4 Tekanan yang Bisa Dirasakan oleh Anak Sulung, Dituntut untuk Dewasa!

Hayuning Ratri Hapsari | Vallencia Zhang
4 Tekanan yang Bisa Dirasakan oleh Anak Sulung, Dituntut untuk Dewasa!
Ilustrasi anak sulung (Pixabay.com)

Menjadi anak sulung bukanlah perkara mudah. Sebab, terkadang anak sulung dituntut untuk menjadi seperti yang orangtua mau. Mereka adalah anak pertama yang menjadi harapan pertama di dalam keluarga, maka tidak heran bila keluarga sering menuntut mereka untuk selalu mengabulkan harapan-harapan keluarga. 

Tanpa orangtua ketahui, tuntutan itulah yang kemudian menjadi tekanan untuk anak sulung mereka sendiri. Berikut 4 tekanan yang bisa dirasakan oleh anak sulung

1. Dipaksa menjadi kuat

Karena anak sulung tidak mempunyai kakak atau abang, maka mereka dipaksa untuk menjadi kuat. Mereka tidak boleh cengeng, tidak boleh bermanja.

Selain itu, kala mereka sedang bersusah, mereka tidak mempunyai sandaran dari saudara yang lebih tua dari mereka. Justru sebaliknya, mereka harus bisa menjadi sandaran bagi adik-adik mereka ketika mereka terkena suatu masalah. 

2. Dituntut untuk menjadi sempurna

Sebagai anak pertama, sekaligus harapan pertama di dalam keluarga, maka orangtua tentu akan mengharapkan agar anak pertama mereka bisa mengabulkan harapan-harapan mereka yang terkadang terlalu tinggi. Oleh karena itulah, anak sulung dituntut untuk selalu menjadi sempurna demi mengabulkan harapan itu. 

3. Menjadi contoh untuk saudara yang lebih muda untuknya

Katanya, seorang kakak atau abang harus menjadi contoh untuk adik-adiknya. Tapi, tanpa mereka sadari, ternyata hal ini juga menambah tekanan bagi anak sulung. Kembali lagi ke poin kedua, mereka dituntut untuk menjadi sempurna.

Salah satu alasannya karena mereka harus bertindak sebagai contoh bagi adik-adik mereka. Mereka tidak boleh berbuat suatu kesalahan, sebab hal itu dianggap dapat ditiru oleh saudara yang lebih muda dari mereka. 

4. Dituntut untuk dewasa

Karena anak sulung adalah yang tertua, maka mereka dituntut untuk menjadi dewasa, terutama bagi adik-adiknya. Mereka harus selalu bisa mengalah ketika terlibat suatu perselisihan dengan adik mereka.

Selain itu, ketika harus mengambil suatu keputusan yang berat menyangkut orangtua atau keluarga mereka, maka anak sulung lah yang harus mengambil keputusan itu. Tidak peduli seberapa muda mereka, itu adalah tanggungjawab dari anak pertama. 

Demikian 4 tekanan yang bisa dirasakan oleh anak sulung. Apakah kamu juga merasakannya? 

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak