannya.

Bagaimanapun juga, hal ini dilakukan secara berlebihan sangatlah tidak baik. alhasil, pasanganmu lah yang akan kesal dengan perlakuanmu. Maka dari itu, simak 4 alasan logi kamu selalu mengkritik pasanganmu secara berlebihan.

1. Ingin dia mengikuti standar hidup yang kamu tetapkan pada dirimu sendiri

Kerap kali membandingkan kebiasaan diri sendiri terhadap orang lain sebagai patokan yang wajib mereka ikuti. Alhasil, kamu kerap kali mengkritik orang lain, atau bahkan orang terdekatmu.

Ini terjadi lantaran menganggap standar hidup yang kamu terapkan dihidupmu perlu diikuti oleh orang lain, termasuk juga pada pasanganmu. Biasanya, penyebab salah satunya bahwa terlalu takut jika pasanganmu dianggap sebagai sosok yang buruk di mata orang lain.

2. Belum bisa menerima dia apa adanya

Memberi kritik sesekali memang sangat wajar dilakukan, apalagi pasanganmu telah melakukan kesalahan. Namun berbeda halnya jika kamu selalu mengkritik beragam hal dalam kehidupannya, pasti dia sangat risih dengan tingkah lakumu.

Ini tandanya bahwa kamu belum bisa menerima dia apa adanya. Alhasil, kamu selalu sensitif dengan tingkah lakunya yang salah di matamu. Padahal, tidak sepenuhnya apa yang dia lakukan itu salah.

3. Takut pengalaman pahit terulang kembali

Selalu menyalahkan pilihan orang lain itu adalah tanda kamu sedang melindungi diri sendri. Sebab, dulu mungkin kamu pernah mengalami pengalaman yang pahit. Kamu telah menyangi seseorang, namun malah dikhianati olehnya.

Kenyataannya, semua orang tidak bisa disama ratakan sikapnya. Jika ingin bahagia bersama pasanganmu, maka terimalah segala yang ada dirinya apa adanya.

4. Tidak nyaman menjalin hubungan dengannya

Padahal, kamu sebenarnya sudah tidak nyaman menjalin hubungannya. Namun, kamu malah terlalu mengkritisi segala pilihan yang dibuatnya. Sehingga, terkesan mencari permasalahan terus-menerus. Kalau sudah tidak ada perasaannya dengannya, maka akhiri saja hubungannya daripada dirinya selalu tersiksa oleh tingkah lakumu.

Berdasarkan ulasan di atas, jika kamu ingin bahagia menjalin hubungan dengan pasanganmu, maka berdamai terlebih dahulu dengan dirimu sendiri, ya.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak