Di era kerja hybrid, kelas online, dan konten digital yang semakin masif, webcam bukan lagi sekadar aksesori tambahan. Bagi banyak orang, webcam sudah menjadi kebutuhan utama untuk menunjang komunikasi visual sehari-hari, entah itu untuk Zoom meeting, Google Meet, kelas daring, atau live streaming ringan.
Menariknya, kualitas webcam saat ini tidak selalu berbanding lurus dengan harga. Di kisaran Rp100 ribuan, sudah banyak webcam yang menawarkan resolusi Full HD, mikrofon dengan noise reduction, hingga fitur auto exposure yang cukup pintar.
Lewat artikel ini, kita akan membahas lima webcam budget yang paling layak dipertimbangkan di kelas harga terjangkau, dengan performa yang secara realistis masih bisa diandalkan untuk kebutuhan harian.
1. EYD PC01

Jika bicara soal webcam Rp100 ribuan dengan pendekatan paling “niat”, EYD PC01 layak ditempatkan di urutan teratas. Dari segi build quality, webcam ini terasa lebih solid dibanding kebanyakan kompetitornya. Bobot sekitar 95 gram membuat posisinya stabil saat dipasang di monitor, tidak mudah goyang meski layar sering digerakkan.
EYD PC01 mengandalkan sensor CMOS dengan dukungan auto white balance dan auto color correction yang bekerja cukup konsisten. Warna wajah terlihat netral, tidak pucat, tidak kemerahan, dan minim over exposure. Sudut pandangnya juga sangat luas, mencapai 180 derajat, jauh di atas standar webcam entry-level. Ini membuatnya cocok untuk meeting dengan beberapa orang sekaligus atau live streaming yang menampilkan area meja kerja.
Resolusi 1080p 30 fps yang diusungnya tampil tajam di jarak ideal sekitar 50–80 cm. Lensa 3,6 mm membantu menjaga detail tetap stabil, sementara mikrofon bawaan dengan noise reduction mampu meredam suara kipas atau noise ruangan dengan cukup efektif. Dengan harga di kisaran Rp95.000, EYD PC01 terasa seperti paket lengkap di kelasnya.
2. Upcam T2

Upcam T2 hadir sebagai solusi webcam praktis dengan nilai tambah di sisi privasi. Webcam ini sudah dilengkapi privacy shutter yang bisa digeser kapan saja saat kamera tidak digunakan, fitur sederhana namun penting bagi pengguna yang sering bekerja dari rumah.
Dari sisi teknis, Upcam T2 menawarkan resolusi 1080p 30 fps dengan sudut pandang 150 derajat, cukup ideal untuk penggunaan personal tanpa distorsi berlebihan. Auto white balance dan koreksi warnanya bekerja cepat, sehingga tetap nyaman digunakan di ruangan dengan pencahayaan yang tidak konsisten.
Mikrofon internalnya mampu menangkap suara dengan cukup jelas hingga jarak sekitar 10 meter, dibantu fitur noise reduction untuk menjaga suara tetap bersih. Desainnya ringan dan fleksibel, memudahkan pemasangan di laptop tipis maupun monitor besar. Dengan harga sekitar Rp90.000, Upcam T2 cocok untuk meeting rutin dan kelas online.
3. Jovitech CM08

Jovitech CM08 sering dipasarkan dengan embel-embel “4K Full HD”, meski secara teknis resolusi nyatanya tetap 1080p 30 fps. Namun, jangan salah, kualitas gambar yang dihasilkan justru termasuk salah satu yang paling bersih di kelas harga di bawah Rp100.000.
Sensor CMOS-nya mampu menjaga ketajaman dan dynamic range dengan baik, menghasilkan warna yang natural dan tidak berlebihan. Karakter gambarnya minim over sharpen, sehingga terlihat lebih profesional untuk meeting kerja atau recording ringan.
Fitur rotasi 360 derajat menjadi nilai jual utama webcam ini. Fleksibilitas tersebut sangat membantu untuk kebutuhan seperti unboxing, demo produk, atau pengambilan sudut samping. Mikrofon dengan noise reduction juga cukup andal untuk penggunaan indoor. Dengan harga sekitar Rp98.000, Jovitech CM08 cocok untuk pengguna yang mengutamakan warna realistis dan fleksibilitas sudut kamera.
4. May Official Webcam

May Official Webcam menjadi opsi menarik bagi pengguna yang mencari webcam murah tapi tidak ingin terlihat “murahan”. Meski harganya lebih rendah dari rata-rata, fitur yang ditawarkan tergolong lengkap. Resolusi 1080p 30 fps, sudut pandang 150 derajat, rotasi 360 derajat, dan mikrofon noise reduction semuanya tersedia di sini.
Kelebihan utama webcam ini terletak pada pengolahan warna yang cukup tegas dengan kontras yang pas, sehingga wajah tetap terlihat cerah meski tanpa bantuan ring light. Autofokusnya juga relatif cepat untuk kelas harga kisaran Rp85.000, membuatnya nyaman digunakan saat pengguna sering bergerak atau memperlihatkan objek ke kamera. Dengan banderol tersebut, webcam ini menawarkan value yang sulit diabaikan.
5. Inforce Webcam 720p

Bagi pengguna dengan budget benar-benar terbatas, Inforce Webcam 720p menjadi pilihan paling realistis. Resolusinya memang hanya 720p, tetapi kualitas gambarnya masih cukup layak untuk Zoom, Google Meet, dan kelas online, selama pencahayaan ruangan memadai.
Sensor CMOS-nya mampu menyesuaikan exposure dan kontras secara otomatis, menjaga wajah tetap terlihat jelas. Mikrofon bawaan dengan noise reduction membantu meredam suara bising ringan seperti kipas laptop atau AC. Ditambah kabel USB sepanjang 120 cm dan sistem plug and play, webcam ini bisa langsung digunakan tanpa instalasi driver tambahan. Dengan harga sekitar Rp95.000, Inforce cocok sebagai webcam fungsional untuk kebutuhan dasar.
Webcam Rp100 ribuan kini tidak lagi identik dengan kualitas seadanya. Dengan pilihan yang tepat, pengguna sudah bisa menikmati resolusi Full HD, warna yang natural, mikrofon yang cukup bersih, hingga fitur pendukung seperti auto exposure dan rotasi fleksibel. Tinggal menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing, apakah ingin sudut pandang super lebar, fitur privasi, warna realistis, atau sekadar webcam hemat untuk kelas online.