facebook

4 Hal Ini Bisa Kamu Terapkan Saat Memikirkan Omongan Negatif Orang Lain

Adira Putri Aliffa
4 Hal Ini Bisa Kamu Terapkan Saat Memikirkan Omongan Negatif Orang Lain
Ilustrasi cemas. (Pexels/Alex Green)

Omongan negatif orang lain memang kerap kali meracuni pikiran yang membuat perasaan kita jadi berantakan. Percikan-percikan kata yang menyakitkan itu juga seringkali membuat kita takut melakukan sesuatu, sehingga dapat menghambat kemajuan dan perkembangan diri kita. Hal tersebut sangat tidak bisa dibiarkan.

Apabila ila kamu terus hanyut dalam omongan negatif orang lain tentangmu, maka selamanya kamu akan hidup di sana. Untuk kamu yang masih sering memikirkan omongan negatif orang lain tentangmu, yuk coba terapkan 4 hal ini!

1. Menyaring Setiap Omongan

Sebenarnya wajar bila terkadang kita memikirkan omongan yang menyakitkan. Namun, tahukah kamu bahwa kita juga punya hak untuk menyaringnya? Orang yang melontarkan omongan negatif ada dua tujuan utama sebenarnya, yakni untuk mengungkapkan fakta agar kamu berubah menjadi lebih baik, dan ada juga yang hanya untuk menjatuhkanmu. 

Kamu harus belajar membedakan itu, ya. Jika kamu merasa omongan negatif yang diloontarkan seseorang itu sebenarnya positif, maka seraplah lalu introspeksi diri. Namun, jika kamu merasa omongan negatif itu hanya bertujuan menyakitkan hati dan menjatuhkan mentalmu, buang jauh-jauh omongan itu, kalau perlu sedikit jaga jarak dengan orang yang berkali-kali menjatuhkan mentalmu. Kamu berhak bahagia di jalanmu sendiri, kan?

2. Belajar Berani untuk Tidak disukai

Dunia tak selamanya berputar untukmu, tak semua orang juga harus memberikan perhatiannya padamu, tak semua hal yang kamu lakukan disukai orang lain. Kamu harus belajar menerima dan menyadari itu. Setiap orang memiliki hak untuk menyukai dan tidak menyukai sesuatu.

Jika kamu menjadi pihak yang tidak disukai, belajar berani menerima keadaan itu. Tak usah terlalu fokus pada yang tidak menyukaimu, tapi fokuslah pada orang-orang yang senantiasa mendukungmu. Hidup ini terlalu singkat bukan jika dihabiskan untuk memikirkan perkataan negatif dari orang-orang yang tidak menyukaimu, bukan?

3. Ubah Mindset 

Kata-kata yang ke luar dari mulut orang lain tak pernah bisa kita kontrol, tetapi pikiran kita dalam menanggapinya sangat bisa kita kontrol. Ketika ada orang lain yang merendahkan atau melontarkan omongan negatif kepadamu, berhenti untuk menjadikannya sebagai cacian. Namun, mulailah untuk mengubahnya menjadi motivasi yang membuatmu kembali semangat di jalanmu sendiri.

Hitung-hitung sebagai tahap uji kekuatan mental. Soalnya sebentar lagi kamu akan menjadi orang yang sukses, bukan? Sadarilah bahwa semakin tinggi posisimu, maka akan semakin banyak yang ingin menjatuhkanmu. Maka dari itu, jangan sampai kamu jatuh hanya karena omongan negatif orang lain ya? Kalau kamu sudah tahu yang terbaik untukmu, teruslah bertahan dan berjuang!

4. Fokus Pada Kelebihan dan Kembangkan

Setelah melakukan tiga hal tadi, kamu harus kembali fokus pada kelebihanmu, lalu cobalah untuk terus mengembangkannya. Bungkam mulut orang-orang toxic yang kerap melontarkan omongan negatif tentangmu dengan kesuksesan yang kamu raih. Kalau perlu bila kamu sukses nanti, berbuat baiklah kepada mereka. Sepertinya itu adalah cara balas dendam terbaik dari omongan-omongan menyakitkan mereka sebelumnya. 

Itulah empat hal yang bisa kamu lakukan saat menghadapi omongan negatif orang lain tentangmu. Ingatlah bahwa kamu berhak bahagia dan hidupmu terlalu berharga untuk memikirkan omongan orang-orang toxic seperti mereka.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak