facebook

Festival Hidden Gems of AAC, Pengenalan Perdana Wisata Kampung Tuwo Religi

Rozy Akbar
Festival Hidden Gems of AAC, Pengenalan Perdana Wisata Kampung Tuwo Religi
Foto bersama Lurah dan bapak/Ibu RW kelurahan Alun Alun Contong usai melakukan pembukaan acara Festival Hidden Gems of AAC.[dok. pribadi/rozyakbar]

Festival Hidden Gem of AAC digelar untuk pertama kalinya pada tanggal 26 Juni 2022 di Jalan Baliwerti, Kelurahan Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Festival ini digelar dengan tujuan untuk mengenalkan wisata Kampung Tuwo Religi. Rangkaian acara festival ini terdiri dari jalan sehat, bazar UMKM, dan juga puncak acara festival yang menampilkan sederet pentas seni dari warga Alun-alun Contong serta penayangan highlight dan video promosi wisata.

Festival Hidden Gem of AAC ini merupakan acara yang dilangsungkan oleh Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Kelurahan Alun-alun Contong dan Mahasiswa KKNT-MBKM Kelompok 76 bersama dengan pihak Kelurahan Alun-Alun Contong dan dibantu juga dengan beberapa mitra yang mendukung acara ini hingga sukses.

Acara pertama festival ini diawali dengan jalan sehat bersama warga Alun-alun Contong dengan melewati spot-spot wisata Kampung Tuwo Religi, yaitu Makam Joko Jumput, Makam Kiai Sedo Masjid dan Pangeran Pekik, kemudian melewati Jalan Pahlawan menuju Kantor HBNU dan finish di Jalan Baliwerti. Acara dilanjut dengan pembagian doorprize hingga pukul 10.00 WIB. 

Acara kedua, yakni puncak acara Festival Hidden Gem of AAC ini dimulai pukul 15.30 WIB. Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, dilanjut dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama, kemudian penampilan Tari Remo dari Dinas Pariwisata Surabaya. Acara selanjutnya yaitu sambutan dari Kepala Kelurahan Alun-alun Contong Noer Hidayat, S.E yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada mahasiswa KKN UPN yang telah membantu mengembangkan potensi wisata di Alun-Alun Contong serta mengucapkan selamat atas dibentuknya Kelompok Sadar Wisata baru di Kelurahan Alun-Alun Contong.

“Terima Kasih kepada adik-adik mahasiswa UPN yang telah membantu selama ini dan saya mengucapkan selamat atas dibentuknya POKDARWIS baru,” ujar Noer Hidayat.

Sambutan kedua diberikan oleh H Tri Didik Adiono S.Sos. selaku tokoh masyarakat di Kelurahan Alun-alun Contong. Tri Didik memberikan harapannya terkait pengenalan wisata ini dan pengembangan potensi wisata yang dimiliki Alun-alun Contong ini dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas dan juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan khususnya UMKM yang ada di Alun-alun Contong.

“Dengan dikenalkannya wisata ini saya harap potensi wisata Alun-alun Contong dapat dikenal oleh masyarakat luas dan juga dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan perekonomian masyarakat sekitar, khususnya UMKM,” ujar H. Tri Didik Adiono S.Sos.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua POKDARWIS AAC dan doa pembuka oleh KH. Saiful Halim. Selanjutnya acara penyerahan piagam oleh Dosen Pembimbing Lapangan Heidy Arviani, S.Sos., M.A. kepada Kepala Kelurahan Alun-alun Contong sebagai bentuk apresiasi atas partisipasinya sebagai mitra dalam pelaksanaan program KKNT-MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur yang telah dilaksanakan selama 3 bulan.

Kemudian acara dilanjut dengan penampilan pentas seni dari RW 06 dengan menampilkan grup sholawat anak-anak, diteruskan dengan penampilan pentas seni RW 03 yaitu tari Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan. Kemudian dilanjut penampilan spesial fashion show oleh Puteri Remaja Jawa Timur, Devina Helmalia, dan Decee Labels. Selanjutnya acara pembagian doorprize utama, pemutaran video highlight dan promosi wisata Kampung Tuwo Religi, penampilan pentas seni terakhir dari RW 01 yaitu akustik, doa penutup, dan penutupan oleh MC serta acara hiburan terakhir yaitu elektone.

Acara festival ini juga dilengkapi oleh bazar UMKM yang bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar sehingga dapat mendukung pengembangan pariwisata di Kelurahan Alun-Alun Contong. Bazar ini diikuti oleh UMKM yang merupakan warga asli di Alun-Alun Contong yang menjual berbagai macam makanan dan produk-produk khas dari warga.

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak