Alasan Tiko Merawat Ibu Eny, Kenapa dengan Sang Ayah Herman Moedji?

Candra Kartiko | Amanda Rawr
Alasan Tiko Merawat Ibu Eny, Kenapa dengan Sang Ayah Herman Moedji?
Tiko (Youtube/Cerita Untungs)

Kisah viral Tiko yang merawat ibunya, Ibu Eny terus menjadi perbincangan publik. Tiko banyak membagikan kisah melalui undangan podcast para Youtuber.

Viralnya kisah Tiko membuahkan banyaknya bantuan yang berdatangan. Rumah Tiko kini mendapat bantuan pemasangan listrik dan air, hingga rumahnya yang dulu terbengkalai menjadi bersih kembali.

Tiko menceritakan fakta terbaru tentang kisahnya saat dirinya diundang menjadi bintang tamu di acara Arie Untung di kanal Youtube CERITA UNTUNGS.

Tiko (Youtube/Cerita Untungs)
Tiko (Youtube/Cerita Untungs)

BACA JUGA: Marah Besar, Jhon LBF Tegas Ancam Polisikan Pemilik Akun Lansia Mandi Lumpur jika Aksinya Tak Dihentikan

Arie Untung penasaran tentang alasan kenapa Tiko lebih memilih Ibu Eny daripada ang ayah. Lalu Tiko menceritakan masa lalunya itu.

Tiko menceritakan ketika masih kecil merasakan hidup dimanja oleh kedua orang tuanya. Hidup berkecukupan dan segala permintaanya selalu dikabulkan.

Saat masih sekolah pun, Tiko diantar dan dijemput pakai mobil karena kondisi keluarga saat itu menjadi orang yang berkecukupan. Katanya, mereka bekerja di Departemen Keuangan.

BACA JUGA: Cium Tangan sampai Nangis-nangisan, Yessy dan Ryan Dono Ngaku Masih Saling Cinta Usai Batal Nikah

“Kehidupan dulu itu benar-benar jauh berbanding dibanding yang sekarang,” kata Tiko.

Kondisi tersebut berlangsung hingga Tiko kelas 5 SD. Kemudian saat itu, ayah dan ibunya kerap bertengkar.

“Bahkan ributnya pun sampai ke fisik,” kata Tiko.

Karena Tiko masih kecil, dia tidak tahu penyebab ibu dan ayahnya bertengkar. Hingga akhirnya orang tuanya memutuskan untuk berpisah.

“Yang aku ingat pada saat pisahnya itu ‘Tiko mau iku mamah atau papah’,” ungkapnya.

BACA JUGA: CEK FAKTA: Hakim Temukan Puluhan Tengkorak di Rumah Ferdy Sambo, Benarkah?

Mendapat pertanyaan tersebut membuat Tiko memilih untuk ikut sang ibu. 

“Aku dulu milih ikut mamah karena tahunya papah galak. Dulu kan masih kecil, gak tahu apa-apa. Yang sering kena omelan itu dari papah. Jadi, ah ikut mamah aja, papah galak, gitu,” jelas Tiko.

Setelah Herman Moedji pergi, kondisi Ibu Eny dan Tiko menurun. Segala usaha telah dilakukan untuk bertahan hidup hingga akhirnya kondisi kejiwaan Ibu Eny terganggu.

Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak