facebook

Film Kadet 1947: Perlawanan Pilot Minim Pengalaman Menghadapi Agresi Militer Belanda

M. Fuad S. T.
Film Kadet 1947: Perlawanan Pilot Minim Pengalaman Menghadapi Agresi Militer Belanda
Para pemain Kadet 1947 (Instagram/@kadet1947)

Dunia perfilman Indonesia kembali mendapatkan tontonan yang berkualitas pada akhir bulan November 2021, dengan dirilisnya film Kadet 1947. Film bertema perjuangan melawan penjajah Belanda ini menjadi pelengkap dunia perfilman Indonesia karena mengangkat tema kemiliteran sebagai fokus utama.

Memang, semenjak penerimaan masyarakat yang baik terhadap 3 seri film Merah Putih yang dilempar ke umum pada 2009 hingga 2011, film-film bertema dunia militer garapan sineas Indonesia seolah menghilang dari peredaran. Kini, melalui Kadet 1947, film bertema militer yang sempat merajai dunia perfilman Indonesia kembali menggeliat dan mendapat tempat di hati masyarakat luas.

Film Kadet 1947 sendiri mengambil latar waktu tahun 1947, seperti judulnya. Lebih tepatnya ketika Belanda yang sudah sangat gerah dengan perlawanan para pejuang Indonesia, melancarkan Agresi militer mereka.

Dalam dunia sejarah, peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa Agresi Militer Belanda I yang berlangsung 21 Juli 1947 hingga 5 Agustus 1947. Pada peristiwa tersebut, sekelompok anak muda yang belum memiliki pengalaman mumpuni dalam dunia penerbangan, berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan satu-satunya pangkalan udara yang tersisa. Bukan tanpa sebab, hal itu agar suatu saat nanti dapat mereka gunakan untuk membantu perang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Bahkan, dalam film yang dibintangi oleh Kevin Julio, sebagai Moeljono, dan Bisma Karisma sebagai Soetardjo Sigit ini, dikisahkan pula proses penerbangan pertama para putra Indonesia yang minim pengalaman. Meski minim pengalaman, mereka harus langsung berhadapan dengan pihak Belanda yang secara pengalaman militer berada jauh di atas.

Namun, berbekal semangat revolusi untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia, pengalaman yang minim tak menghalangi mereka untuk merangsek ke titik-titik strategis pihak lawan.

Tak hanya dibintangi oleh “anak-anak muda”, film ini juga menampilkan tokoh kawakan dalam dunia perfilman Indonesia, termasuk Ario Bayu yang berperan kembali sebagai ir. Soekarno, sang Proklamator.

Meski tak menjadi tokoh sentral pada film ini dan hanya mendapatkan porsi singkat, tapi kehadiran Ario Bayu sebagai Soekarno semakin membuat Kadet 1947 ini menggetarkan rasa nasionalisme, dengan totalitasnya berakting sebagai bapak pendiri bangsa tersebut.

Digarap dengan serius, film Kadet 1947 mendapatkan reaksi yang sangat memuaskan dari penonton. Dari laman IMDb, film yang rilis pada 25 November 2021 lalu tersebut mendapatkan rating yang sangat tinggi, mencapai 9,0/10 per 1 Desember 2021. Rating ini bahkan melebihi film Indonesia lainnya, Losmen Bu Broto yang berada di angka 8,2/10. Bagaimana? Ingin segera menonton film Kadet 1947?

Tulisan ini merupakan kiriman dari member Yoursay. Isi dan foto artikel ini sepenuhnya merupakan tanggung jawab pengirim.

Tampilkan lebih banyak