alexametrics

Prioritas Dana Desa 2021 sebagai Upaya Pencapaian SGDs Desa

Mayrbelina
Prioritas Dana Desa 2021 sebagai Upaya Pencapaian SGDs Desa
Sustainable Development Goals (SDGs)

Program SDGs Desa di harapkan dapat menjadi program yang mendukung implementasi SDGs di Indonesia serta dapat mensejahterahkan masyarakat sesuai dengan standarisasi nasional.

Suara.com - Pada saat tahun 2014 Desa telah dijadikan sebagai ujung tombak dari pembangunan dan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang berasal dari program Dana Desa (DD). Program ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dari APBN ini disalurkan melalui APBD Kabupaten/Kota untuk melakukan pelaksanaan pemerintahan desa, pembangunan, pemerataan desa. Hal ini berdasarkan UU No. 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa.

Dengan dikeluarkannya Undang-Undang tersebut, Desa telah diberikan wewenang untuk mengelola sendiri alokasi Dana Desa guna menunjang pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.

Pemerintah telah menetapkan memberikan alokasi dana per desa sebesar 1 Milyar, dengan adanya dana 1 Milyar ini pemerintah mengarahkan untuk berfokus pada melakukan pembangunan berkelanjutan seperti infrastruktur desa yang kurang memadai, dan pemberdayaan UMKM Desa.

Namun pada tahun 2021, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim mengatakan bahwa Dana Desa pada tahun 2021 kali ini akan diprioritaskan untuk Pembangunan Nasional Berkelanjutan di desa atau disebut Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

Oleh sebab itu dikeluarkannya Permendesa No. 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021, hal ini di latar belakangi oleh model pembangunan nasional yang berlandaskan Perpres nomor 59 Tahun 2017 tentang pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan nasional berkelanjutan atau SDGs. (dilansir dari kemendesa.go.id ). Lalu apakah program SGDs Desa ini dapat terealisasikan dengan baik?

Sustainable Development Goals(SDGs) atau disebut dengan Pembangunan Berkelanjutan merupakan pembangunan yang memiliki tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh dunia, baik masa kini ataupun masa yang akan datang atau yang bersifat berkelanjutan, tanpa adanya mengeksploitasi penggunaan sumberdaya alam yang melebihi dari kapasitas dan daya dukung bumi.

Sustainable Development Goals(SDGs) merupakan seperangkat dari tujuan, target dan indikator pembangunan yang berkelanjutan yang bersifat universal. SDGs ini merupakan lanjutan serta perluasan dari program Millenium Development Goals(MDGs) yang telah di terapkan oleh beberapa belahan dunia sejak tahun 2001 hingga akhir tahun 2015. (dikutip dari theicph.com)

Berdasarkan capaian Skor Indeks SDGs Indonesia pada tahun 2016 sebesar 54,4 persen dengan posisi peringkat 98 di dunia, pada tahun 2017 sebesar 62,9 persen dengan peringkat 100 kemudian pada tahun 2018 sebesar 62,8 persen dengan peringkat 99, lalu pada tahun 2019 sebesar 64,2 persen dengan peringkat 102 dan terakhir pada tahun 2020 Skor Indeks SDGs menyentuh angka 65,3 persen dengan peringkat 101 di dunia. (sumber kemendesa.go.id)

Berdasarkan capaian Skor Indeks SDGs di Indonesia masih terlampau jauh dengan negara-negara yang ada di dunia. Meski kenaikan skornya cenderung meningkat namun masih jauh dari harapan. Oleh karena itu Kementerian Desa PDTT ingin membuat suatu inovasi baru dengan menjadikan SDGs Desa sebagai upaya mewujudkan pembangunan nasional yang berkelanjutan sesuai dengan Perpres Nomor 59 Tahun 2017.

SDGs Desa merupakan program yang belum pernah ada sebelumnya, dapat dilihat berdasarkan capaian SDGs di Indonesia dapat dikatakan naik namun cenderung lamban dalam proses peningkatannya, hal ini merupakan sebuah gagasan untuk memaksimalkan SDGs di Indonesia, hingga dapat mengalami kenaikan dikancah dunia.

Komentar