facebook

5 Etika Minta Tolong kepada Orang lain, Jangan Seenaknya Sendiri

Mutami Matul Istiqomah
5 Etika Minta Tolong kepada Orang lain, Jangan Seenaknya Sendiri
Ilustrasi minta tolong (Freepik)

Menjadi seorang manusia merupakan hal yang lumrah untuk meminta bantuan kepada orang lain. Sehebat apapun, sekaya apapun, semapan apapun, akan tetap ada masa di mana kita membutuhkan uluran tangan dari orang lain yang menyelematkan kita dari masa-masa yang sulitnya setengah mati. 

Pasalnya, pertolongan bukan sekadar tentang uang. Banyak hal lain dalam hidup ini yang menuntut kita untuk berani mencari solusi dan meminta bantuan meskipun kita merasa sungkan.  Agar bisa diperhatikan oleh orang lain, cobalah untuk menerapkan 5 etika minta tolong ini.

1. Ucapkan kata 'tolong'

Banyak orang merasa gengsi untuk meminta tolong kepada orang lain. Hal tersebut biasanya didasari karena tidak terbiasa meminta tolong sejak kecil. Bahkan untuk mengucapkan kata 'tolong' saja seolah berat sekali. 

Sulit untuk membuat pengakuan bahwa diri ini membutuhkan orang lain. Padahal hal tersebut merupakan hal yang sewajarnya terjadi. 

Kata tolong juga membuat orang lain akan merasa bahwa pertolongannya benar-benar dibutuhkan dan diharapkan. Maka dari itu, kamu harus membiasakan mengucapkan kata 'tolong' sebelum meminta bantuan seseuatu kepada seseorang. 

2. Cari waktu yang pas

Kamu juga perlu melihat dan memilah waktu yang pas. Jangan sampai ketika seseorang sedang sibuk bekerja, terkena musibah, atau banyak urusan, kamu justru memperkeruh situasi dengan meminta tolong kepadanya. 

Makanya, kamu perlu menghubungi seseorang untuk menanyakan kabar dan keberadaannya sebelum memintanya untuk membantumu. 

3. Gunakan bahasa yang sopan

Ketika meminta tolong pada orang lain, usahakan untuk memakai bahasa yang sopan. Ingat, kamu sedang meminta tolong, bukan sedang memerintah. Jadi sesuaikan gaya bicara dan tata bahasamu dalam menyampaikan kalimat tolong kepada orang lain. 

4. Jangan memaksa

Ketika seseorang menolak mengulurkan tangannya untuk membantumu, jangan berusaha untuk memaksanya. Kamu mungkin memiliki pemikiran dan bayangan bahwa si dia bisa menolongmu. Namun, ketika dia menolak, tidak ada hak bagimu untuk memaksa. 

Kamu jangan patah semangat ketika tidak berhasil mendapatkan pertolongan dari satu orang. Percayalah bahwa Tuhan memiliki jalan dan caranya sendiri untuk membuatmu bisa menyelesaikan segala masalah yang sedang dihadapi. 

5. Ucapkan terima kasih

Mau atau tidak mau seseorang membantumu, kamu harus tetap mengucapkan terima kasih di akhir pembicaraanmu dengannya.  Terima kasih untuk mereka yang berkenan membantumu, dan terima kasih untuk mereka yang sudi mendengarkan ceritamu. 

Itu dia 5 etika minta tolong kepada orang lain. Terapkan yuk!

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak