News
Wajib Cek! Ini Daftar Persiapan Krusial Sebelum Anda Mulai Perjalanan Mudik
Mudik di hari besar seperti Lebaran merupakan suatu tradisi yang dilakukan oleh banyak orang. Hari Lebaran tersebut digunakan untuk bertemu dengan sanak keluarga sekaligus merayakan momen kembali suci (fitrah) dan kemenangan melawan hawa nafsu setelah sebulan penuh berpuasa.
Untuk merayakan hari kemenangan tersebut, masyarakat di Indonesia membiasakan diri untuk mudik. Terutama para perantau memanfaatkan momen Lebaran dan libur yang panjang pulang ke kampung halaman. Semuanya itu dilakukan sebagai wujud sukacita telah melaksanakan puasa sebulan penuh.
Namun demikian, tetap saja, saat melaksanakan mudik patut kita perhatikan kondisi kita agar merayakan Lebaran dengan penuh kebahagiaan dan sukacita.
Kondisi Fisik yang Fit
Pada saat melaksanakan mudik, setiap orang harus memperhatikan kondisi fisik masing-masing. Sebelum melakukan aktivitas, kita harus fit, makan yang sehat, minum vitamin dan tidur yang cukup, apalagi mudik menggunakan kendaraan sendiri. Saat puncak arus mudik Lebaran, sangat sering terjadi kecelakaan lalu lintas.
Hal tersebut menjadi perhatian serius agar saat merayakan kesucian Lebaran, tidak ada sanak keluarga yang terluka dan paling parahnya meninggal dunia. Setiap orang harus bisa memelihara kesehatan masing-masing, mengerti akan kondisi tubuh agar tidak terlalu dipaksakan dan memastikan asupan makanan yang sehat.
Mudik bukan mencari siapa cepat sampai tetapi sampai di tujuan dengan selamat. Hal tersebut harus jadi perhatian demi sebuah keselamatan dan keamanan buat diri sendiri maupun keluarga yang ikut dengan kita.
Kondisi Kendaraan yang Memadai
Bagi siapa saja yang menggunakan kendaraan sendiri maupun sopir bus dan travel diharapkan dapat memeriksa kondisi kendaraan yang memadai. Mesin kendaraan dicek dengan baik untuk memastikan transportasi yang dipakai dalam kondisi yang prima. Hal tersebut untuk memastikan kendaraan yang digunakan oleh para penumpang aman sehingga keselamatan para penumpang terjaga.
Bagi pengendara pribadi pun demikian, haruslah dipastikan kondisi kendaraannya prima karena membawa anak dan istri sehingga keselamatan mereka terjamin. Sebelumnya, kondisi kendaraan perlu dicek atau diservis. Segala kekurangan dibenahi agar proses mudik menyenangkan dan memberi rasa aman dan nyaman. Jangan pernah melupakan hal-hal kecil tersebut karena sedikit kesalahan, dampaknya akan besar dan merugikan diri sendiri.
Keuangan yang Baik
Paling penting lagi, kondisi keuangan harus cukup maupun baik. Semua aktivitas mudik butuh uang, baik saat membeli bahan bakar, konsumsi di jalan maupun menginap sementara karena perjalanan masih jauh. Kita perlu mempersiapkan keuangan dengan matang agar di jalan tidak kekurangan.
Belum lagi, Lebaran identik dengan berbagi. Sudah menjadi tradisi masyarakat saat Lebaran berbagi uang dengan anak-anak, keponakan, adik dan orangtua. Ada pula yang membagikan rezekinya dalam jumlah yang besar, ada juga dalam bentuk sembako maupun uang. Oleh karenanya, kita bisa melihat, begitu banyaknya orang-orang yang menukarkan pecahan uang di bank, bahkan di pinggir jalan sudah banyak kita temui para pedagang penukar uang pecahan. Hal itu dikarenakan tingkat permintaan akan uang pecahan cukup tinggi menjelang Lebaran.
Namun demikian, semua itu dilakukan untuk berbagi sukacita di hari kemenangan. Biasanya, masyarakat beranggapan kalau mudik itu, harus dipersiapkan pengeluaran yang besar. Sebab itu, bagi orang-orang yang melaksanakan mudik tahun ini, tentu saja sudah mempersiapkan keuangannya dengan baik.
Berbagi rezeki itu bukanlah bentuk dari foya-foya tetapi bagian dari berbagi sukacita dari hasil kerja keras agar setiap orang dapat merasakan sukacita yang sama. Dan, itu akan terus-menerus dilakukan dari tahun ke tahun.
Semoga saja Lebaran tahun ini tetap membawa berkah, rezeki, keselamatan, keamanan dan sukacita buat kita. Kita jadikan Lebaran tahun ini memiliki makna yang mendalam, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain. Manusia itu hidup berdampingan sehingga kondisi tersebut yang membuat kebahagiaan kita menjadi kebahagiaan buat orang lain.
Harapan setiap orang tentu saja Lebaran tahun ini tidak hanya berupa euforia semata, tetapi ada nilai-nilai luhur yang ingin dicapai, yakni berbagi kasih, bermaaf-maafan dan membuka lembaran yang baru untuk hidup yang baru sepanjang menjalani aktivitas kehidupan.
Bukan itu saja, hal-hal baik setelah Lebaran ini bisa kita dapatkan dan masih bertemu hal-hal yang baik pula di Lebaran yang akan datang dengan; tubuh yang sehat, rezeki yang lancar, senyum yang indah serta pribadi yang lebih tertata dengan baik, tidak lagi menjadi pribadi yang tidak disukai namun jadi pribadi yang dihargai karena etika dan keramahan.
Mari kita menjalani proses mudik ini dengan langkah yang baik. Sukacita Lebaran itu datang dari diri sendiri yang memberi aura positif dan dari orang lain yang memberi aura positif pula kepada kita. Ayo kita menikmati Lebaran ini dengan Rahmat yang berlimpah dan tidak kekurangan apapun meski kita sudah berbagi dengan orang lain.