facebook

4 Tanda Kamu Memiliki Kepribadian Ambivert, Mempunyai Empati Tinggi

Vallencia Zhang
4 Tanda Kamu Memiliki Kepribadian Ambivert, Mempunyai Empati Tinggi
Ilustrasi jenis kepribadian (Pixabay.com)

Jenis kepribadian yang kita ketahui mungkin hanya ada dua, yaitu introvert yang cenderung lebih menyukai waktu untuk sendiri dan ekstrovert yang lebih suka berada di tengah-tengah keramaian serta bersosialisasi dengan orang banyak.

Namun, ternyata, di tengah-tengah kedua kepribadian yang sangat berkebalikan itu ada sebuah kepribadian yang dikenal dengan kepribadian ambivert. Sebenarnya, apa itu kepribadian ambivert

Secara sederhana, ambivert merupakan gabungan dari kepribadian introvert dan ekstrovert. Istilah ini pertama kali digagas oleh seorang psikiater Swiss yang bernama Carl G. Jung pada tahun 1900-an.

Istilah ini diperuntukkan pada suatu jenis kepribadian yang bisa mengarah pada kepribadian introvert maupun ekstrovert tergantung lagi pada situasi dan kondisi yang ada di sekitarnya.

Biasanya, orang-orang dengan kepribadian ini pandai menempatkan posisi. Mereka akan mudah bergaul seperti orang ekstrovert, namun di satu sisi, mereka juga bisa bersikap tidak banyak berbicara dan lebih suka menyendiri layaknya introvert

Lalu, bagaimana caranya supaya kita mengetahui bahwa kita berkepribadian ambivert? Melansir dari Hellosehat.com, berikut 3 tanda yang biasanya ada di dalam diri seorang ambivert

1. Dapat bergaul dengan baik sekaligus suka menyendiri di beberapa saat 

Jika kamu termasuk ke dalam tipikal orang yang pandai bergaul serta beradaptasi dengan keramaian sekaligus membutuhkan waktu untuk menyendiri di waktu-waktu tertentu, maka boleh jadi kamu mempunyai kepribadian ambivert.

Mereka yang berkepribadian ambivert biasanya sangat pandai melihat situasi. Mereka bisa dengan santai bergaul serta berbincang dengan orang-orang yang ada di sekitarnya, namun di satu sisi, dia juga bisa menjadi sangat penyendiri. 

2. Mereka adalah pendengar sekaligus pembicara yang baik

Jika seorang ekstrovert dikenal sebagai orang yang suka berbicara dan introvert dikenal dengan kebalikannya—cenderung tidak banyak berbicara dan lebih suka mendengar, maka ambivert dapat menjadi keduanya. Mereka dapat menjadi pendengar yang baik seperti introvert dan menjadi pembicara yang baik seperti ekstrovert

Ketika mereka merasa bila pendapatnya dibutuhkan di suatu diskusi, maka mereka tidak akan segan menyampaikan pendapat mereka. Sebaliknya, jika di situasi tersebut mereka tidak diharuskan untuk berbicara, maka mereka akan beraksi seperti pendengar yang baik. 

3. Mempunyai rasa empati yang cukup tinggi 

Mereka yang berkepribadian ambivert biasanya mempunyai rasa empati yang cukup tinggi. Mereka dapat memahami sekaligus mengerti apa yang tengah dialami oleh orang yang ada di sekitarnya, serta membayangkan bagaimana jika mereka yang ada di posisi tersebut. Mereka juga terbiasa melihat berbagai situasi dari sudut pandang orang tersebut. 

Selain itu, mereka yang mempunyai empati tinggi akan lebih bisa memedulikan perasaan orang lain sehingga mereka bisa berubah menjadi pendengar yang baik bagi orang yang membutuhkannya. 

Itu adalah beberapa tanda bahwa kamu adalah seorang ambivert. Jadi, apa kamu termasuk ke dalamnya?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak