4 Alasan Kenapa Seseorang Gemar Berselingkuh, Ketagihan?

Hayuning Ratri Hapsari | Septyarosa Syahputri
4 Alasan Kenapa Seseorang Gemar Berselingkuh, Ketagihan?
Ilustrasi bertengkar (Pexels/Rodnae Productions)

Selingkuh adalah perbuatan terhina yang patut dihindari. Namun, kenyataannya perselingkuhan justru kian marak dilakukan entah itu secara diam-diam bahkan terang-terangan. 

Saat ketahuan selingkuh, seseorang tentu akan menyesali perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Namun, faktanya, tidak semua pelaku selingkuh benar-benar serius dengan perkataannya sendiri. Banyak yang pada akhirnya mengulangi perselingkuhan sampai berkali-kali.

Lantas, apa yang membuat seseorang jadi gemar selingkuh? Apa benar karena hanya karena ketagihan? Yuk simak selengkapnya! 

1. Faktor situasional yang sulit dihindari 

Faktor situasional adalah penyebab paling sering mengapa seseorang mengulangi kesalahannya lagi dan lagi. Kenyataannya adalah selingkuh tidak selalu didahului niat, tapi kesempatan.

Seseorang mungkin akan tergiur untuk melakukan selingkuh saat ia memiliki kesempatan yang baik. Situasi dan momen yang tepat akan menciptakan adrenalin untuk melakukan perselingkuhan. 

2. Merasa menemukan variasi yang baru 

Seseorang yang selingkuh berulang kali biasanya menyukai variasi dalam berhubungan. Variasi ini yang bisa jadi tidak ia temukan dalam hubungannya dengan pasangan resmi.

Seperti misalnya, si pelaku menginginkan sosok yang pintar bergaul, bisa diajak bersenang-senang, dan sebagainya, tapi, kenyataannya ia memiliki pasangan yang tidak suka melakukan semua itu.

Maka, baginya selingkuh adalah jalan paling aman yang bisa ia ambil. Di satu sisi ia merasa lebih baik dengan menemukan variasi dalam hubungan yang baru, di sisi lain, hubungannya tetap aman.  

3. Sebuah bentuk validasi terhadap diri sendiri

Seseorang yang gemar berselingkuh juga bisa dipicu dari kebutuhan validasi akan dirinya. Dikutip dari situs Psychologytoday.com, seseorang yang gemar selingkuh mungkin merasa seolah-olah dia terlalu tua atau terlalu muda, tidak cukup tampan, tidak cukup kaya, tidak cukup pintar, dan lain-lain.

Untuk memperkuat egonya, ia mencari pengakuan dari wanita selain pasangannya, sehingga ia merasa kembali diinginkan, dan berharga. 

4. Sudah menjadi kebiasaan yang sulit ditinggalkan 

Salah satu hal yang membuat seseorang gemar berselingkuh adalah karena baginya selingkuh sudah menjadi sebuah kebiasaan. Biasanya, mereka yang gemar selingkuh tidak memiliki empati dan komitmen lagi terhadap pasangannya.

Dalam beberapa kasus yang lebih parah, seseorang yang gemar berselingkuh karena kebiasaan ini lebih suka melakukannya terang-terangan daripada diam-diam. 

Beberapa dari kasus perselingkuhan berakhir dengan dimaafkan dan benar-benar menjaga komitmennya untuk setia kepada pasangan. Namun, banyak juga di antaranya yang tidak berakhir baik.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak