facebook

5 Perilaku yang Bisa Membuatmu Terbelenggu dalam Kemiskinan

isma saqila
5 Perilaku yang Bisa Membuatmu Terbelenggu dalam Kemiskinan
Ilustrasi orang dengan dompet kosong (Unsplash)

Manusia dalam memenuhi keinginan memang tidak akan ada habisnya. Meski sudah mengerti perbedaan antara kebutuhan dengan keinginan, tetapi masih saja banyak yang apatis. Banyak dari mereka yang menghiraukan apa yang mereka butuhkan untuk jangka panjang dan malah memilih memenuhi keinginan sesaat.

Untuk kalian yang tidak ingin menjadi salah satu orang dengan sifat manusia yang buruk, coba pertimbangkan kebiasaan-kebiasaan buruk berikut ini. Kebiasaan yang akan membuat kamu tetap miskin meskipun kamu memiliki pekerjaan atau bisnis yang bagus dan gaji yang besar.

Berikut 5 kebiasaan yang bisa membuatmu terbelenggu dalam kemiskinan.

1. Tidak mengerti cara mengelola keuangan

Jika kalian tahu cara mengelola uang atau istilahnya budgeting, hal-hal yang membuat kalian khawatir misalnya berapa banyak uang yang harus dihasilkan, dibelanjakan, atau ditabung, semua hal terkait itu akan sedikit mudah diatasi. Budgeting adalah tentang memahami berapa banyak uang yang dihasilkan dan keperluan yang perlu dikeluarkan.

Dengan paham akan budgeting, paham dalam menetapkan tujuan pengeluaran dan sebisa mungkin menghemat uang, kalian pasti akan tahu ke mana uang itu masuk dan keluar. Sistem anggaran tersebut akan memudahkan kalian dalam membuat rencana masa depan dan juga dapat menjadi langkah awal meningkatkan literasi.

2. Tidak menyadari kebiasaan belanja impulsif

Kebiasaan yang paling banyak membuat orang-orang menyesal di akhir tapi diabaikan di awal adalah kebiasaan belanja impulsif. Kebiasaan tersebut dapat membuat kalian miskin, kenapa? karena kalian tidak sadar telah membelanjakan uang kalian lebih dari seharusnya, dan tahu-tahu anggaran sudah minim. Kebiasaan impulsif sering muncul ketika berada dalam kondisi yang membuat hati senang, contohnya di mall, kafe favorit, karaokean bareng teman, dan tempat-tempat lainnya.

Kebiasaan belanja impulsif erat hubungannya dengan budgeting. Jika kalian tidak paham untuk mengelola keuangan, kalian akan paham kondisi dan tempat mana saja yang dapat memunculkan sikap impulsif. Jika kalian paham akan keduanya, maka akan lebih mudah untuk kalian menyadari dan mengontrol kebiasaan belanja kalian.

3. Membeli barang dalam jumlah yang berlebihan

Kebiasaan buruk yang membuat kamu terus miskin adalah belanja yang berlebihan. Semua orang pasti pernah membeli sesuatu lalu menggunakan barang tersebut hanya beberapa kali, lalu barang tersebut hanya menjadi pajangan?. Nah, kalau kalian tahu, kebiasaan tersebut terjadi pada saat kalian tidak membuat daftar keinginan yang jelas ketika akan berbelanja.

Untuk menghindari hal tersebut, kalian harus tahu mengapa kalian belanja, untuk apa barang tersebut dibeli, serta berapa jumlah yang sebenarnya perlu dibeli. Orang-orang yang yang tidak paham dalam kategori ini pasti sering menjadi target marketing perusahan-perusahan dalam menjual produknya. Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan trik misalnya diskon, promo, dan lainnya, yang membuat orang-orang tertarik untuk membeli produk dalam jumlah yang banyak.

4. Beli karena trend dan agar terlihat kaya

Banyak trend outfit yang sering muncul di beranda media sosial. Bagi kalian yang haus akan trend, pasti sudah tidak sabar untuk checkout barang belanjaan. Padahal apa yang kalian lakukan itu sebenarnya hanya keinginan sesaat dengan niat agar terlihat mengikuti zaman, lebih keren dibanding teman-teman, dan takut dibilang kurang pergaulan.

Ketika seseorang membeli banyak barang dan mengikuti trend, kalian pasti berpikir orang tersebut adalah orang kaya. Jika kalian percaya pada pernyataan tersebut, maka kalian salah besar. Dan sebaiknya kalian harus pikirkan kembali apa definisi dari kekayaan itu sendiri.

5. Tidak memiliki tujuan jangka panjang yang jelas

Apabila kalian tidak memiliki ambisi finansial yang kuat dan jelas, kalian akan ceroboh pada uang kalian di kemudian hari. Misalnya kalian tidak tahu motif kalian membeli smartphone baru, kalian tidak tahu motif dari menabung, kalian tidak berinvestasi, dan lain sebagainya. Dengan tidak punya motif, kalian akan bingung pada finansial yang perlu disiapkan.

Maka dari itu, cobalah berpikir lebih spesifik. Apa keinginan yang sedang kalian perjuangkan, mengapa saya berbelanja, kebutuhan apa yang diperlukan saat ini hingga masa tua nanti, dan motif-motif lainnya. Jika kalian memiliki motif, maka kalian akan lebih mempertimbangkan semua hal dengan hati-hati. 

Itulah beberapa perilaku buruk yang perlu kalian hindari agar tidak menjadi kebiasaan yang dapat membuat kalian terbelenggu dalam kemiskinan. Untuk mencapai kebebasan finansial, maka mulai sekarang kalian harus lebih hati-hati dalam membelanjakan uang. Kalian harus paham mana kebutuhan dan mana yang hanya keinginan sesaat.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak