alexametrics

5 Tips Bersekolah dengan Menyenangkan, Jauh dari Rasa Bosan

Mutami Matul Istiqomah
5 Tips Bersekolah dengan Menyenangkan, Jauh dari Rasa Bosan
Ilustrasi bersekolah dengan menyenangkan (Pexels/Yan Krukov).

Duduk di bangku sekolah bagi sebagian siswa memang seringkali terasa menoton. Berangkat pagi hari, lalu belajar seharian, dan pulang sore harinya. Itulah rutinitas yang mau tidak mau harus dilakukan setiap hari.

Apalagi, jika masih duduk di sekolah menengah, seringkali pikiran tentang pentingnya pendidikan masih jarang disadari. Anak-anak kebanyakan bersekolah, hanya karena dituntut oleh orangtuanya harus bersekolah. Bukan karena mereka merasa butuh sekolah. Buktinya, banyak siswa yang bolos ketika jam pelajaran berlangsung, atau ketiduran saat guru mengajar. Untuk siswa yang demikian, sekolah mungkin terasa sangat membosankan. 

Nah, beberapa hal di bawah ini, bisa menjadi cara seru yang patut dicoba agar sekolah terasa lebih menyenangkan, jauh dari kata bosan.

1. Mengikuti ekstrakurikuler

Mengikuti ekstrakurikuler sangat membantu dalam mengasah potensi yang kamu miliki. Ketika SD, biasanya kamu sudah mulai tertarik dengan berbagai macam kegiatan, atau bahkan sudah mengikuti lomba antar sekolah. Nah, ketika duduk di sekolah menengah, kamu tinggal meneruskannya saja. 

Tidak ada yang membosankan, karena ketika di sekolah menenga,  kamu akan mendapat teman, pelatih, tim bahkan teknik baru, sehingga bisa lebih jago dalam mengasah bakat. Dengan aktif di salah satu ekstrakurikuler, kamu bisa menjadi jagoan di sekolah. Selain memiliki banyak idola, kamu juga bisa menghilangkan rasa bosan. Sebab, biasanya ekstrakurikuler selalu terjadwal setiap minggunya. Minimal, kegiatanmu tidak melulu berangkat, belajar, dan pulang saja.

2. Mengikuti organisasi

Beberapa orang sering mengejek siswa yang mengikuti organisasi di sekolah, misalnya OSIS atau Pramuka dengan perkataan 'sok'. Namun, mengikuti organisasi di sekolah memiliki banyak manfaat, kok.

Misalnya saja, melatih kepercayaan diri, membuka wawasan, lebih aktif bersosial, dan membuat sekolah terasa lebih menyenangkan karena memiliki banyak kegiatan. Apalagi jika kamu berkenan mengikuti Pramuka. Di sana kamu bisa mendapatkan banyak pembelajaran dan pengalaman yang tentunya akan bermanfaat ketika kamu terjun langsung dalam bermasyarakat. 

3. Memilih sircle pertemanan yang baik

Bukannya pilah-pilih teman, kita tetap harus berteman dengan siapapun. Namun, pengaruh teman sangat besar dalam pola pikir, sikap dan kepribadian kamu. Jadi, berusahalah untuk bergaul dengan teman-teman yang bisa menularkan pengaruh baik.

Kalau dekat dengan teman yang senang bolos sekolah, ataupun minggat saat jam pelajaran, esok atau lusa, kamu pasti akan tertular dan ikut bersama mereka. Kalau punya teman yang baik, setidaknya sering menegur saat kamu melakukan kesalahan, sehingga bisa saling menjaga.

4. Memiliki target

Dengan memiliki target, misalnya nilai matematika harus di atas 8, atau semester ini harus masuk 5 besar, akan membuat kamu lebih fokus belajar. Belajar dengan fokus akan menjauhkanmu dari bosan. 

Namun, belajar dengan fokus tidak semua orang bisa. Makanya, kamu harus punya target agar lebih semangat dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah dan termotivasi menjadi siswa berprestasi.

5. Menjadi langganan perpus

Sering pergi ke perpustakaan bahkan sampai dijuluki 'langganan', juga termasuk salah satu hal yang bisa mengusir kebosanan saat sekolah. Dengan pergi ke perpus, kamu akan disuguhi banyak bacaan dan mendapatkan suasana yang tenang. Bonusnya, wawasanmu semakin luas.

Di perpustakaan, kamu juga bisa mendapatkan teman yang sama-sama suka baca. Bahkan, kamu bisa membuat komunitas baca sendiri. Dengan begitu, kegiatan di sekolah tidak terasa membosankan. 

Nah, itu dia 5 hal yang bisa membuat bersekolah terasa menyenangkan, jauh dari kata bosan. Nyatanya, interaksi dan aktivitas yang banyak lebih mengasyikkan ketimbang hanya sesekali bermain ponsel di sekolah.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak