Lifestyle

Kamar Gerah Bikin Susah Tidur? Lakukan 7 Trik Sederhana Ini Agar Tetap Sejuk Tanpa AC

Kamar Gerah Bikin Susah Tidur? Lakukan 7 Trik Sederhana Ini Agar Tetap Sejuk Tanpa AC
Potret Orang yang Sedang Tertidur (Pexels/Miriam Alonso)

Cuaca panas membuat aktivitas sehari-hari menjadi terganggu, salah satunya adalah tidur. Pada suhu yang tinggi, terutama saat disertai kelembapan udara yang tinggi, tidur sering kali menjadi tantangan. Suhu kamar yang panas membuat tubuh lebih sulit melepaskan panas sehingga kualitas tidur menurun. Fenomena ini dikenal sebagai termoregulasi, sebagaimana dijelaskan dalam jurnal "Effects of Thermal Environment on Sleep and Circadian Rhythm".

Kondisi ini tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, tetapi juga dapat menyebabkan tubuh mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga berdampak pada kesehatan jika berlangsung dalam jangka panjang.

Cara paling praktis untuk mengatasi kondisi tersebut memang menggunakan pendingin ruangan (AC). Namun, harganya yang relatif mahal membuat tidak semua orang dapat mengandalkannya. Oleh karena itu, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan agar tidur tetap nyenyak di cuaca panas tanpa harus bergantung pada AC.

Beberapa Tips Tidur Nyenyak di Cuaca Panas 

1. Mengurangi Panas Masuk ke Rumah 

Langkah pertama adalah mengurangi panas yang masuk ke dalam rumah. Dilansir dari The Conversation (26/6/2026), menutup tirai atau gorden pada jendela yang terkena sinar matahari langsung dapat mengurangi penyerapan panas oleh lantai, dinding, dan perabotan. Jika memungkinkan, gunakan kanopi agar sinar matahari tidak langsung mengenai jendela.

2. Ventilasi 

Ventilasi silang juga menjadi salah satu cara efektif untuk membantu menurunkan suhu ruangan. Hal ini dibuktikan dalam studi "Domestic Overheating Risks and Mitigation Strategies: The State-of-the-Art and Directions for Future Research" yang menunjukkan bahwa ventilasi pada malam hari dapat mengurangi panas berlebih, meskipun efektivitasnya bergantung pada kondisi lingkungan. Caranya cukup dengan membuka jendela atau pintu pada pagi maupun malam hari agar udara dapat mengalir.

3. Gunakan Ruangan yang Paling Sejuk untuk Tidur 

Bila memungkinkan, pilih ruangan yang paling sejuk untuk tidur. Hindari kamar yang berada di lantai atas atau menghadap barat karena cenderung menyimpan panas lebih lama, bahkan setelah matahari terbenam. Sebaliknya, ruangan di lantai bawah atau yang menghadap utara umumnya memiliki suhu yang lebih sejuk.

4. Kurangi penggunaan Alat Rumah Tangga yang Menghasilkan Panas 

Selain itu, kurangi penggunaan peralatan rumah tangga yang menghasilkan panas, seperti oven, pengering pakaian, atau mesin pencuci piring pada siang hari. Aktivitas seperti memasak dan mengeringkan pakaian di dalam rumah juga sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan kelembapan udara sehingga tubuh lebih sulit mendinginkan diri.

5. Gunakan Pakaian dan Sprei yang Nyaman

Pemilihan perlengkapan tidur juga berpengaruh terhadap kualitas tidur. Dalam penelitian "How Do Sleepwear and Bedding Fibre Types Affect Sleep Quality: A Systematic Review" menunjukkan bahwa bahan pakaian tidur dan seprai dapat memengaruhi kenyamanan saat tidur. Gunakan pakaian tidur serta seprai berbahan katun atau linen yang mudah menyerap keringat dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Sebaliknya, hindari selimut tebal maupun kain sintetis yang dapat memerangkap panas. 

6. Gunakan Kipas Angin

Selanjutnya, kipas angin juga dapat dimanfaatkan untuk membantu penguapan keringat sehingga tubuh terasa lebih sejuk. Namun, penelitian "Electric Fan Use for Cooling During Hot Weather: A Biophysical Modelling Study" menunjukkan bahwa kipas tidak benar-benar menurunkan suhu udara. Pada kondisi yang sangat panas, terutama bagi lansia atau orang yang mengalami dehidrasi, kipas saja mungkin tidak cukup sehingga penting untuk tetap mencukupi kebutuhan cairan tubuh.

7. Gunakan Alat Bantu 

Terakhir, alat bantu seperti kompres dingin atau bantal pendingin juga dapat digunakan agar tubuh terasa lebih nyaman saat beristirahat.

Meskipun cuaca panas sulit dihindari, berbagai langkah sederhana tersebut dapat membantu meningkatkan kenyamanan dan kualitas tidur. Dengan menjaga suhu ruangan tetap sejuk serta membantu tubuh melepaskan panas secara optimal, tidur nyenyak tetap bisa didapatkan tanpa harus selalu mengandalkan AC.

    Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

    Komentar

    Rekomendasi

    Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda